Selasa, 15 Januari 2013

Humiang Pimpin Apel Pagi 14/1

Apel pagi senin, 14 januari 2013 di lingkungan kantor Walikota Bitung dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Bitung dan dihadiri kepala SKPD, seluruh pegawai negeri sipil dan THL.
Humiang menginstruksikan kepada Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan, dan Pelatihan Kota Bitung untuk membuat jadwal penerima apel bagi para assisten di luar wilayah kantor Walikota Bitung.
Humiang juga mengingatkan kembali untuk menseriusi ketidakhadiran pegawai negeri sipil pada apel pagi dan bagi yang terlambat agar berinisiatif, menyesuaikan membentuk barisan sendiri.
Kepala SKPD diharapkan agar betah dikantornya, tidak melakukan aktifitas-aktifitas yang tidak perlu diluar kantor, agar menjadi teladan bagi pegawai di instansi yang dipimpinnya.
Kepada perwakilan dari tiap SKPD harus mengikuti ujian sertifikasi pengelolaan barang dan jasa.
Humiang juga menghimbau kepada para Camat untuk menguasai seluruh data yang ada di lapangan menyangkut data kependudukan dan data yang berhubungan dengan kondisi kewilayahan.

Sabtu, 12 Januari 2013

Sarundajang dan Sondakh Lepas KRI Makassar ke Filipina


Bertempat di Pelabuhan Nusantara Bitung (Jumat,11/1). Dihadiri oleh Sekretaris Jendral Palang Merah Indonesia (PMI) Budi A. Adiputro, Gubernur Sulawesi Utara, Danlantamal VIII, Kapolda Sulut, Danrem 131 Santiago, Danlanudsri, Komandan KRI Makassar, Walikota Bitung, Sekretaris Kota Bitung, Forkopimda Kota Bitung, serta Pejabat TNI dan Polri. Dalam sambutan Sekjen PMI disampaikan bahwa ini merupakan wujud solidaritas internasional dari Pemerintah RI, dimana negara Filipina merupakan negara tetangga terdekat yang sedang dilanda bencana badai tropis bhopa yaitu di wilayah Mindanao. Ini merupakan bantuan tahap kedua oleh Pemerintah RI kepada Pemerintah Filipina yang terdiri dari 2.000 ton beras, 2.500 unit tenda, dan 2.500 buah selimut. Pada tahap pertama telah diserahkan langsung oleh Menkokesra Agung Laksono didampingi oleh Panglima TNI dan Gubernur Sulut sebesar satu juta dolar US, sekaligus melakukan peninjauan di daerah bencana beberapa waktu yang lalu. Gubernur Sulawesi Utara Dr. S. H. Sarundajang dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antara TNI, PMI, BNPB, dan pihak terkait untuk melakukan aktifitas kemanusiaan khususnya dengan negara tetangga Filipina yang sedang dilanda musibah. Hal ini menjadi suatu pembelajaran bagi masyarakat Indonesia khususnya yang ada di Sulawesi Utara untuk mengantisipasi bencana alam yang datang secara tiba-tiba. Gubernur memberikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh awak kapal dan mengajak kepada kita sekalian untuk bersama-sama mendoakan agar KRI Makassar yang membawa bantuan kemanusiaan ini bisa tiba dengan selamat di tempat tujuan. Sarundajang mengajak kepada seluruh komponen masyarakat Sulawesi Utara agar senantiasa lebih dekat dengan alam, melakukan aktifitas yang bersifat pelestarian lingkungan alam dan meningkatkan kewaspadaan terhadap datangnya bencana.

Kamis, 10 Januari 2013

LOMBAN CS TEMUI MENTERI AGAMA DI JAKARTA



Bertempat di Kantor Menteri Agama RI yang beralamat di jl. M.T. Thamrin no. 6 Jakarta Pusat, (kamis 10 Januari 2013) Wakil Walikota Bitung Max J Lomban, SE, M.Si bersama dengan Ketua DPRD Kota Bitung, Kakanwil Agama Provinsi Sulawsi Utara, Kepala Kantor Departemen Agama Kota Bitung, dan beberapa anggota DPRD Kota Bitung melakukan kunjungan kerja di Kementrian Agama RI. Lomban beseta rombongan diterima langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia Surya Dharma Ali didampingi oleh beberapa orang Dirjen dan Pejabat Kementrian Agama di ruang kerjanya. Tujuan dari kunjungan tersebut adalah untuk meminta kesediaan dari Menteri Agama untuk berkunjung ke Kota Bitung dan sekaligus untuk acara peletakan batu pertama pembangunan Mesjid Raya Kota Bitung yang beralamat di Kelurahan Girian Atas dengan Walikota Bitung sebagai Pembina Mesjid serta menyerahkan proposal pembangunan Christian Development Center (CDC) juga pembangunan beberapa Mesjid lainnya yang ada di Kota Bitung. Menteri Agama menyambut baik kedatangan dari Wakil Walikota Bitung beserta  rombongan dan dengan senang hati Menteri Agama berkenan untuk hadir serta ingin bertatap muka langsung dengan masyarakat Kota Bitung yang direncanakan pada tanggal 22 Januari 2013 mendatang. Dalam pertemuan tersebut Wakil Walikota Bitung memaparkan kondisi umat beragama yang ada di Kota Bitung yang sampai saat ini tetap rukun dan terjalin hubungan yang harmonis. Hal ini langsung membuat Menteri Agama kagum dan memberikan apresiasi serta menyatakan Sulawesi Utara, khususnya Kota Bitung adalah percontohan dari kerukunan umat beragama di Indonesia. Seperti yang diketahui Menteri Agama juga telah beberapa kali berkunjung ke Kota Bitung dan sudah melihat sendiri kondisi kerukunan umat beragama yang ada di Kota Bitung. Surya Dharma Ali berjanji akan membantu proposal yang telah diserahkan oleh Wakil Walikota Bitung beserta rombongan.

Humiang Buka Sosialisasi e-KTP dan Jalan Tol di Kecamatan Aertembaga

Bertempat di aula kantor Kecamatan Aertembaga, 10/1 Sekretaris Kota Bitung Drs. Edison Humiang, M.Si membuka secara resmi acara sosialisasi e-KTP dan Jalan Tol di Kecamatan Aertembaga. Dalam sosialisasi ini Sekretaris Kota didampingi oleh Staf Khusus Walikota Bitung Harley Sualang, Camat Aertembaga dan dihadiri oleh para Lurah, Kepala Lingkungan, Ketua RT serta masyarakat Kecamatan Aertembaga.

Dalam sambutannya Sekretaris Kota mengharapkan agar proses perekaman data e-KTP dapat diselesaikan pada tahun ini karena mengingat Pemilu Legislatif dan presiden sudah tidak lama lagi yaitu tahun 2014. Diingatkan bahwa pentingnya e-KTP antara lain, berlaku secara Nasional sehingga tidak perlu lagi membuat KTP lokal untuk pengurusan izin, pembukaan rekening bank, dan sebagainya. Humiang  menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bitung khususnya yang berada di Kecamatan Aertembaga yang belum melakukan perekaman data e-KTP agar segera mendatangi kantor kecamatan untuk melakukan perekaman, dan kepada perangkat kecamatan dan kelurahan agar dapat memfasilitasi masyarakat yang belum yang melakukan perekaman data e-KTP. Dihimbau pula kepada seluruh masyarakat untuk mensukseskan program pembangunan jalan tol,  karena akan menciptakan multiplier effect yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Kota Bitung. Mengingat saat ini Kota Bitung dipersiapkan dengan tiga mega proyek yaitu Pembangunan Tol Bitung-Manado, Kawasan Ekonomi Khusus dan International Hub Port, masyarakat diminta untuk membantu Pemerintah Kota dalam mensukseskannya dan jika ada masayarakat yang kurang memahami tiga mega proyek ini, mohon di konsultasikan kepada Camat atau Lurah setempat.

Sondakh Terima Tim Kementerian PU

Bertempat di ruang kerja Walikota Bitung, Rabu 9 Januari 2012, Walikota Bitung Hanny Sondakh menerima kunjungan Tim dari Kementrian Pekerjaan Umum Republik Indonesia yang terdiri dari Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum Ir. Lucky Korah, Pejabat Bina Marga Kementerian PU Rill Mantik, serta para konsultan jalan tol dari Kementerian PU. Pertemuan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Kota Bitung, GM Pelindo IV Cabang Bitung, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Bitung, GM Terminal Peti Kemas Bitung, Kepala-Kepala SKPD, dan Para Camat. Tujuan kedatangan dari Tim ini adalah untuk mengecek sejauh mana proses pembebasan lahan tol yang telah dilakukan Pemerintah Kota Bitung hingga saat ini serta menghimpun data-data yang ada di lapangan terkait pembangunan jalan tol.   Sondakh menyambut baik kunjungan ini dan memaparkan kondisi terkini Kota Bitung serta melaporkan proses pembebasan lahan tol yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Bitung sampai saat ini, dimana realisasi pembayaran ganti rugi sudah mencapai 77 persen dengan sumber dana diambil dari APBD Kota Bitung sebesar 10 Milyar dan untuk tahun 2013 ini akan menggunakan dana yang berasal dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Dalam pemaparannya, Staf Khusus Menteri PU Ir. Lucky Korah menjelaskan tentang manfaat langsung yang akan diperoleh, karena jalan tol ini akan menciptakan multiplier efek bagi seluruh elemen masyarakat yang ada di Kota Bitung. Turut dibahas juga aspek-aspek teknis mengenai pembangunan inftrastuktur jalan tol antara lain menyangkut letak dan desain pintu/gerbang tol yang akan dibangun. Seperti yang dijelaskan oleh Pejabat Bina Marga Kementerian PU Rill Mantik, bahwa dalam proses pembangunan jalan tol yang ada di seluruh indonesia, masalah yang paling banyak ditemui adalah masalah ketersediaan lahan yang membuat proyek-proyek jalan tol terhambat. Oleh karena itu, Mantik berharap agar Pemerintah Kota Bitung dapat secepatnya menyelesaikan aktivitas pembebasan lahan tol ini.

Sondakh Resmikan Gedung Kantor PT. Tanto Intim Lines

Sondakh Resmikan Gedung Kantor PT. Tanto Intim Lines Cabang Bitung yang
di pimpin oleh Bpk Arfan Hani, Bertempat di kelurahan bitung barat II,
kecamatan Maesa 9/1.
Turut hadir Kepala Kesyabandaran dan Otoritas Pelabuhan Bitung Bpk.
Petrus Silange, GM. Pelindo Ibu Niken Probowati, GM.  PT Sari Jasa Bpk
Pit Tumewu, pihak POLRI tokoh agama, masyarakat, Pejabat Pemkot Bitung
dan Camat Maesa.
Sondakh dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas dibangunnya
gedung yg baru, sebab lokasi berdirinya gedung ini merupakan tempat yang
strategis untuk dijadikan tempat usaha, hal ini akan bermanfaat untuk
peningkatan sektor industri, dan akan membawa nilai tambah bagi PAD
Kota Bitung. Semoga dengan diresmikan gedung kantor PT. Tanto Intim
Line kegiatan usaha dibidang jasa yaitu pengiriman barang melalui
Kontainer dapat berjalan dengan baik, dan akan membawa keberhasilan,
kesuksesan serta akan bermanfaat guna terciptanya lapangan kerja dan
perkembangan usaha yg berdapak untuk kemajuan Kota Bitung.
Selesai penandatangan prasasti sondakh langsung memantau isi gedung
kantor serta mencoba beberapa peralatan Fasilitas kantor.

Rabu, 09 Januari 2013

Lomban pimpin rapat penangulangan kemiskinan di Kota Bitung

Lomban mengadakan rapat diruang Kerja bersama Kepala BAPPEDA, Kadis
Sosial, Kepala BPM, Kadis Koperasi, Kadis kesehatan, Kadis Perikanan
dan kelautan, untuk membahas tindak lanjut menyangkut Penangulangan
Kemiskinan di Kota Bitung. 8/1.
Rapat membahas mengenai rencana strategis dalam penangulangan
kemiskinan melaui perluasan kesempatan usaha, pemberdayaan masyarakat
dan peningkatan kapasitas sumberdaya manusia.
Dalam rapat Lomban menegaskan agar data jumlah penduduk miskin di kota
bitung sudah diperoleh untuk dikaji kembali guna memastikan bahwa
penduduk tersebut memang sangat miskin, agar bisa disesuaikan dengan
alokasi dana APBN maupun APBD serta meminta kepada SKPD terkait,
untuk saling berkoordinasi & bersenergi dalam merumuskan data penduduk
miskin. Hal ini guna menghindari terjadinya masalah bagi penduduk
miskin yg menerima bantuan, misalnya terjadi penerimaan bantuan ganda,
salah sasaran, pelaporan tidak jelas, ataupun hanya melahirkan mental
miskin bagi penerima bantuan yang tidak terpantau progresitasnya.