Selasa, 10 September 2013

Sondakh Hadiri Rakor Kominda

Walikota Bitung Hanny Sondakh hadiri Rapat Koordinasi Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) yang dibuka oleh Mendagri Gamawan Fauzi di Hotel Bidakara Jakarta (9/9). Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh  Walikota/Bupati dan Gubernur se-Indonesia selaku Ketua Kominda di daerahnya masing-masing. Rakor dengan pembicara dari Mabes Polri, Kemenpolkam, BIN, KPU dan Dirjen Kesbangpol bertemakan "Optimalisasi Peran Kominda Dalam Mensukseskan Pemilu 2014" dengan materi yang dibahas mengenai situasi perekonomian nasional, nilai tukar rupiah, peredaran dan penyalagunaan narkoba, ancaman terorisme serta ancaman di perbatasan laut, udara dan pulau terluar. Rakor ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, konsolidasi, sinergitas antar unsur Kominda dalam menghadapi Pemilihan Umum 2014, juga memberikan wawasan dan pengetahuan tentang perkembangan situasi nasional menjelang pemilu 2014 dan mendukung kelancaran tahapan pelaksanaan Pemilu 2014 dalam rangka menjaga stabilitas nasional.

Pemkot Bitung Gelar Diklat PIM III

Senin, 9/9 bertempat di Ruang Sidang Lantai IV Kantor Walikota Bitung melalui BKDD-PP Kota Bitung menggelar Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Kepemimpinan Tingkat III Angkatan ke-III Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2013 dibuka langsung Kepala Badan Diklat Provinsi Sulut Dr. drh. Frederick Rotinsulu, M.Si. Dalam sambutannya Rotinsulu menyampaikan bahwa kualitas dan kuantitas Diklat PIM perlu terus ditingkatkan karena merupakan proses pembelajaran yang dirancang dan untuk meningkatkan kompetensi peserta agar mampu melaksanakan tugas secara profesional. Dalam laporan Kepala BKDD-PP Kota Bitung Ferdinand Tangkudung, SIP, M.Si menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pembentukan kompetensi Pegawai Negeri Sipil untuk menduduki jabatan struktural eselon III dalam membentuk pola pikir, etika kepemimpinan birokrasi yang harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas di SKPD, yang mengarah pada upaya peningkatan kinerja. Kegiatan Diklat Pim III berlangsung selama 7 Minggu dan diikuti oleh 40 peserta dan akan dibekali di Balai Pelatihan Perikanan Kecamatan Aertembaga. Biaya kegiatan Diklat diambil dari APBD Kota Bitung yang tertata dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan Kota Bitung”, tambah Tangkudung. Sementara itu Wakil Walikota Bitung M. J. Lomban, SE, M.Si berharap bahwa sasaran Diklat Pim III adalah terwujudnya PNS yang memiliki kompetensi dan sesuai dengan persyaratan jabatan struktural eselon III dalam membangun kepemerintahan yang baik melalui peningkatan kompetensi pelayanan serta pengembangan otonomi daerah. Kegiatan dilanjutkan dengan penyematan kartu tanda peserta Diklat PIM III oleh Wakil Walikota Bitung bersama Kepala Badan Diklat Provinsi Sulut dan disaksikan Sekretaris Kota Bitung Drs. Edison Humiang, M.Si serta Para Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bitung.

Senin, 09 September 2013

Humiang Terima Tim Project AUSAID dan BASICS

Kunjungan Tim AUSAID dan BASICS (Better Approach to service Provision Trrough Increase Capsities In Sulawesi) dalam rangka bertukar pengalaman dan pembelajaran tentang praktek penerapan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan MDGS urusan Kesehatan dan Pendidikan diterima Sekretaris Kota Bitung Drs. Edison Humiang, M.Si didampingi Kepala Bappeda Kota Bitung Drs. Audy R Pangemanan, M.Si bertempat di Ruang Sidang Laintai IV Kantor Walikota Bitung 6/9. Humiang dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Tim yang  dipimpin langsung William James Dugan selaku BASICS Projek Direktur dan Saiful Doena dari AUSAID yang telah memilih kota Bitung melakukan kegiatan pertukaran dan berbagi pengalaman. "Suatu kehormatan bagi kami karena telah memilih kota Bitung sebagai salah satu daerah yang masuk dalam kunjungan untuk bertukar pengalaman dan pembelajaran tentang praktek penerapan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan Milenium Development Goals System (MDGs), "tutur Humiang. Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Kota Bitung juga menyampaikan sekilas tentang kondisi kota Bitung dan pelaksanaan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan Millenimun Development Goals System (MDGs) khusunya bidang pendidikan dan kesehatan di kota Bitung telah berjalan dengan baik. "Pemerintah kota Bitung telah bekerja sama dengan CIDA Canada melalui program BASICS sejak Tahun 2010 dimana telah membantu Pemerintah Kota Bitung dalam percepatan pencapaian SPM dan MDGs khususnya bidang pendidikan dan kesehatan," tutur Humiang.

Humiang Pimpin Rapat KEK



Sekretaris Kota Bitung Drs. Edison Humiang, M.Si Kamis 5/9 bertempat di ruang kerjanya mengadakan Rapat bersama Tim Pusat Studi Lingkungan dari Universitas Sam Ratulangi Manado serta Kepala SKPD terkait guna membahas pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus dan Infrastruktur pendukung KEK. Dalam laporannya, Humiang menjelaskan bahwa kesiapan Pemerintah Kota Bitung dalam mewujudkan KEK tidak hanya sekedar wacana dan main-main, hal ini dibuktikan dari segala aspek yang dibutuhkan pemerintah pusat telah disiapkan dan sudah mulai berjalan, dan menurut pemerintah pusat bahwa kota Bitung sudah layak menjadi Kawasan Ekonomi Khusus dan tinggal menunggu disahkan.  Sementara itu menurut ketua rombongan Tim yang dipimpin Prof. Dr. Charles Kepel bahwa tujuan dari kunjungan ini yaitu ingin mencari tahu kesiapan kota Bitung dalam menyambut KEK, dan kedatangan Tim juga ingin membantu pemerintah kota Bitung dalam upaya pembangunan KEK, serta ingin mejelaskan sedikit mengenai Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dan dampak lingkungan dalam  penataan suatu pembangunan. Dijelaskan pula bahwa pembangunan KEK harus dipadukan dengan  kesiapan fasilitas pendukung seperti adanya Izin Pembangunan Infrasruktur dan KLHS dalam penentuan reklamasi di pesisir pantai, pembebasan lahan jalan tol, dan pengembangan International Hub Port, dan Izin Konektivitas lainya seperti jalur kereta api. Ditambahkan pula bahwa KLHS memiliki manfaat dalam mengatasi kelemahan dan keterbatasan Analis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dalam mempromosikan pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan yang lebih efektif.

Jumat, 06 September 2013

Humiang Terima Kunjungan Tim LIPI

Sekretaris Daerah Kota Bitung Drs. Edison Humiang M.Si menerima  kunjungan rombongan pejabat dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bertempat ruang kerjanya, Kamis 5/9. Menurut ketua rombongan yang dipimpin Deputi Ilmu Pengetahuan Kebumian (IPK) Prof. DR. Iskandar Zulkarnain M.Sc bahwa maksud kunjungan yaitu ingin mengajak pihak Pemerintah Kota Bitung untuk bekerjasama dengan tujuan mempererat infrastruktur kelembagaan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi guna mendorong inovasi dalam rangka peningkatan sumber daya manusia di kota Bitung. Sementara itu Humiang menyambut baik maksud dan tujuan tersebut, sebab IPTEK ini berkaitan dengan beberapa potensi pengembangan sehubungan dengan akan dibangunya berbagai infrastruktur dalam menunjang mega proyek seperti KEK, International Hub Port, dan Jalan Tol serta Sekolah Akademi Komunitas Logistik Bitung /Bitung Logistik Community Colege (BLCC) dimana Akademi ini memiliki jurusan logistik, yang nantinya akan menghasilkan tenaga kerja yang  siap pakai dan profesional.  Pertemuan ini dilanjutkan di Ruang Sidang Lantai IV Kantor Walikota Bitung guna mensosialisasikan program-program LIPI melalui presentasi pembekalan  dalam mengekspos tentang program penelitian yang dilakukan LIPI dan bertujuan mendorong peningkatan pemanfaatan pengetahuan dalam proses penciptaan good governance dalam menunjang pembangunan daerah. Informasi-informasi mengenai identifikasi Sumber Daya Alam, Identifikasi Potensi Bencana serta hal-hal yang berkaitan dengan RTRW juga turut di paparkan. Hadir pula pada kesempatan ini Asisten III Setda Kota Bitung Drs. Malton Andalangi, bersama SKPD terkait, Camat serta beberapa instansi vertikal.

Peringatan HUT Kota Bitung Siap Ramaikan Pasar Pinasungkulan

 
Memperingati HUT kota Bitung yang ke-23 pemerintah kota telah menyiapkan berbagai agenda kegiatan olah raga dan kesenian yang akan difokuskan pelaksanaanya di lokasi Pasar Pinasungkulan Sagerat. Berbagai langkah disiapkan untuk meningkatkan animo masyarakat, menggunakan secara maksimal akan Pasar Pinasungkulan, salah satunya dengan menggelar berbagai iven di Pasar Pinasungkulan seperti halnya kegiatan peringatan HUT kota Bitung menurut Kabag Humas Setda Kota Bitung Erwin Kontu, SH,  akan dipusatkan di Pasar Pinasungkulan. "Semua rangkaian kegiatan peringatan HUT Bitung akan dilaksanakan di pasar Pinasungkulan Sagerat. "tutur Kontu, ini sebagai salah satu upaya pemerintah kota Bitung dalam meningkatkan siklus jual beli di Pasar Pinasungkulan.
Untuk itu  sangat diharapkan dukungan semua masyarakat demi suksesnya rangkaian agenda peringatan HUT kota Bitung. "Dalam mensukseskan berbagai agenda kegiatan peringatan HUT Kota Bitung, tentunya dibutuhkan dukungan semua elemen masyarakat sehingga dapat terlaksana dengan baik, "tutur Kontu. Selain itu berbagai langkah-langkah akan dilakukan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan akses ke lokasi Pasar Pinasungkulan.

Kamis, 05 September 2013

Bitung Ambil Bagian Dalam China-Asean Port Cities Cooperation Network Forum



Bertempat di Nanning, Guangxi, RRC, Pemerintah Kota Bitung yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bitung Drs. Benny Lontoh, M.A mengikuti kegiatan China-Asean Port Cities Cooperation Network Forum yang diselenggarakan pada tanggal 2-4 September 2013. Forum jaringan kerjasama antara kota- kota pelabuhan China dan negara-negara ASEAN adalah sebuah pertemuan untuk memperingati 10 tahun kerjasama antara negara China dan negara-negara Asean. Forum yang diikuti oleh 47 kota pelabuhan dari 12 negara termasuk Kota Bitung tersebut adalah sebuah forum yang ditujukan untuk membangun sebuah jaringan kerjasama antar kota-kota pelabuhan atas inisiatif pemerintah China dengan tujuan agar konektifitas yang terjalin di antara semua kota pelabuhan akan memberikan banyak keuntungan dan berbagai kemudahan bagi seluruh anggota jaringan. Keuntungan-keuntungan tersebut diantaranya adalah untuk term 1 sampai dengan Tahun 2015 akan mulai eksis 2 permanent shipping links bagi semua kota anggota dengan jenis produk yang mulai dibuka jaringannya adalah di bidang industri petrokimia, industri karbon, industri bio medical, pendidikan, perdagangan, pariwisata, pertanian dan perikanan. Shipping link ini akan ditingkatkan sampai dengan 10 permanent lines dalam 20 tahun kedepan.  Selain itu di bidang pariwisata dan kebudayaan akan dilaksanakan kerjasama pertukaran pariwisata menggunakan konektifitas diantara 47 kota di 12 negara ini.
Pemerintah Provinsi Guangxi juga memiliki free trade zone area di kota Qinzhou yang baru disetujui rencana pembangunannya pada Tahun 2008 lalu dan mulai dibangun serta saat ini sudah aktif beroperasi dengan total luas lokasi sebesar 42200 Kilometer dengan 3 fase pembangunan dalam 6 tahun dan telah merubah provinsi ini dari kota miskin 7 tahun yang lalu menjadi salah satu dari 6 provinsi dengan perkembangan pembangunan yang paling pesat di China karena keseriusan pembangunan berbagai infrastruktur free trade zone secara masif dan komprehensif. Setelah pertemuan ini, Pemerintah China akan berinisiatif membantu semua kota pelabuhan untuk membangun kerjasama jaringan pelayaran sebagai alat untuk membangun mekanisme kolaborasi yang saling menguntungkan bagi semua kota. Sebagai tindak lanjut forum ini telah menghasilkan sebuah deklarasi dengan isu ini yang nantinya akan dilaksanakan, menindaklanjuti semua masukan dalam pertemuan ini dan dimasa yang akan dating dilaksanakan beberapa pertemuan lanjutan untuk menindaklanjuti detail kerjasama yang telah dihasilkan oleh pertemuam ini.  Lontoh sebagai perwakilan Pemerintah kota Bitung untuk mengikuti forum ini secara langsung telah diundang secara khusus oleh Wakil Walikota Qinzhou sebagai penanggung jawab pelabuhan Qinzhou untuk melakukan pembicaraan lebih lanjut mengenai berbagai peluang di masa yang akan datang sekaligus untuk mempelajari bagaimana Pemerintah Provinsi Guangxi bisa merubah kemakmuran rakyatnya dalam waktu yang sangat singkat.  Semoga pelaksanaan International Hub Port menuju free trade zone di kota Bitung akan memberikan kemakmuran bagi seluruh warga kota dan provinsi Sulawesi Utara pada umumnya.