Senin, 03 Oktober 2016

Meriahkan FPSL, Andalangi: SKPD Wajib Ikut Sertakan Perahu dan Pakura Hias

Dalam rangka memeriahkan Festifal Pesona Selat Lembeh (FPSL)yang akan digelar 6-10 oktober 2016, Plt Sekretaris Kota Bitung Drs Malton Andalangi yang juga Ketua Harian FPSL memintakan kepada seluruh SKPD, dan pihak sekolah serta puskesmas agar wajib berpartisipasi untuk turut ikut serta dalam parade Perahu Hias dan Pakura/Katinting Hias. Hal tersebut sebagaimana tindaklanut lewat surat edaran nomor 25-PA/TK-FPSL/IX/2016 tanggal 26 September 2016 tentang perihal Paritisipasi Dalam Acara FPSL 2016 yang ditandatangani Wakil Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri.

Dijelaskan, agenda kegiatan parade perahu hias mengambil rute dari dermaga Polairus hingga dermaga Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung (PPSB) dan pelaksanaanya pada Kamis 6 Oktober 2016. Sementara, Carnaval Pakura Hias dengan rute dermaga KPLP hingga PPSB digelar Sabtu 8 Oktober 2016, “ujar Sekkot.

Lomban Irup Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Walikota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban SE MSI menjadi Inpektur Upacara dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2016 di Lapangan Upacara Kantor Walikota Bitung. Dimana upcara tersebut dihadiri Wakil Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri, Ketua TP-PKK Ny Khouni Lomban-Rawung, Sekretaris Kota Bitung Drs Malton Andalangi serta segenap Forkompimda,sejumlah Anggota DPRD dan Pimpinan SKPD juga TNI/Polri, ASN, Tokoh Pemuda serta Pelajar.

Lomban, berpendapat bahwa Makna Setiap 1 Oktober Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila, oleh karenanya Mari kita betul-betul mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dimana “Pancasila itu sudah harga mati dan Harus dijaga”. Tentunya hal ini selalu tertuang dan terekam jejak perjalanan sejarah, bagaimana bangsa Indonesia mempertahankan ideologinya. Ada perjuangan panjang yang harus terus diingat oleh setiap generasi dan menjadi cermin dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. generasi muda harus terus diingatkan akan perjuangan tersebut. Tidak sekadar mengingat Pancasila sebagai ideologi bangsa, namun harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. 

Minggu, 02 Oktober 2016

Mantiri Pimimpin Rapat Koordinasi FPSL

Wakil Walikota Bitung Ir.Maurits Mantiri pimpin Rapat Koordinasi Kesiapan Pengamanan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) di dampingi Kapolres Kota bitung AKBP.Reindolf Unmehopa, SH, SIK beserta Komandan Kodim 1310 Bitung Letkol Inf. Deden Hendayana, bertempat di Ruang Sidang Lantai IV Kantor Walikota Bitung, Sabtu (1/10). Mantiri mengatakan dalam rangka kegiatan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) yang akan di laksanakan pada tanggal 6-10 Oktober 2016 nanti, bahwa tidak ada yang melakukan pendekatan totalitas keamanan artinya semua bertanggung jawab dalam hal ini. Karena ini Bitung Bahari Berseri bukan Bitung Bahari menakutkan, Maka dari itu kita harus menjadi tuan rumah yang baik dengan menunjukkan kekompakkan, keramahan dan menjaga keamanan serta kebersihan, agar pengunjung lokal maupun dari mancanegara yang datang di kegiatan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) merasa tertarik dan puas.

Lanjut Mantiri, kegiatan pariwisata lewat Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) ini bertujuan sangat penting dalam membangkitkan pertumbuhan ekonomi di Kota Bitung, di mana FPSL ini juga dapat memberikan perbaikan di bidang industry perikanan, meningkatkan pendapatan daerah serta perkembangan Kota Bitung, karena di Kota Bitung juga kaya atas potensi kelautan serta konservasi hutan. Mantiri juga meminta agar tempat wisata kuliner harus steril, serta ralat-alat safety yang akan di gunakan para peneyelam harus benar-benar aman karena mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan. Turut hadir dalam rapat ini Sekertaris Daerah Kota Bitung Drs. Malton Andalangi, Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bitung, Direktorat PolAir Polda Sulut, Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Rita E. Tumewu beserta jajaran SKPD dan para undangan yang hadir dalam rapat tersebut.

Sabtu, 01 Oktober 2016

Lomban Buka Kejurnas Motocross Region 5 Danowudu

Untuk mensukseskan Program Pemerintah di sektor Pariwisata dengan mengambil tagline Bitung Bahari Berseri, Pemerintah Kota Bitung menggelar even Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2016 yang akan dilangsungkan tanggal 6 - 10 Oktober mendatang. Sebagai penunjang FPSL 2016, Pemkot melalui panitia yang diketuai oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ferdinand Tangkudung menggelar Kejuaraan Nasional Motocross Region 5 Seri ke 7 Grasstrack di Sirkuit Bintang Danowudu yang diikuti oleh 212 peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Utara dan dari luar Sulawesi Utara. 

Kejuaraan Nasional Motocross ini secara langsung dibuka oleh Wali Kota Bitung Maximilian J. Lomban, SE, MSi. Dalam sambutan sekaligus arahan, Lomban mengatakan Pemerintah Kota Bitung akan mendukung penuh Kejurnas yang diadakan setiap tahun ini, hal-hal positif yang ditimbulkan oleh kegiatan-kegiatan seperti ini sangatlah penting. Juga dengan adanya kegiatan seperti ini dapat melahirkan bakat muda dan prestasi-prestasi yang membawa serta mengharumkan nama Sulawesi Utara di tingkat Nasional. "Even Kejurnas ini juga merupakan kegiatan awal untuk Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2016 sebagai penunjang". Lanjut Lomban. Lomban juga mengharapkan untuk semua peserta atau crosser untuk berlomba sambil mengedepankan sportifitas diatas segalanya.

Bitung Gelar Ucapan Syukur Perdana

Kota Bitung akan menggelar ucapan syukur untuk pertama kalinya yang akan dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober tahun 2016. Kegiatan yang biasanya dilakukan oleh beberapa daerah seperti di Kabupaten Minahasa, Minahasa Selatan, dan beberapa daerah lainnya, kini akan digelar untuk pertama kalinya di Kota Bitung dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat kota Bitung. Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban mengatakan peryaan ucapan syukur ini selain pertama kalinya dilaksanakan di Bitung, juga akan menjadi kegiatan tahunan seperti pada beberapa daerah lainnya yang selalu melakukan kegiatan tersebut pada setiap tahunnya."untuk kota Bitung ini adalah yang pertama kali, untuk itu keterlibatan semua elemen masyarakat sangat diharapkan untuk mendukung dan membantu sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan aman dan damai" ujar Lomban.

Sementara itu Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri mengatakan bahwa terkait dengan pelaksanaan kegiatan ini telah diberitahukan kepada semua masyarakat kota Bitung, "selaku tuan rumah kita harus menunjukan keramahtamahan kepada para pengunjung yang datang dengan tetap menjaga stabilitas keamanan di kota tercinta kita ini" ujar Mantiri. Ia pun mengajak seluruh masyarakat kota Bitung yang memiliki saudara kerabat yang ada di daerah luar untuk datang ke kota Bitung bersama-sama merayakan hari ucapan syukur tersebut.

Ribuan Peserta Hadiri Acara Puncak HUT ke-82 GMIM Bersinode

Acara Puncak perayaan HUT ke-82 GMIM bersinode yang diawali dengan Ibadah Syukur dipimpin Ketua Sinode Ketua BPMS GMIM Pdt Dr HWB Sumakul dihadiri Ribuan peserta dari seluruh wilayah Sinode GMIM, dipusatkan di Stadion Dua Sudara, Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari, Jumat, 30/9. Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban selaku ketua Umum Panitia mengatakan, kegiatan ini adalah acara puncak yang juga sekaligus menutup seluruh rangkaian kegiatan yang selama ini dilaksanakan dalam rangka HUT GMIM bersinode dirangkaikan dengan HUT Pekabaran Injil di Minahasa."lebih dari 70% jemaat dari 113 wilayah dan 946 jemaat yang tersebar di Sinode telah hadir saat ini untuk memeriahkan kegiatan ini" ujar Lomban turut didampingi Ketua TP-PKK kota Bitung Ny. Khouni Lomban Rawung.

Lomban pun berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam suksesnya kegiatan ini khususnya semua lapisan warga kota Bitung yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini terlaksana sesuai dengan yang diharapkan. Sementara itu Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini dimana semua warga Sulut khususnya warga kota Bitung yang telah menjaga keamanan dan ketertiban,sehingga kegiatan ini berjalan dengan aman dan damai.Ia pun mengajak seluruh warga Sulut untuk mendukung setiap program Pemerintah Sulut demi kesejahteraan seluruh masyarakat Sulut, dimana 60% merupakan warga GMIM."jika warga Sulut sejahtera, berarti warga GMIM juga sejahtera" tutur Dondokambey didampingi Ketua Harian Panitia Ir. Maurits Mantiri.

Adapun pelaksanaan kegiatan tersebut diakhiri dengan pawai yang mengambil start di Stadion Dua Sudara dan Finish di depan Rumah Dinas Wakil Walikota Bitung. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua TP-PKK kota Bitung Ny. Rita Tangkudung Mantiri, Plt Sekda Kota Bitung Drs. Malton Andalangi, Asisten I Sekda Provinsi Sulut John Palandung,para pendeta, unsur Forkopimda kota Bitung serta seluruh jemaat wilayah kota Bitung.

Walikota Instruksikan ASN Dan THL Kerja Bakti

Menyambut iven akbar Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) yang akan dilaksanakan pada 6-10 Oktober nanti, Pemerintah Kota Bitung dalam hal ini Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban,SE, Msi dan Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri menginstrusikan kepada seluruh Apartur Sipil  Negara (ASN) serta Tenaga Harian Lepas (THL) turut serta mensukseskan kegiatan tersebut. Salah satunya turun langsung dalam kegiatan kerja bakti untuk menata dan mempercantik kota, yang sudah mendapatkan 10 kali adipura berturut-turut tersebut. Menurut Staf Bagian Humas pemkot Bitung, Renaldy Ferdinand, "kita turut serta dalam mensukseskan kegiatan ini. Kita juga ikut membantu pemerintah agar kegiatan ini bisa berlangsung sukses. Untuk itu dari Rabu 28 September hingga 6 Oktober melakukan kerja bakti masal. Tujuannya agar di waktu pelaksanaan FPSL nanti para wisatawan yang datang bisa menikmati keindahan dan kebersihan serta rasa nyaman berada di Kota Bitung,” Kamis 29 September 2016.

Sementara itu, Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban disetiap kesempatan terus mengingatkan kepada seluruh jajarannya serta masyarakat agar bisa menjadi tuan rumah yang baik. “Kita harus berupaya agar wisawatan yang datang di Bitung bisa merasa aman dan nyaman. Keramahan dan kesopanan yang kita tunjukan menjadi nilai tambah untuk meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berkunjung di Bitung,” kata Lomban. Dengan begitu sambung Lomban, keindahan parawisata Bitung bisa dikenal sampai ke mancanegara bahkan dunia. Semua ini kata Lomban untuk kepentingan bersama. “Jika parawisata kita sudah dilirik dunia. Dampaknya juga pasti kepada kita. Pertumbuhan ekonomi meningkat, begitupun kesejahteraan masyarakat kita,” ungkap Lomban.