Kamis, 13 Oktober 2016

Hari Ini Diadakan Gladi Bersih FPSL 2016

 Bertempat di Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung, Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri memimpin Gladi Bersih kegiatan Pembukaan Festival Pesona Selat Lembeh Tahun 2016. Demi terlaksananya kegiatan atau even Nasional Festival Pesona Selat Lembeh Tahun 2016 Pemerintah Kota Bitung selaku Panitia bekerjasama dengan Pihak Penyelenggara (Even Organaizer) mengadakan Gladi Bersih. Tujuan diadakan gladi bersih ini untuk me-manage kegiatan sebaik mungkin demi kelancaran serta kesuksesan FPSL ini. Dimulai dari upacara pembukaan (Opening Ceremony), penyerahan penghargaan kepada inisiator FPSL dan Parade Kapal Nelayan dan nanti sampai acara FPSL ini selesai.

Untuk Parade Kapal Nelayan ini, akan diikuti oleh Kapal Perusahaan, nelayan(perorangan) dan kapal unit / instansi dengan jumlah peserta kurang lebih 200 unit kapal. Pemerintah Kota Bitung juga mengajak masyarakat Kota Bitung dan dari luar Kota Bitung untuk dapat berpartisipasi serta turut mensukseskan acara Festival Pesona Selat Lembeh pada besok tanggal 6 sampai pada acara puncak tanggal 10 nanti. 

Kota Bitung terus berbenah menyambut FPSL

Dalam Rangka menyambut ivent Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 6-10 Oktober juga sehubungan dengan peringatan HUT Kota Bitung ke-26, Pemerintah Kota Bitung bersama masyarakat terus melakukan pembenahan dengan melakukan kerja bakti masal dengan melakukan pembersihan dan perbaikan disebagian besar jalan protocol hingga gang-gang/Lorong.

Tak hanya itu segenap ASN turut dilibatkan lewat pembagian jadwal dan lokasi untuk melakukan pembenahan dengan melakukan pengecetan dan memasang bendera dan baliho dan sebagainya hal ini sebagai wujud untuk penataan dan mempercantik Kota guna memberikan daya tarik bagi pengunjung FPSL, “Ungkap Kabag Humas Erwin Kontu SH.

Wawali Minta Maaf Terjadi Kemacetan dalam Ivent FPSL

Wakil Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri meminta maaf kepada segenap warga juga masyarakat yang akan beraktifitas di Kota Bitung jika terhalang oleh kemacetan dalam rangaka ivent Festifal Pesona Selat Lembeh (FPSL)yang akan digelar pada 6-10 Oktober 2016. Adapun kegiatan FPSL yang menggunakan jalan seperti lomba Colorfull Run 10KM yang akan digelar 8 Oktober mulai pukul 06.00 hingga 10.00 mengambil Rute  Start dari Kantor Walikota Bitung melintasi jalan Sam Ratulangi, Yos Sudarso, A.A Maramis, Martadinata, P.M Tangkilisan kemudian belakang Hasikin, Babe Palar dan kembali ke Jl. Sam ratulangi kemudian finish kemabli di Kantor Walikota Bitung. 

Selain itu, kemacetan juga pasti akan terjadi disepanjang jalan Pelabuhan menuju Perikani yang merupakan titik pusat FPSL. Oleh karenanya diharapkan Segenap warga khusunya pengguna kendaraan bermotor yang akan melintasi jalan di Kota Bitung diharapkan mengantisipasi jalan alternative agar terhindar dari kemacetan, begitu pula bagi warga yang akan menyaksikan diharapkan selalu memperhatikan kebersihan dan saling menjaga keamanan selama FPSL berlangung, “kunci Mantiri.

Seminar Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional

Selasa 4 Oktober 2016. Bertempat di Ruang Rapat Lantai IV Kantor Walikota Bitung, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) bekerjasama dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mengadakan Seminar Implementasi Inpres Nomor 7 Tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Industri Perikanan di Kota Bitung yang diikuti oleh jajaran Pemerintahan Kota Bitung, Walikota Maximilian J. Lomban, SE, MSi bersama Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri, Sekretaris Daerah Kota Bitung Drs. Malton Andalangi, Ketua TP-PKK Kota Bitung Dra. Khounni Lomban-Rawung, Msi dan beberapa perusahaan yang bergerak dalam Industri Perikanan di Kota Bitung.

Dalam rangka percepatan pembangunan industri perikanan nasional guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik nelayan, pembudidaya, pengolah maupun pemasar hasil perikanan, meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan devisa negara, Presiden Joko Widodo pada 22 Agustus 2016 telah menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2016 tentang  Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional. Presiden menginstruksikan untuk mengambil angkah-langkah yang diperlukan secara terkoordinasi dan terintegrasi sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing Kementerian/Lembaga untuk melakukan percepatan pembangunan industri perikanan nasional.

Langkah-langkah itu adalah : 
a. peningkatan produksi perikanan tangkap, budidaya, dan pengolahan hasil perikanan; 
b. perbaikan distribusi dan logistik hasil perikanan dan penguatan daya saing; 
c. percepatan penataan pengelolaan ruang laut dan pemetaan Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) sesuai dengan daya dukung dan sumber daya ikan dan pengawasan sumber daya perikanan; 
d. penyediaan sarana dan prasarana dasar dan pendukung industri perikanan nasional; 
e. percepatan peningkatan jumlah dan kompetensi sumber daya manusia, inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi ramah lingkungan bidang perikanan; 
f. percepatan pelayanan perizinan di bidang industri perikanan nasional; dan 
g. penyusunan rencana aksi percepatan pembangunan  industri perikanan nasional.

Secara khusus Presiden menginstruksikan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan untuk mengevaluasi peraturan perundang-undangan yang menghambat pengembangan perikanan tangkap, budidaya, pengolahan, pemasaran dalam negeri, ekspor hasil perikanan, dan tambak garam nasional. Selain itu, Presiden meminta Menteri Kelautan dan Perikanan menyusun roadmap industri perikanan nasional, penetapan lokasi, danmasterplan kawasan industri perikanan nasional sebagai proyek strategis nasional.

Dalam kesempatan ini, Pemerintah Kota Bitung berharap agar seminar tersebut bukan hanya kegiatan seremonial belaka, tetapi merupakan salah satu kegiatan strategis, yang dapat dijadikan sebagai sarana percepatan pembangunan antar wilayah, baik itu di wilayah Kota Bitung maupun diseluruh wilayah Indonesia secara Nasional. Pemerintah Kota Bitung juga berharap rangkaian seminar dan implementasinya akan mendorong adanya pusat-pusat pertumbuhan baru, akan tumbuh pusat-pusat pertumbuhan industri dan barang termasuk kelautan, maritim, pariwisata bahari, dimana Kota Bitung bisa menjadi contoh kawasan yang akan dikembangkan potensi pariwisatanya.

Lomban Hadiri Upacara Bendera Pemkot Bitung

Senin 3/10 2016, Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban SE MSi, didampingi Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri beserta Sekretaris Daerah Kota Bitung Drs. Malton Andalangi menghadiri Upacara Bendera Pemerintah Kota bertempat di Lapangan Kantor Walikota Bitung. Dalam amanat pembina upacara, Lomban Menyampaikan bahwa untuk menyambut Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) seluruh pegawai Aparat Sipil Negara (ASN) dan seluruh Tenaga Harian Lepas (THL) dapat turun langsung untuk melakukan kegiatan kerjabakti di setiap lingkungan kecamatan yang ada di kota Bitung.

“Fokus kita untuk mempersiapkan Festival Pesona Selat Lembeh, Kita berharap wisatawan yang datang kagum melihat karena kota kita bersih, bukan hanya di depan jalan yang bersih tetapi di setiap gang-gang  jalan yang ada di kota Bitung juga harus bersih, bersih di luar dan bersih juga di dalam, saya berharap apa yang saya sampaikan ini dapat dilakasanakan dengan baik, karena inilah momentum kita untuk mempromosikan Pariwasata  yang ada di kota bitung melalui B3 dan 5 Pesonanya.” Ujar Lomban. Sementara itu juga Lomban menggumumkan untuk seluruh Pegawai ASN dan THL terlibat langsung dalam masamper massal yang akan di selenggarakan pada tanggal  7 Oktober 2016 (sore), Start dari depan kantor Satkamla Angkatan Laut Bitung (AL) menuju sampai Finish di lokasi Pelabuhan Perikanan Bitung. Dengan adanya kegiatan masamper masal Lomban mengajak seluruh ASN dan THL untuk gladiresik gerakan tari masamper di lapangan kantor pemerintah kota Bitung seusai upacara bendera, yang dipimpin oleh Bapak Max Galatang. Turut hadir Letnan Kolonel Infantry Deden Endayana.

Senin, 03 Oktober 2016

Pengucapan Bitung Berlangsung Sederhana dan Semarak

Kota Bitung Minggu 2/10 menggelar perdana pengucapan syukur dalam rangka menyambut HUT Kota Bitung ke-26 pada 10 Oktober 2016, dimana sebagian besar pengucapan syukur digelar jemaat Gereja juga sebagian dirumah warga. Sementara, Walikota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban SE MSI beserta Keluarga melangsungkan Ibadah Syukur bersama Jemaat GMIM Tasik Wangurer yang ditandai dengan Makan Nasi Jaha yang merupakan Makanan Khas Sulawesi Utara, sedangkan Wakil Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri melaksanakan Ibadah Syukur di GMIM PNIEL Menembo-nembo sekaligus menggelar open House bersama Jemaat GMIM dan Warga Kota Bitung di Kediamannya.

Adapun kegiatan ucapan Syukur di Kota Bitung tergolong sederhana namun semarak, sebab ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan di Kota Bitung, dimana kesemarkan tersebut dilakukan sebagian besar disyukuri oleh jemaat dan warga di Gerajanya masing-masing. Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban mengatakan perayaan ucapan syukur ini selain pertama kalinya dilaksanakan di Bitung, kedepan hal ini akan menjadi kegiatan rutin tahunan seperti pada beberapa daerah lainnya di Sulut. Oleh karenanya keterlibatan semua elemen masyarakat sangat diharapkan untuk mendukung dan membantu sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan aman dan damai, hal ini tentunya juga berlaku dalam Ivent Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2016, “kunci Lomban

Stand Pemkot Bitung Juara II di Pameran Kayuwatu

Stan Pemerintah Kota Bitung berhasil menjadi juara II stan Pemerintah kota/kabupaten terbaik pada Pameran pembangunan dan ajang promosi berbagai produk berkualitas hasil daerah yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban menerima trophi penghargaan tersebut yang diserahkan langsung Wakil Gubernur Provinsi Sulut Steven Kandouw, pada penutupan pameran di Kayuwatu, manado, Sabtu(1/10).

Lomban dalam kesempatan itu mengatakan prestasi ini merupakan hasil kerja keras dari semua masyarakat kota Bitung khususnya semua pihak yang terlibat untuk suksesnya pergelaran pameran selama sepuluh hari ini, walaupun terbatasnya anggaran yang disediakan namun mampu memberikan yang terbaik sehingga berhasil meraih prestasi tersebut."Terima Kasih kepada semua pihak  yang terlibat dalam menata stan Pemkot Bitung sehingga mampu menarik perhatian para pengunjung dan berhasil meraih prestasi ini" ujar Lomban didampingi Ketua TP-PKK kota Bitung Ny. Khouni Lomban Rawung.

Lanjutnya lagi, kedepannya Pemerintah Kota Bitung akan terus mendukung program pemerintah Provinsi Sulut dalam menjadikan lokasi pameran  ini sebagai sarana entertainer, edukasi,  bisnis dan informasi."pak Gub ingin agar lokasi pameran ini tidak hanya menjadi iven tahunan saja, melainkan ada kegiatan positif dari setiap stan setiap hari misalnya memaksimalkan UKM" jelas Lomban. Adapun pelaksanaan kegiatan ditutup secara langsung oleh Wakil Gubernur Steven Kandouw lewat pemukulan totongkoren, dan dihadiri para kepala daerah, unsur Forkopimda, serta seluruh instansi terkait lainnya.