Rabu, 21 September 2016

Lomban Hadiri Rakernas Akuntansi Nasional

Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban hadir dalam rapat kerja nasional akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah tahun 2016 yang di buka Presiden RI Joko Widodo di Istana negara, Selasa (20/9). Kegiatan tersebut mengambil tema tantangan dan srategi pengelolaan keuangan negara yang efektif: mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur dan pengentasan kemiskinan. Dalam kesempatan itu Lomban mengatakan bahwa raker kali ini merupakan raker ke-8, dimana tahun ini merupakan tahun pertama yang membahas tentang penerapan akuntansi berbasis akrual untuk laporan keuangan tahun 2015."menurut menteri keuangan, capaian entitas pelaporan yang mendapat predikat WTP mengalami peningkatan yang signifikan tahun inim, "ujar Lomban. Lanjutnya lagi, Presiden Jokowidodo dalam sambutannya  menekankan agar para pimpinan kementerian/lembaga (K/L) serta pemerintah daerah tidak menjadikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai tujuan akhir. 

Seluruh menteri, pimpinan lembaga dan gubernur, bupati/walikota beserta seluruh jajaran jangan hanya berhenti pada mengejar opini WTP, karena opini WTP bukan merupakan jaminan bahwa tidak akan ada praktik penyalahgunaan keuangan, tidak akan ada praktik korupsi, tidak, (ini hal yang) berbeda,” ujar Lomban menirukan apa yang disampaikan Presiden. Menurutnya predikat WTP justru harus menjadi pendorong untuk terus membangun budaya pengelolaan keuangan secara lebih transparan dan akuntabel. “Kita harus mulai membangun sitem yang baik dengan mengembangkan digitalisasi dan debirokratisasi, menyederhanakan. Dan jangan lupa, kita juga harus membangun manusianya, SDMnya dengan meningkatkan kompetensi, kapasitas SDM kita secara berkelanjutan,"pungkas Lomban. Sementara itu, dari data kementrian keuangan RI yang dapat wtp tahun 2016 sebanyak 311 wtp terdiri dari 29 pemprov, 222 kabupatendan 60 kota dimana yang terundang  hadir dalam pelaksanaan Raker tersebut hanya 13 Walikota dan 36 Kabupaten se-Indonesia yang telah mendapat prestasi WTP 5 kali berturut-turut serta instansi pusat lainnya yang berprestasi di sektor pengelolaan keuangan.

Andalangi Irup Upacara TMMD Ke-97

Selasa 20 September 2016. Sekretaris Daerah Kota Bitung Drs. Malton Andalangi bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam rangka memperingati TNI Manunggal Membangun Desa ke-97 di Markas Komando (Mako) Direktorat Pol air Polda Sulut Kelurahan Tandurusa Kecamatan Aertembaga Kota Bitung. Dalam amanat sekaligus sambutan mewakili Pemerintah Kota, Sekda mengharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan budaya kerjasama di lingkungan masyarakat yang telah menjadi kekayaan bangsa Indonesia, yaitu budaya gotong royong dan budaya musyawarah mufakat.

Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk membantu Pemerintah Daerah untuk meningkatkan akselerasi pembangunan. Sekda juga selaku perwakilan Pemerintah Daerah memberikan dukungan atas pelaksanaan program ini. Dalam kesempatan ini, Andalangi mengajak semua unsur bersama-sama membulatkan tekad untuk mempererat jalinan komunikasi demi terwujudnya koordinasi yang baik dalam keterpaduan setiap thap kegiatan yang akan diselenggarakan nanti. Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Proyek TMMD serta penyerahan bantuan alat kerja.

Selasa, 20 September 2016

Mantiri Pimpin Rapat Evaluasi PAD PBB-P2

Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri memimpin rapat evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2016 didampingi Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Bitung Olga Makarau, SE bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU), Senin (19/09). Mantiri lewat arahannya menyampaikan bahwa dalam pencapaian target dimaksud kita perlu adanya komitmen. Lanjutnya, mengajak  para Camat dan Lurah melakukan langkah-langkah strategi melalui pendekatan dengan masyarakat untuk lebih meyakinkan tentang bea pajak. Selain itu, pasar girian akan menjadi pusat Pasar Wisata Kuliner, yang juga nantinya bisa lebih meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Bitung.

Lanjut Mantiri, kita harus terus menjelaskan kepada masyarakat tentang kiat pentingnya membayar pajak, jika perlu kita sering menyampaikan dalam sosialisasi ataupun sambutan di berbagai kegiatan berhenti untuk membangun kalo cuma sekedar mencapai keinginan. Sementara, lewat laporan Kepala Dispenda Olga Makarau, SE target PAD TA 2016 sebesar Rp.97.000.000.000 atau di bulan September ini menurun 55 persen sedangkan PBB-P2 sebesar Rp.4.752.111.325 atau target sementara 50,02 persen. Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Badan BPBD Drs. Adri Supit, Kepala Dinas Pasar Oktaf Kandoli, Kepala Dinas Perhubungan Arnol Karamoy, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Vonny Lumingan, serta para Camat dan Lurah yang hadir pada rapat tersebut.

Mantiri Pimpin Rapat Tim Kerja FPSL

Senin 19 September 2016, Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri didampingi Sekretaris Daerah Kota Bitung Drs. Malton Andalangi menghadiri serta memimpin Rapat Tim Kerja Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) bertempat di ruang rapat VVIP Kantor Walikota Bitung. Pemerintah kota Bitung akan melaksanakan event besar bernama Festival Pesona Selat Lembeh yang akan digelar pada tanggal 6-10 Oktober 2016, Festival ini adalah salah satu event besar berskala nasional yang telah disetujui oleh Menteri Pariwisata pada acara pembukaan yang digelar tanggal 13 September 2016 waktu lalu, Menteri menyampaikan bahkan target wisatawan tahun ini menjadi 11.000 Wisatawan.

Dengan inti bahwa Pemerintah Kota Bitung Serius dalam menangani Kepariwisataan serta memohon dukungan kepada pemilik Hotel, Resort, Rental Car, dan Transportasi air (perahu taksi) serta masyarakat kota Bitung berpartisipasi dalam kegiatan Festival Pesona Selat Lembeh. “Marilah kita dalam kesempatan ini mempromosikan kawasan cagar alam di kota Bitung lebih maksimal mungkin, Yang juga akan dimanfaatkan menjadi ecotourism wisatawan lokal maupun mancanegara, ucap Mantiri". Turut hadir dalam rapat ini Kadisperindag Benny Lontoh, Kepala BKD Jeffri Wowiling, Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ritta E. Tumewu beserta Jajaran SKPD dan para undangan Pemilik Hotel, Resort, Rental Car, Transportasi air di kota Bitung.

Mantiri Hadri HUT Jemaat Baitel Ke-105

Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri pada hari Minggu 18 September 2016 menghadiri Hari Ulang Tahun ke-105 Jemaat GMIM Baitel Girian Wilayah Bitung III Kota Bitung. Dalam sambutannya, Mantiri mengatakan bahwa selain gereja adalah umat itu sendiri, gereja juga merupakan milik dan kepunyaan Tuhan. "Gereja merupakan kepunyaan Tuhan, Gereja juga milik Tuhan, sedangkan kita adalah pekerja. Oleh karena itu, dimanapun dan kapanpun kita berada, sejatinya kita bekerja hanya untuk kemuliaan nama Tuhan, ungkap Mantiri". Mantiri juga berharap di usia yang sudah sangat dewasa ini, Jemaat GMIM Baitel bisa menjadi teladan yang baik bagi Jemaat-Jemaat yang ada di Kota Bitung ini, dapat membawa kabar sukacita, tetap setia menyebarkan Injil Kristus di tengah-tengah masyarakat dan selalu setia serta menyenangkan hati Tuhan. 

Dalam kesempatan ini, Mantiri juga mensosialisasikan tentang program pemerintah dalam bidang Pariwisata yaitu Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2016 yang akan diselenggarakan pada tanggal 6-9 Oktober nanti dan acara puncaknya pada tanggal 10 Oktober yang akan dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun Kota Bitung. "Sangat diharapkan kepada seluruh Jemaat yang ada di GMIM Baitel dan juga seluruh Masyarakat Girian untuk dapat mensuport dan mendukung serta menjadi tuan rumah yang baik dalam acara ini demi kemajuan Kota Bitung tercinta, tutup Mantiri". Ibadah HUT Jemaat GMIM Baitel Girian ini dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode Pdt. DR. H.W.B. Sumakul, turut hadir dalam acara ini Asisten I Pemkot Bitung DR. Hermanus Bawuoh, Camat Girian Richie Tinangon dan Lurah Girian Atas Florce Rantung.

Senin, 19 September 2016

Menteri LHK dan Pemkot Berkomitmen Kembangkan TWA

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LKH)Republik Indonesia Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar M.Sc, melakukan kujungan di Taman Wisata Alam (TWA) Kelurahan Batuputih Kecamatan Ranowulu, Senin 17/9. Menteri KLH saat kunjungan diterima Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri didampingi Ketua TP-PKK Kota Bitung Ny. Khouni Lomban-Rawung, selanjutnya mereka melakukan pemantauan dibeberapa titik TWA denganmengunjungi pos penelitian Macaca Project dan melangsungkan menanam pohon di pos Manggala Agni sekaligus melepas hewan Penyu. Adapun lewat perbincangan Menteri dan Mantiri berkomitmen dalam hal menjaga pelestarian TWA Batuputih. “Objek wisata ini merupakan areal destinasi wisata yang menonjolkan ciri khas daerah ini yang perlu kita jaga dan lindungi, ujar Siti Nurbaya. Lanjutnya lagi, kunjungan kerja saya kemari atas arahan Bapak Presiden Joko Widodo jika Sulut merupakan salah satu objek penting pengembangan pariwisata Indonesia dan untuk mewujudkannya secara maksimal juga bergantung pada lingkungan untuk itulah saya turun ke sini.

Terkait dengan infrastruktur Menteri mengatakan, Kementerian KLH bakal mensupport infrastruktur dan sarana prasarana demi kemajuan pariwisata di daerah ini. "Oleh karena itu, hal Ini merupakan aset daerah yang perlu kita lestarikan demi  kemajuan pariwisata Bitung, ungkap Siti Nurbaya. Sementara itu, Ir Maurits Mantiri melaporkan banyak soal dunia pariwisata Bitung yang sedang giat-giatnya dipromosikan. “Kita telah bicara banyak dengan Ibu Menteri dan kita punya komitmen untuk mengembangkan Taman Wisata Alam (TWA) Batu Angus dan Batu Putih, ungkap Mantiri". Tak hanya itu, Mantiri sendiri akan diundang Kementerian untuk mempresentasikan persoalan pariwisata di Bitung. “Atas petunjuk Ibu Menteri kami akan mempresentasikan pengembangan kedua kawasan wisata ini agar ditata lebih baik dan bisa memberdayakan masyarakay sekitar di sektro pariwisata, jelas Mantiri".

Minggu, 18 September 2016

Menpar RI: Bitung Masuk Destinasi Wisata di Indonesia

Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mengatakan bahwa Bunaken dan Bitung masuk dalam destinasi wisata di Indonesia, bahkan masuk dalam tiga besar destinasi Wisata. Hal tersebut disampaikan Yahya pada saat  memberikan sambutan di Launching Festival Pesona Selat Lembeh yang digelar di Jakarta, beberapa waktu lalu. Terkait hal itu, Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban  berterimah kasih kepada semua pihak atas prestasi yang diraih tersebut, khususnya kepada seluruh elemen masyarakat kota Bitung yang sangat mendukung dan membantu Pemerintah kota Bitung sehingga pelaksanaan kegiatan ini boleh berjalan dengan baik. "Dukungan masyarakatlah sehingga kita boleh dipercayakan oleh Pemerintah pusat untuk menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di Indonesia, ujar Lomban".

Lanjutnya lagi, dirinya pun mengapresiasi kehadiran masyarakat kota Bitung dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, bahkan para siswa dan seluruh masyarakat kawanua yang berdomisili di Jakarta yang turut hadir pada saat Launching FPSL dilaksanakan  untuk memberi dukungan bagi perkembangan pariwisata di kota Bitung. "Apa yang menjadi perjuangan kita bersama selama ini akhirnya membuahkan hasil, dimana Bitung masuk dalam salah satu daerah tujuan wisata yang diusulkan Kemenpar RI bagi para wisatawan, baik lokal maupun wisatawan mancanegara, jelas Lomban".

Lanjutnya lagi, pergelaran Festival Pesona Selat Lembeh nanti akan di mulai pada tanggal 6 Oktober-10 Oktober tahun 2016, dengan menghadirkan berbagai jenis kegiatan untuk menarik perhatian para wisatawan. dirinya berharap dukungan masyarakat bahkan semua unsur terkait untuk bekerja sama, saling mendukung dan menopang sehingga iven tersebut dapat berjalan sesuai dengan yang telah di rencanakan. Seperti diketahui pelaksanaan Launching Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) digelar di Balairung Soesilo Soedarman Kementrian Pariwisata RI, jakarta di buka Menteri Pariwisata RI Arief Yahya dan dihadiri ribuan orang yang menandakan suksesnya pergelaran kegiatan tersebut.