Jumat, 02 Oktober 2015

Memeriahkan HUT Ke-25 Kota Bitung, Pemkot Gelar Pawai Pembangunan

Dalam ranga menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bitung ke-25, maka Pemkot melalui panitia pelaksana peringatan hari-hari besar nasional Kota Bitung akan menggelar pawai pembangunan yang akan dilaksanakan pada pekan depan tepatnya pada hari Rabu 7 Oktober 2015, demikian disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Setda Kota Bitung Erwin Kontu SH.
Lanjutnya menambahkan, dengan diadakan kegiatan ini diharapkan tiap-tiap SKPD dapat berpartisipasi memeriahkan pawai tersesbut. Selain itu Pemkot juga mengundang pihak Perbankan, Ormas, Instansi Vertikal, BUMN, BUMD serta perusahaan juga pihak seluruh sekolah agar ikut serta menyemarakan kegitan pawai pembangunan ini.
Adapun pelaksanaan pawai ini akan mengambil rute Start dari Pasar Pinasungkulan Sagerat dan Finish di depan kantor Walikota Bitung “kunci Kontu.

Sondakh : Pala dan RT Waspadai Masuknya Penduduk Asing

Jelang Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bitung pada bulan Desember nanti, Walikota Bitung Hanny Sondakh menghimbau kepada seluruh aparat pemerintahan khususnya yang ada di Kecamatan sampai kelurahan untuk terus mengawasi penduduknya masing-masing lebih khusus datangnya penduduk asing yang identitasnya tidak jelas.

"Kepala Lingkungan dan Ketua RT merupakan unjung tombak aparat pemerintahan sudah seharusnya  menjalankan fungsi pengawasan ini lebih serius guna mengantisipasi masuknya penduduk musiman menjelang pilkada nanti" tutur Sondakh

Menurut Sondakh baik aparat kecamatan maupun kelurahan bersama-sama dengan Dinas Dukcapil kota Bitung harus terus tingkatkan koordinasi terkait dengan data kependudukan yang ada sampai pada  segala kepengurusan data penduduk, disamping itu juga perlu adanya razia ke tempat-tempat kos dan penginapan guna mengantisipasi adanya penduduk ilegal dari luar kota Bitung jelang pemilukada nanti" tegas Sondakh

Selain untuk mengantisipasi adanya penduduk ilegal, lanjut Sondakh razia di tempat-tempat kos dan penginapan itu juga bertujuan untuk mendata 
para penghuni kos
terkait dengan kelengkapan data kependudukan serta kartu identitas yang dimiliki.

Lomban Irup Hari Kesaktian Pancasila



Kamis, 1 Oktober 2015. Upacara Bendera Hari Kesaktian Pancasila dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Bitung berlangsung di Lapangan Kantor Walikota Bitung. Wakil Walikota Bitung selaku Inspektur Upacara dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Bitung Drs. Edison Humiang, M.Si, Pimpinan Forkopimda Kota Bitung, Pejabat SKPD Kota Bitung dan Pejabat Instansi Vertikal Kota Bitung.
Agenda Upacara dengan pembacaan Teks Pancasila oleh Inspektur Upacara dan pembacaan Ikrar oleh Ketua DPRD Kota Bitung Laurensius Supit. Menurut Lomban Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober, harus dijadikan kesempatan untuk merefleksikan tentang pemaknaan nilai-nilai dan kesaktian dan pancasila itu sendiri.

Pemkot Bitung Terima Kunker DTKJ


Bitung, 29 September 2015. Pemerintah Kota Bitung diwakili oleh Kepala BAPPEDA Kota Bitung Albert Sarese bersama Staf Ahli Setda Kota Bitung menerima  Kunjungan Kerja dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) berjumlah 17 anggota dibawah pimpinan Ir. Ellen S. W. Tangkudung, M.Sc. Dimana Kegiatan Kunker ini diisi dengan diskusi bersama bertempat di Ruang Sidang Lantai IV Kantor Walikota Bitung yang dihadiri oleh Pejabat Instansi vertikal dan horisontal kota Bitung.

Tangkudung yang selaku ketua Tim menjelaskan bahwa maksud dari kunjungan kerja ini yaitu  membahas Akses Rencana dan Eksisting Pelabuhan Kontainer dan Pelabuhan umum Bitung. “ Dipilihya kota Bitung sebagai tempat Kunker karena kota Bitung memiliki pelabuhan samudera yang strategis yang akan dijadikan Pelabuhan Internasional, “ tuturnya.

Sarese dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Tim DTKJ dan terima kasih atas dipilihnya kota Bitung sebagai tempat Kunjungan Kerjanya. “ Kota Bitung merupakan kota serba dimensi, kota industri yang memiliki perkembangan yang cukup pesat ditambahkannya lagi Kota Bitung ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Pelabuhan Samudera Bitung akan dijadikan pelabuhan internasional sebagai pintu gerbang asia pasifik, “ tuturnya.

Sondakh Harap Capaian PAD Digenjot



Walikota Bitung Hanny Sondakh meminta agar Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Kota Bitung terus melakukan terobosan untuk menggenjot target capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini.
“Capaian PAD harus digenjot dari sekarang secara efektif, jangan kedepan nanti terdesak waktu baru mengejar target, bila perlu saat ini lakukan sistim jemput bola terhadap objek pajak", “ujar Sondakh.
Adapun data dari Dinas Pendapatan Daerah Kota Bitung tentang capaian PAD hingga bulan september 2015 ini dengan total realisasi 70.137.993.886,83 atau telah mencapai 73,06 persen, berdasarkan hasil pendapatan pajak daerah sebesar 24.757.258.271,00 Sedangkan Retribusi daerah sebesar 28.148.007.344,00 dan Hasil pengelolaan Kekayan daerah sebesar 17.2323.728.253,83 sementara dana lain-lain PAD yang sah sebesar 4.356.252.912,00.

Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Bak Air dan Pipanisasi P2KP

Bitung, 28 September 2015. Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Bak Air Bersih dan Pipanisasi, Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) Program Peningkatan Kualitas Permukiman (P2KP) oleh Wakil Walikota Bitung M. J. Lomban, SE, M.Si. Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Wangurer Barat Kecamatan Madidir Kota Bitung.

Sefferson Sumampouw selaku Lurah Wangurer Barat menyampaikan program ini merupakan reward dari pemerintah pusat atas pengelolaan PNPM terbaik (sekarang P2KP) setelah melalui proses seleksi pada tahun 2012, penetapan pemenang  pada tahun 2013, perencanaan pada tahun 2014 dan pelaksanaan pada tahun 2015. “ Kota Bitung yang terpilih yaitu kelurahan Wangurer Barat, Kelurahan Paudean dan Kelurahan Sagerat dengan alokasi dana sebesar 1 milyar rupiah per kelurahan, “ tuturnya.

Lomban yang juga selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Bitung menyampaikan bahwa dari anggaran tersebut diperuntukan pembuatan bak air bersih, pipanisasi, ruang terbuka hijau (rth) dan penataan lingkungan perkumuhan. “ program ini dikerjakan masyarakat dan dikelola oleh masyarakat melalui kelompok swadaya masyarakat (KSM-KSM) dengan melibatkan partisipasi masyakat tanpa harus melalui proses tender, “ tuturnya.

Tambahnya lagi tujuan dari pelaksanaan P2KP ini yaitu 100-0-100 (Hundred-zero-hundred) dimana 100 persen air bersih, 0 persen luas pemukiman kumuh dan 100 persen akses sanitasi. “ dengan dilaksanakan secara swakelola program P2KP ini dapat meningkatkan taraf perekoniman masyarakat itu sendiri, “tuturnya

Humiang Ajak Masyarakat Lestarikan Hutan




Pemerintah Kota Bitung melalui bagian Sumber Daya Alam (SDA), melaksanakan sosialisasi tentang Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. (P3H). Bertempat gedung Balai Pertemuan Umum Kantor Walikota Bitung, selasa 29/9.

Kegiatan sosialisasi tersebut dibuka Sekeretris Kota Bitung Drs Edison Humiang MSI dan dihadiri dari kalangan unsur  forum komunikasi pimpinan daerah (forkompimda) dan kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) serta para  aparat Kecamatan dan masyarakat.

dalam arahan Sekot mengharapkan peserta untuk dapat menyerap dengan baik sosialisasi ini dan nantinya bisa diimplemantasikan atau disampaikan kepada masyarakat  dengan tujuan untuk bersama-sama kita berkomitmen melestarikan hutan.

menurutnya, sosialisasi ini sangat penting berhubung saat ini sebagian wilayah kota Bitung berada dalam posisi siaga bencana kekeringan yang menyebabkan terjadinya kebakaran lahan dan hutan akibat musim Kemrau.

mengingat kondisi kerusakan hutan saat ini sudah cukup parah akibat bencana kebakaran, untuk itu Pemkot segera akan melakukan langakah-langkah serius untuk penanganan pembenahan dengan melakukan reboisasi kembali hutan yang mengalami erosi tersebut.

Lewat reboisasi tersebut Pemkot akan mengkerahkan masyarakat dalam upaya memperbaiki dan melestarikan hutan. “kedepan jangan ada lagi oknum yang sengaja melakukan pembiaraan dan merambah kawasan hutan, jika terjadi maka pemerintah akan bertindak tegas sesuai UU yang berlaku, justru mari kita bersama-sama sadar bahwa melindungi Hutan sangatlah penting”, “ajak Humiang.

Turut memberikan materi, BKSDA Provinsi Sulut Askhari Masikki didampingi Abdul Latief Tasman dari pihak PBKH bersama Kadis Energi dan Sumber Daya Mineral Alex Watimena, Kabag SDA Elen Sutrisno.