Rabu, 04 Maret 2015

Kaloh Pimpin Rapat Tim Penertiban Lokasi KEK


Selasa, (3/3). Bertempat di ruang kerjanya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Fabian Kaloh, SIP, M.Si selaku koordinator memimpin Rapat Tim Penertiban Lokasi KEK. Tim yang dibentuk sesuai dengan Surat Penunjukkan Walikota Bitung Nomor 100/WK/178 tanggal 27 Februari 2015 ini melaksanakan tugas antara lain: melakukan mediasi terhadap masyarakat yang menempati Tanah Negara Eks. HGU seluas 92,96 Ha di Kelurahan Tanjung Merah Kecamatan Matuari secara persuasif dan musyawarah, melakukan kajian-kajian teknis terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi di lapangan untuk diteruskan kepada Gubernur selaku Ketua Dewan Kawasan serta saran teknis lainnya terhadap pengawasan/pengendalian terhadap kegiatan pembangunan di kawasan KEK agar sejalan dengan pengembangannya, melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait mengambil tindakan-tindakan persuasif berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta melakukan evaluasi dan monitoring.

Tim ini beranggotakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Tata Ruang, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Pemerintahan, Kepala Bagian Humas, Lurah Tanjung Merah, Lurah Manembo-nembo dan Lurah Sagerat. Dalam rapat ini dibahas langkah-langkah yang akan diambil oleh pemerintah kota Bitung beserta dampak dari setiap langkah yang diambil. Sampai saat ini pihak pemerintah kota telah memberikan teguran lisan dan dalam jangka waktu dekat akan segera memberikan teguran secara tertulis. “ Kita akan melakukan tahapan-tahapan sesuai dengan mekanisme sehingga tidak ada tahapan yang terlewati tentunya dengan pendekatan persuasif serta mencari alternatif-alternatif yang terbaik, “ujar Kaloh.

PMI Tanda Tangani Nota Kesepahaman dengan KODIM 1310 Bitung



Menindaklannjuti nota kesepakatan Panglima TNI Moeldoko dan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI)  Jusuf Kalla maka telah dilakukan penandatanganan kesepakatan kerja sama antara ketua PMI kota Bitung dan komandan Kodim 1310 Bitung Letkol Inf Rofiq Yusuf, S.Sos dalam bidang kepalangmerahan pada selasa(3/3), di Aula Kodim pukul 07.30 wita.

Ketua PMI Bitung dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini karena akan mendorong lebih banyak lagi kegiatan kemanusiaan di kota bitung , sebelum adanya kesepakatan ini Kodim telah menunujukan dukungannya kepada PMI lewat kegiatan donor darah misalnya, apalagi jika sudah MoU ini pasti akan lebih giat lagi, hal tersebut disampaikan Ny. Khouni Lomban Rawung selaku Ketua PMI kota Bitung.

“Kerja sama ini mencakup tiga hal yang terkait donor darah, penanggulangan bencana,  dan pelayanan kesehatan dimana masa berlakunya selama lima tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan” Jelas Rawung.

Sementara itu Wakil Walikota Bitung Maxmilian J Lomban yang juga hadir dalam MoU tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bitung sangat mengapresiasi pelaksanaan penandatanganan Nota kesepahaman ini, dan berharap kedepannya kedua belah pihak mampu mengimplementasikan rencana kerjasama dan membangun sinergitas yang baik meliputi tugas kemanusiaan.

Dalam penandatanganan nota kesepahaman ini pun turut dihadiri Jajaran Kodim 1310 Bitung, Direktur Donor Darah, Pengurus, Staf, dan Relawan PMI kota Bitung.

Selasa, 03 Maret 2015

Sondakh Pantau Jalan Lingkar Lembeh





Walikota Bitung Hanny Sondakh melakukan pemantauan pekerjaan jalan lingkar dan pembangunan infrastruktur lainnya di Pulau Lembeh, Senin 2/3.
Sondakh dalam pemantuan guna melihat dan mengecek langsung sejauh mana kemajuan pembangunan jalan lingkar Lembeh, dimana realissi penyelesaian jalan lingkar Lembeh ditargetkan selesai pada Tahun 2015 ini, “jelsnya

Sondakh berharap nantinya dengan selesainya jalan Lingkar Lembeh akan mendorong percepatan pembangunan, ekonomi sosial bagi masyarakat sebab akan mempermudah berbagai akses terutama transportasi dan ini sangat membantu masyarakat Lembeh,"semoga masyarakat akan semakin sejahtera dan meningkatkan perekonomian," ujar Sondakh.


selain jalan lingkar lembeh, sondakh juga melakukan pemantuan pekerjaan pembangunan Patung Tuhan Yesus yang berada di Kecamatan Lembeh Selatan. Patung ini akan dijadikan Icon Kota Bitung juga sebgai tempat pariwisata Kota Bitung.

Hadiri HUT ke- 51 GMIM Efrata I, Wawali Ajak Jemaat Jaga Kerukunan


Mensyukuri akan berkat yang telah Tuhan berikan kepada jemaat GMIM Efrata 1 Bitung Timur Wilayah Bitung 12, dengan ketambahan usia setahun menjadi 51Tahun, digelar Ibadah Syukur Bersama pada Sabtu 28/02, yang dihadiri oleh Wakil Walikota Bitung Maximilian J. Lomban, Sejumlah Pejabat dijajaran pemerintah Kota Bitung, Ketua 


Wilayah Bitung 12 Pdt.Raymon Kuhon, MTh dan seluruh warga jemaat GMIM Efrata 1.
Ibadah Syukur dipimpin oleh Sekertaris Departemen Ajaran BPMS GMIM Pdt. Anthonius D. Sompe, M.Teol yang dalam khotbahnya mengajak Jemaat lewat momentum ini dijadikan titik refleksi untuk jemaat melangkah kedepan, serta mengevaluasi terkait maksimal tidaknya pelaksanaan tiga tugas pokok gereja yakni Bersaksi, Bersekutu dan Melayani.
Lomban dalam sambutannya menyampaikan momentum HUT ke 51 kali ini adalah bagaimana Jemaat GMIM Efrata I mampu menjadi contoh dan teladan bagi semua masyarakat kota Bitung yang terdiri dari berbagai Suku Agama dan Ras dalam hal menjaga kedamaian dan kerukunan antar sesama "Perbedaan bukanlah penghalang tapi mari jadikan itu sebagai kekuatan menjadikan Bitung lebih kokoh lagi dalam menjaga tali persaudaraan yang selama ini tercipta di kota Bitung" tutur Lomban
Lomban berharap semoga dengan bertambahnya usia Jemaat akan lebih kompak dalam membina kebersamaan, lebih meningkatkan kualitas iman demi suatu karya untuk melayani Tuhan.

Senin, 02 Maret 2015

Sondakh : Pariwisata Berkembang Pesat




Mengawali Tahun 2015 ini, Bitung menjadi salah satu kota yang di kunjungi  ribuan  wisatawan asing dengan Kapal Pesiar. Kapal pesiar Queen Mary 2 bersandar di Pelabuhan Samudera Bitung pada Sabtu (28/2), selama 11 jam sejak pukul 07.00 wita.

Pemkot Bitung pun menyambut kehadiran para turis secara maksimal,  Walikota Bitung Hanny Sondakh, Wakil Walikota Bitung Maxmilian J Lomban juga beberapa pejabat terkait lainnya menyambut kedatangan wisatawan dengan sikap ramah.

Dalam kesempatan itu Sondakh menyatakan bahwa pemkot Bitung merasa bangga dimana Bitung boleh dijadikan salah satu tempat tujuan kapal pesiar  terbesar ketiga di dunia, dari 240 pelabuhan yang tersebar di 160 negara.

Sondakh menghimbau agar masyarakat kota Bitung harus senantiasa  memberikan rasa nyaman bagi para wisatawan yang mengunjungi kota ini, dengan cara memberikan pelayanan yang baik dan bersikap ramah tamah terhadap mereka serta terus menjaga keamanan di kota Bitung.

Hal ini penting, karena semakin banyak wisatawan yang datang ke kota Bitung akan memberi manfaat ekonomi  bagi penduduk, pengusaha, dan pemerintah setempat “khususnya bagi para penjual souvenir yang boleh mendapat penghasilan lebih karena barang dagangannya habis terjual” tutur Sondakh

Lanjutnya lagi kedepannya Pemerintah akan segera berupaya mengundang investor untuk membangun Hotel berbintang dan lokasi shoping berskala International di kota Bitung guna mengantisipasi kunjungan wisatawan yang terus bertambah dari tahun ke tahun.

Pemkot Bitung Gelar Car Free Day

 



Sabtu 28/2. Hari bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day di Kota Bitung dilaksanakan di ruas jalan depan kantor Walikota Bitung dan dihadiri Wakil Walikota Bitung Maxmilian J Lomban didampingi Wakil Ketua TP PKK Kota Bitung Ny Khouni Lomban Rawung serta beberapa pejabat lingkup pemkot Bitung.
Acara yang di mulai sejak jam 6 pagi itu diramaikan dengan berbagai kegiatan olahraga antara lain senam Zumba, Bersepeda, Tenis Meja, Sepak Bola Mini, dan Voli ball
Lomban sendiri mengawali kegiatan tersebut dengan bersepeda, selanjutnya ia bermain Tenis Meja bersama Dandim 1310 Bitung Rofiq Yusuf yang kemudian turut membaur bersama peserta CFD lewat senam Zumba

menurut Lomban olahraga merupakan hal yang sangat penting dalam pembentukan bagi kesehatan, untuk itu  kegiatan ini harus dilaksanakan secara berkesinambungan.
Selain PNS, acara tersebut juga di ikuti oleh para mahasiswa, pegawai swasta  serta siswa SMA, SMP, dan SD

Bitung Bakal Disambangi 3800 Wisatawan

 
Hal ini diungkapkan Kabag Humas Pemkot Bitung Erwin Kontu, SH bahwa sekitar 3800 wistawan tersebut merupakan penumpang kapal pesiar Queen Mary II yang rencananya esok (28/2) akan berlabuh di Pelabuhan Bitung dalam rangka kunjungan ke beberapa lokasi wisata yang ada di Bitung dan daerah sekitar lainnya.
menurut Kontu, informasi yang disampaikan oleh biro perjalanan wisata Destinasi Asia dan Bali menyampaikan dari 3800 penumpang tersebut, sekitar 450 penumpang yang ada di kapal tersebut akan melakukan tur ke lokasi wisata yang ada di Sualwesi Utara, "jadi akan banyak sekali sisa penumpang yang nantinya akan berjalan-jalan di Kota Bitung" tutur Kontu.
Seperti diketahui bahwa Queen Mary II adalah Kapal Pesiar buatan Inggris yang juga salah satu dari  kapal yang terbesar dan termahal yang pernah dibuat, dimana dalam 10 tahun pertama pelayanan, Queen Mary 2 telah melakukan lebih dari 420 pelayaran, termasuk lebih dari 200 Transatlantic Crossings, dan pernah berlabuh di 182 pelabuhan di 60 negara.