Senin, 09 Maret 2015

Pemkot segera Optimalkan CFD Secara Rutin





Dalam upaya meningkatkan olahraga dan kesehatan, Pemerintah Kota Bitung mengoptimalkan penyelengaraan Car Fre Day (CFD)sebulan dua kali yakni minggu pertama dan ketiga pada setiap bulan berjalan. Terbukti pada sabtu, (7/3) pelaksanan sudah mulai dilaksanakan dan dihadiri Walikota Bitung Hanny Sondakh.

Hanson menyampaikan penyelengaraan Car Free Day (CFD) guna terciptanya sarana masyarakat dalam bentuk pembugaran kesehatan tubuh melalui berolahraga, selain itu CFD juga merupakan bentuk untuk berkereasi positif bersama keluarga, teman sekaligus bersosialisasi bersama masyarakat dimana momen CFD bersifat luas untuk melakukan olahraga dan siapa saja bisa ikut serta tidak mengenal status sosialnya. “jelas Sondakh.

Sementara Wakil Walikota Nitung M.J Lomban menambahkan keikut sertaan CFD ini tidak mengenal kaya dan miskin, sebab terbukti dalam pelaksanaan saat ini banyak yang turut serta mulai dari Kaum tua dan muda juga anak-anak dan fasilitas ini gratis bagi warga bitung dalam melakukan berbagai olahraga  seperti senam, bersepeda, Jalan sehat, tenis meja, bola kaki dan sebagainya termasuk cek-upkesehatan secara gratis oleh pihak Herbalife. Semoga Kedepan masyarakat kota Bitung dapat meanfaatkan CFD ini secara rutin, sebab olahraga itu penting bagi kesehatan, “Katanya.

Turut ambil Bagian dalam CFD ini Ketua TP-PKK Ny Josephien Sondakh-Taroreh didampingi Wakil Ketua TP-PKK Ny Khouny Lomban Rawung bersama Sekretaris Kota Bitung, Drs Edison Humiang, Jajaran TNI/Polri, jajaran Pemkot Bitung, Masyarakat serta pelajar dan Komunitas fun bike dan lainnya.

Kunjungi Bitung, Menaker Tatap Muka dengan Masyarakat Bitung



Jumat, (6/3).Dalam Kunjungannya ke Kota Bitung,  Menteri Tenaga Kerja M. Hanif Dhakiri meluangkan waktunya untuk bertatap muka dengan masyarakat kota Bitung baik perwakilan dari Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Federasi Konstruksi Umum dan Informal (FKUI SBSI), para Nelayan kota Bitung, Pengusaha Perikanan dan Organisasi Masyarakat lainnya di Pelabuhan Perikanan Samudera Kota Bitung.

Walikota Bitung Hanny Sondakh dan Wakil Walikota Bitung Maxmilian J Lomban serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulut Drs Jhon Palandung MSi turut mendampingi Dhakiri ketika menerima aspirasi dari masyarakat kota Bitung yang menginginkan adanya kebijakan dari pemerintah terkait dengan ketenagakerjaan serta bersama-sama mencari solusi menekan tingginya angka pengangguran di kota Bitung yang merupakan dampak dari kebijakan Moratorium Kementrian Perikanan dan Kelautan.

Pada kesempatan itu juga Sondakh menggambarkan keadaan ketenagakerjaan yang ada di kota Bitung, dimana selain dari Bitung ada juga pekerja yang dirumahkan oleh perusahaan  berasal dari luar kota Bitung dimana pengurangan tenaga kerja ini dipicu  karena hasil tangkap berkurang “Pekerja yang ada di kota Bitung, tidak semuanya orang Bitung ada yang berasal dari pulau Jawa, Sumatera dan daerah lainnya” tutur Sondakh

Menanggapi hal ini, Dhakiri menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Kementrian Perikanan dan Kelautan serta seluruh aspirasi masyarakat kota Bitung akan disampaikan dalam rapat Kabinet nantinya.

Jumat, 06 Maret 2015

SoLo Lepas Prosesi Goan Siau






Walikota Bitung Hanny Sondakh Bersama Wakil Walikota Bitung M.J Lomban masing-masing didampingi Isteri Melepas Prosesi Goan Siau (cap Go Me) bertempat Klenteng Seng Bo Kiong Kota Bitung Kamis 5/3.
SoLo juga turut menyambut Prosesi Goan Siau didepan Kantor Walikota Bitung yang turut dihadiri pra Tamu Asal Luar Negeri yakni Kru Kapal Pesiar MS Arcadia yang kebetulan kapal teersebut  Mampir di Pelabuhan Samudera Bitung juga turut dihadiri para Pimpinan FKPD, BKSUA, sejumlah anggota DPRD Bitung, pihk perbankan, BPK RI serta tokoh agama dan Masayarkat dan disaksikan segenap Msyarakat Kota Bitung.
 
 
 

Sondakh Sambut Kapal Pesiar MS Arcadia


Sebanyak 2.388 wisatawan mancanegara asal Australia, Inggris, Amerika, Swiss, dan Prancis tiba di Pelabuhan Samudera kota Bitung, pada pukul 07.00 wita, Kamis (5/3). Para wisatawan ini merupakan penumpang kapal Pesiar MS Arcadia yang melakukan pelayaran dari Darwin, Australia.

Walikota Bitung Hanny Sondakh menyambut kedatangan MS Arcadia, ditandai dengan penyematan kalung bunga serta pertukaran cendera mata dengan Aseem Hashmi, Kapten Kapal MS Arcadia.Kedatangan para turis ini untuk mengunjungi beberapa objek wisata yang ada di kota Bitung antara lain Hutan Lindung Tangkoko, serta lokasi wisata lainnya yang ada di sekitar kota Bitung.

Dalam kesempatan itu Sondakh mengungkapkan bahwa kedatangan para wisatawan asing ini diharapkan mampu membawa daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing lainnya sehingga kedepan Bitung akan lebih banyak lagi dikunjungi oleh wisatawan dari dalam maupun luar negeri yang tentunya bisa membangkitkan perekonomian kota Bitung.Kemudian, lanjut Sondakh itu tidak lepas dari peran kita semua baik pemerintah maupun masyarakat, jika kita mampu memberikan rasa aman dan nyaman selama mereka (wisatawan) berada di kota Bitung, itu akan memberikan kesan positif bagi mereka.

“ jadi kalau mereka semakin datang mungkin mereka terkesan, mungkin mereka akan datang lagi membawa keluarganya atau mungkin membawa teman-temannya, yang tentunya memberi keuntungan bagi pemerintah, pengusaha, dan juga masyarakat kota Bitung” pungkasnya.

Menurut Jadwal, Kapal Pesiar yang dibuat di Italia ini akan berada di kota Bitung selama 10 jam yang kemudian melanjutkan pelayarannya menuju Malaysia.

Kamis, 05 Maret 2015

Lomban: Pemilik Ranmor Wajib Bayar PKB dan BBN-KB




Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi utara melaksanakan sosialisasi pajak bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bitung melalui Dinas Pendapatan Daerah Kota Bitung yang dilaksanakan ruang rapat Lantai IV Kantor Pemkot Bitung,rabu 4/3.
Kegiatan yang bertajuk Sosialisasi Peraturan Derah Nomor 7 Tentang Pendapatan Asli Daerah juga Dana Bagi Hasil Pajak antara Pemerintah Provinsi Sulut dengan Pemkot Bitung yang dibuka langsung Wakil Walikota Bitung M.J Lomban, SE, MSI didampingi Sekretaris Kota Bitung Drs. Edison Humiang, MSI  dan turut dihadiri oleh Dinas Pendapatan Daerah Kota Bitung, para Camat, Lurah se-Kota Bitung
Dalam laporan Kepala UPTD Bitung Dispenda Provinsi Sulut Ny. Jarina Bukidz, SE selaku pembawa materi menyampaikan Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dari sektor PAD yang masih merupakan kewenangan provinsi dan merupakan salah satu sumber pembiayaan pembangunan.
Sementara, Lomban dalam sambutan menyampaikan pelaksanaan sosialissi ini menjadi langkah yang strategis dalam upaya memacu meningkatkan perkembangan pembangunan daerah di Sulut dan Kota Bitung kedepan, melalui sumber pembiayaan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun Dana Bagi Hasil (DBH). Untuk itu diharapkan perlu adanya tindakan strategis untuk meraih peningkatan dan mengoptimalkan PAD seperti pajak dari Kendaran, Dimana pemilik kendaraan ditiap daerah wajib melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB), dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB), yang juga bertujuan untuk menghindari biaya Progresif Kepemilikaan Kendaran bermotor  “jelasnya.
 Saya mengajak kepada segenap perangkat kecamatan untuk mensosialisasikan hal ini dalam upaya untuk berpartisipasi dalam pembangunan melalui pembayaran pajak kendaraan dan biaya balik nama, sebab pembayaran pajak sangat berpengaruh bagi jalannya pembangunan di Kota Bitung yang didalamnya sangat membutuhkan sumber (PAD) dari pajak dan biaya balik nama, "Kunci Lomban.

Sambut Cap Go Meh dan MS Arcadia, Sondakh Himbau Masyarakat Bersikap Positif



Puncak Perayaan Cap Go Meh di kota Bitung akan dilaksanakan esok hari Kamis(5/3), di hari yang sama pula pada Pukul 07.00 Wita Kapal Pesiar MS Arcadia yang membawa wisatawan sebanyak 2.388 orang akan berlabuh di Pelabuhan Samudera kota Bitung.


Menyikapi hal ini, Walikota Bitung Hanny Sondakh menghimbau kepada masyarakat  kota Bitung untuk berpikir dan  bersikap positif serta terbuka baik dalam menyambut puncak perayaan Cap Go Meh maupun datangnya ribuan wisatawan asing dari Kapal Pesiar MS Arcadia.

Disampaikan Sondakh lewat perayaan Cap Go Meh dan menyambut kedatangan ribuan wisatawan asing ini, diharapkan kontribusi dan peran aktif dari masyarakat kota Bitung khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Menurut Sondakh hal ini penting karena dengan terlaksananya hal di atas mencerminkan bahwa masyarakat kota Bitung adalah masyarakat majemuk yang mampu melestarikan budaya Indonesia dan menjadikan kota Bitung menjadi salah satu kota yang aman dikunjungi bagi para wisatawan baik lokal maupun internasional.

“Pemerintah kota Bitung sangat mengapresiasi pelaksanaan puncak perayaan Cap Go Meh yang jatuh pada esok hari bertepatan dengan datangnya ribuan wisatawan asing, artinya para wisatawan  dapat menyaksikan secara langsung puncak perayaan tradisi Tiong hoa ini yang tentu saja memiliki keuntungan tersendiri bagi masyarakat kota Bitung dari segi ekonomi” tutup Sondakh

Rabu, 04 Maret 2015

Humiang Pantau Pembangunan Patung Tuhan Yesus di Lembeh



Sekretaris Kota Bitung Drs. Edison Humiang, MSI didampingi sejumlah Pimpinan SKPD Pemkot Bitung melakukan peninjauan pembangunan Patung Tuhan Yesus yang berada di pulau Lembeh tepatnya di Kelurahan Dorbolaang Kecamatan Lembeh Selatan. Selasa (3/3). 

Saat pemantauan Humiang menyampaikan bahwa pembangunan patung Tuhan Yesus Tinggal 50 persen Pekerjaannya dan tinggal menungggu finishing sebab sesuai Kehendak Walikota Bitung Hanny Sondakh target kita dalam penyelesaian jika tak ada halangan Bulan September 2015 tuntas dan segera diresmikan “jelasnya.
Ditambahkan, Pembangunan Patung Yesus ini memiliki Nilai religi dan merupakan swadaya serta dukungan dari warga Bitung, Tentunya Tekad kita patung ini akan menjadi ikon dan merupakan Suatu kebangaan warga Bitung dimana hal ini juga akan menjadi objek wisata dibitung “kunci Humiang.