Senin, 04 Mei 2015

Komponen Masyarakat Bitung Tolak ISIS



Ditandai dengan menandatangani spanduk raksasa, komponen warga, ormas juga mahasiswa dan pelajar bertekad menolak kehadiran Islamic States of Iraq and Syria (ISIS) dan berenti Jo Bagate.

Kegiatan Apel bersma komponen masyarakat ini digelar di Lapangan Upacara Kantor Walikota Bitung , kamis 30/4 dipimpin langsung Kapolres Bitung AKBP Hari Sarwono yang saat tersebut menegaskan bahwa ISIS bukanlah ajaran agama, melainkan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan merupakan paham radikal.
“ISIS tidak boleh berkembang di Indonesia terlebih khusus di Sulawesi Utara. Masyarakat tidak boleh terpengaruh akan ajakan kelompok tersebut yang mengklaim ajaran mereka benar,” tegas Kapolres.

Sementara, Pemerintah Kota Bitung melalui Sekretaris Kota Bitung Drs, Edison Humiang , MSI menyampaikan ISIS dan organisasinya tentu harus kita tolak dari Kota Bitung karena tidak sejalan dengan Visi Misi Pembangunan juga ajaran agama. Selain itu Pemerintah juga mendukung sepenuhnya Program Polda Sulut Tentang Brenti Jo Bagate, yang menginspirasi terhadap masyarakat akan bahaya Minuman Keras yang berdampak pada ancaman keamanan dalam diri dan lingkungan kita. “jelas Humiang.

Deklarasi yang juga menyerukan "Brenti jo bagate" (stop mengkonsumsi minuman keras) itu dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Pimpinn dan Angota DPRD Bitung, Anggota TNI/ Polri pimpinan ormas/LSM dan juga tamu undangan lainnya.

Husin Peduli Sektor Perindustrian Bitung



Wakil Walikota M.J Lomban menerim kunjungan kerja Menteri Perindustrin RI Saleh Husin beserta rombongan di Kota Bitung bertempat Gedung BPU Kantor Walikota Bitung, Kamis 30/4.
Lomban saaat menerima Kunjungan Menteri Perindustrian Saleh Husin menyampaikan Apresiasi, dimana kunjungan ini merupakan bentuk perhatian terhadap pembngunan Kota Bitung.

Dalam pertemuan Lomban menyampaikan keluhan dimana sektor perikanan di kota bitung terbentur revisi kebijakan Moratorium sehingga berdampak terhdap produksi sektor industri yang saat ini menurun. Tentunya dengan adanya hal ini kami berhrap agar Menperin dapat membantu untuk mengambil langkah atas kebijakan dimaksud, sebab Bitung memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar sehingga menjadikan sektor ini sebagai primadona dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara, Menperin menyampaikan, tujuan kunjungan kerja ini yakni dapat melihat, mendengar, serta mendapatkan masukan secara langsung di lapangan tentang kondisi dan permasalahan yang dialami oleh sektor industri yang pengembangannya menjadi tanggung jawab Kementerian Perindustrian. “tentunya segala permasalahan yang terjadi di bidang industri kami akan pelajari dan segera ditindaklanjuti melalui perumusan dan kebijakan pengembangan industri nasional”. “jelasnya.
Adapun permsalahan revisi penerapan kebijakan Moratorium akan kami koordinasikan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sambil berharap hal ini segera disetujui, memang sangat disesalkan jika sampai sektor industri di Kota Bitung tutup dikarenkan penerapan suatu kebijakan yang dianggap merugikan masyarakat dan daerah.  Ia pun mengharapkan kepada para pelaku usaha dapat terus bekerjasama dengan pemerintah dalam pengembangan industri di Bitung.
Ditambahkan, kami pemerintah pusat berkomitmen melakukan percepatan, penyebaran, dan pemera­taan pembangunan industri ke seluruh wilayah Indonesia melalui per­wilayahan industri. Sebab Pengembangan kawasan industri merupakan upaya dalam mendorong tumbuhnya industri nasional. Sedangkan, pengembangan kawasan industri di daerah merupakan upaya nyata untuk melakukan penyebaran industri, “ungkap Menperin.

Dibuka Khouni Lomban-Rawung Penyelengraan HKG dan BBGRM Kota Bitung Dimantapkan




Rabu 29/4 Bertempat Ruang sidang Lantai IV Kantor Pemkot Bitung, Wakil Ketua TP-PKK Kota Bitung Ny. Khouni Lomban-Rawung didmpingi Ketua DWP Kota Bitung Ny Telly Humiang-Muhaling membuka Rapat Tim Fasilitasi dalam rangka penyelengaraan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-43 dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM)XII Tingkat Kota Bitung Tahun 2015. Rapat ini diselengrakan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kelurahan (BPM-PK) Kota Bitung.

Sementara, Khouni selaku ketua panitia penyelengara dalam sambutan menyampaikan bahwa Tim fasilitasi yang terbentuk dapat memberikan wujud nyata tanggungjawab dalam menjalankan program kerja, serta meningkatkan koordinasi, sinkronisasi dan sinergitas dalam pelaksanaan program kegiatan yang berbasis dan berorientasi pemberdayaan masyrakat. “jelasnya.
Ditambahkan, PKK juga menapresiasi kepada pemerintah yang turut ambil bagian dalam kerjasama atas pelaksanaan kegiatan ini melalui kontribusi juga fasilitas, “ungkap Khouni.

Sementara, Sekretaris Kota Bitung Drs. Edison Humiang selaku penangungjawab panitia memberikan arahan dimana Tim harus kekerja dengan baik dan hasil laporan  ditunggu  selambatnya tanggal 28 mei 2015 beserta dokumentasi, Adapun laporan  kegiatan setiap bidang  dilaporkan kepada Walikota bitung yang nantinya secara berjenjang akan diteruskan kepada gubernur dan mendagri.

Disamping itu Kepala BPM-PK Kota Bitung Rahel Rotinsulu, SSTP MSI, yang juga selaku wakil ketua I menyampaikan penyelengraan ini digelar mulai Tanggal 1-31 Mei berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah Nomor 53 tgl 22 Desember 2000 tentang Gerakan PKK. Juga Peraturan Menteri Dalam Negeri No.42 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyelenggaraan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat serta Keputusan Walikota Nomor : 188.45/HKM/SK/56 / 2015, tahun 2015 tentang Pembentukan Panitia Pelaksana Peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga ke-43 dan Tim Fasilitasi Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat XII Tingkat Kota Bitung tahun 2015.
Adapun pelaksanaan penyelengaraan kegiatan ini berdasarksn bidang tugas yang dibantu SKPD terkit meliputi bidang kemasyarakatan, Ekonomi, Sosial Budaya dan agama serta lingkungan hidup. "jelas Rotinsulu.

Humiang Resmi Buka Dialog Kebudayaan Peringati Hardiknas


Rabu, 29/15. Bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Walikota Bitung, Drs. Edison Humiang, M.Si selaku Sekretaris Daerah Kota Bitung membuka secara resmi Dialog Kebudayaan Daerah dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2015. Dialog Kebudayaan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung diikuti oleh Kepala Sekolah se-Kota Bitung, Tokoh adat, Tokoh Budaya dan Tokoh Masyarakat.

Dalam sambutannya humiang menyampaikan bahwa salah satu upaya untuk mewujudkan bangsa yang cerdas, unggul dan mampu bersaing adalah dengan proses pendidikan yang terencana secara konseptual, sistematis, menyeluruh dan berkelanjutan. “ Proses pendidikan yang baik dapat mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik pada masa sekarang maupun masa yang akan datang, “ tuturnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber pemerhati kebudayaan yang akan menyajikan materi tentang peranan budaya dalam pembangunan kota Bitung dan dirangkaikan dengan tarian adat dan musik daerah.

Khouni Dipuji Memiliki Jiwa Melayani



Wakil Ketua TP-PKK Kota Bitung Ny. Khouni Lomban-Rawung dinyatakan sebagai Perempuan yang memiliki “Jiwa Melayani”, dimana beliau sangat aktif dalam berbagai peran Perempuan dalam pembangunan.
Demikian ungkapan Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia Perwakilan Kota Manado Nona Fonny The saat menyampaikan apresiasi dan arahan kepada segenap pengurus dan anggota TP-PKK juga kaum perempuan Kota Bitung, dalam rangka sosialisasi mengenai Edukasi Pasar Modal dalam rangka memperingti Hari Kartini ke-136 yang mengambil tema “perempuan dan Kemandirian  Selasa, 28/4.
Sementara, Rawung berharap melalui sosialisasi yang disampaikan oleh pihak Bursa Efek Indonesia dapat bermanfaat dan memberikan makna pola pikir terhadap peran perempuan melalui tugas dan tanggungjawab kemandirian finansial dalam mengatur suatu kebutuhan belanja dan modal juga sistim investasi serta berbagai pengeloalaan bidang ekonomi lainnya. “papar Khouni.

Lomban : Jadikan PPB Junior sebagai Wadah Positif dalam Pendidikan


Wakil Walikota Bitung Max J. Lomban SE, MSI membuka Kegiatan Pemilihan Putra Putri Bitung (PPB) Junior Tingkat SMP dan SMA Kota Bitung bertempat Gedung Kesenian Kota Bitung, selasa 28/4.

dalam sambutan Wawali menyampaikan bahwa ajang PPB junior ini merupakan kompetisi pelajar, dimana tujuannya mendorong generasi muda untuk dapat berprestasi dalam berkarya dan berbudaya. “jadikanlah PPB ini sebagai wadah positif dalam berpendidikan”. “ajak Lomban.
ditambahkan, peserta diminta untuk terus belajar hingga pintar, serta harus memiliki keterampilan juga memahami ilmu pengetahuan dan teknologi dimana hal ini sangatlah penting dan berguna dalam jenjang masa depan generasi muda "pinta Lomban.

Sementara, Ketua Pembina Ikatan Putra Putri Bitung (IPPB) Leonardo Axel Galatang menyampaikan PPB Junior diikuti 116 Peserta tingkat SMP dan SMA se-Kota Bitung lewat seleksi dan audisi di tiap-tiap sekolah. Jelasnya.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaa Kota Bitung Ferdinand Tangkudung, SIP MSI, Kepala Dinas Pariwista Dra. Betty Worung juga Nick A. Lomban.

Humiang Terima Wakil Presiden CCPIT Guandong



Selasa, 28/4. Kunjungan Delegasi dari China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT) Guandong dibawah pimpinan Wakil Presiden CCPIT Guandong Mr. Luo Bingzhi diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Bitung Drs. Edison Humiang, M.Si bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Jenny Karouw, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bitung, Drs. Benny Lontoh, MA, Pejabat SKPD Kota Bitung serta Pejabat instansi lainnya. Kegiatan ini bertempat di Ruang Sidang Lantai IV Kantor Walikota Bitung.

Mr. Luo Bingzhi menyampaikan maksud kunjungan delegasi ini yaitu bertemu dengan badan promosi investasi lokal dan pihak pengelola Pelabuhan Samudera Bitung untuk berdiskusi serta menjalin kerjasama untuk membangun taman industri di Kota Bitung ini.

Humiang menyambut positif pada kunjungan delegasi  dari CCPIT Guandong dan lewat diskusinya menyampaikan bahwa kota Bitung ini dalam tahap persiapan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus, Pembangunan Jalan Tol Bitung-Manado, dan persiapan pelabuhan Bitung sebagai IHP. “ Kota Bitung kaya akan sumber hasil lautnya, yang hampir sebagian besar perekonomian berasal dari usaha perikanan dan secara strategis Pelabuhan Samudera Bitung terletak di bibir Samudra Pasifik yang nantinya akan menjadi jalur perdagangan dunia. “ ucapnya.