Jumat, 13 November 2015

Lomban Irup Peringati Hari Pahlawan




Wakil Walikota Bitung M.J Lomban menjadi Inspektur Upacara dalam memperingati Hari Pahlawan, pada selasa 10 november 2015 bertempat lapangan upacara Pemkot Bitung.
Upacara tersebut dihadiri Pimpinan FKPD anggota DPRD serta TNI/Polri Wakil Ketua TP-PKK, pimpinan SKPD, ASN, BUMN, BUMD juga para pelajar.
Dalam sambutan Wawali membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa yang isinya menyampaikan peringatan hari pahlawan dapat dijadikan sebagai cermin atau refleksi tentang pengorbanan, Keteladanan dan keteguhan untuk menggapai harapan masa depan dengan terus bekerja dalam rangka mewujudkan masyarakat adil dan sejahtera sebagai cita-cita perjuangan bangsa.
peringatan ini sebagai momentum untuk menumbuh-kembangkan nilai-nilai persatun, kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan sosial, olehnya nilai kepahlawanan sejatinya tidak akan pernah usang atau lekang dimakan jaman. Jadikan momentum peringatan ini selalu menjadi hal yang paling penting, karena dapat digunakansebagai barometer tentang seberapa kuat keyakinan kita terhadap nilai kejuangan dari suatu proses kehidupan berbabgsa dan bernegara.
diakhir sambutan Lomban mengajak kita untuk lebih meningkatkan persatuan demi terciptanya kedamaian yang lebih baik di KOta Bitung, dan mengingatkan kenetralan dan mensukseskan pilkada pada 9 Desember 2015 nanti. "ajak Wawali.

Sementara dalam kesempatan tersebut Sekretaris Kota Bitung Drs Edison Humiang MSI membacakan butir-butir pesan pahlawan, dimana hari pahlawan Tahun 2015 ini bertemakan "Semangat Kepahlawanan Adalah Jiwa Ragaku".

Sebelumnya Upacara peringatan ini pula dilaksanakan Pemkot Bitung di Taman Makam Pahlawan kelurahan kadoodan kecamatan madidir dan dipimpin Asisten Administrasi Umum Drs Malton Andalangi.
Adapun disela-sela peringatan hari pahlawan tersebut diserahkan pemenang undian Tabungan PNS oleh pihak Bank Sulut.

Selasa, 10 November 2015

Dibuka Ketua TP-PKK Provinsi Sulut, Kecamatan Madidir Gelar Penyuluhan Pertanian Tingkat Kecamatan




Pemerintah Kecamatan Madidir bekerjasama dengan TP-PKK Provinsi Sulut dan Kota Bitung serta Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan kehutan Provinsi Sulut menggelar penyuluhan pengelolaan hasil pertanian/perkebunan tingkat kecamatan yang dibuka langsung ketua TP-PKK Provinsi Sulut Dra Sri Rachayu Sumarsono bertempat aula kecamatan madidir,  sekaligus kunjungan kerja Ny Sumarsono di Kota Bitung Senin 9/11.

Ny Sumarsono dalam sambutan menyampaikan lewat penyuluhan ini diharapkan menjadi wujud Penggerak PKK untuk memberdayakan serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam upaya membuahkan kegiatan ekonomi keluarga agar dapat berusaha atau berbisnis dibidang indutri rumah tangga lewat kegiatan pengolahan/pengemasan produk pangan.
“Melalui kegiatan ini kita mempunyai kesempatan untuk memanfaatkan dengan baik, dengan tujuan sebagai upaya lebih meningkatkan pendapatan atau perekonomian keluarga”, “harap Ny Sumarsono.

Dalam kesempatan tersebut, Turut hadir Wakil Ketua TP-PKK Kota Bitung Ny Khouni Lomban-Rawung bersama Ketua DWP Kota Bitung Ny Telly Humiang-Muhaling camat Madidir Jane Wauran serta tim penyuluhan provinsi Pertranian Provinsi Sulut juga peserta penyuluhan yakni segenap pokja tim pengerak PKK se-Kota Bitung.

Pemkot Bitung Gelar Rapat Kamtibmas Menjelang Pemilukada

 
Menjelang Pemilihan Kepala Daerah serentak yang akan dilaksanakan bulan Desember nanti Pemerintah kota Bitung menggelar rapat Forkopimda yang dihadiri Wakil Walikota Bitung Maxmilian J Lomban, Kapolda Sulut Wilmar Marpaung, Danrem 131 Santiago, Sekertaris Daerah kota Bitung Edison Humiang, juga asisten I provinsi Sulut John Palandung serta Forkopimda kota Bitung.
Dalam rapat tersebut Lomban menuturkan bahwa perlu kesadaran dari semua elemen masayarakat tentang bagimana menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pilkada nanti sehingga pelaksanaan Pilkada boleh berjalan dengan aman dan damai sesuai dengan harpan kita semua "bersama-sama kita harus menjaga kamtibmas yang merupakan ciri khas masyarakat kota Bitung" tutur Lomban
Lanjutnya lagi secara bersama-sama ciptakn kedamian dengan cara tidak memprovokasi dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas yang disebarakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang tujuannya adalah untuk memecah belah persatuan dan kesatuan yang selama ini terjaga di kota Bitung."Masyarakat bersama dengan aparat pemerintahan yang ada terus bekerja sama dengan pihak Polri dan TNI, sehingga akan meminimalisir potensi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan tersebut.

Menteri Perdagangan Sambangi Kota Bitung





 Minggu, 8/11. Menteri Perdagangan Republik Indonesia  Thomas Lembong  bersama rombongan sambangi Kota Bitung yang diterima langsung oleh Wakil Walikota Bitung M. J. Lomban, SE. M.Si bersama GM Pelindo Bitung dan Kepala Bea Cukai Bitung serta Pejabat Pemkot Bitung. Kunjungan Kerja ini dalam rangka memantau perkembangan kota Bitung yang  dicanangkan sebagai solusi pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Bagian Timur. Menteri bersama rombongan melakukan pantauan langsung perkembangan pembangunan Kota Bitung dimana ditetapkannya Pelabuhan Samudera Bitung sebagai Pelabuhan Internasional dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bertempat di pelabuhan petikemas kota Bitung yang dilanjutkan di  lokasi KEK Bitung.

Lomban menyampaikan dalam laporannya bahwa kota Bitung yang ditetapkan sebagai Pelabuhan Internasional dan Kawasan Ekonomi Khusus oleh Pemerintah Pusat telah dalam tahap pembangunan. “ Untuk itu kami meminta dukungan dari Pemerintah Pusat khususnya dari Kementrian Perdagangan agar menseriusi dan memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan ini, “ tuturnya.

Tak lupa pula Lomban menyampaikan bahwa Kota Bitung yang penghasilan terbesar berasal dari perikanan mengalami penurunan akibat dari moratorium Perikanan dampaknya banyak buruh yang bekerja di pabrik ikan kaleng dirumahkan atau . “ Kami selalu menyampaikan hal ini ketika pejabat pusat melakukan kunjungan kerja di kota Bitung, agar hal ini diberi kebijaksanaan, “ tuturnya

Menteri pun menanggapi hal tersebut bahwa hal saran dan masukkan akan ditampung dan dibahas. “ Kami menerima saran dan masukan untuk ditindaklanjuti, “ tuturnya

Kota Bitung Masuk Nominasi Penerima Piala Adipura



Wakil Walikota Bitung M. J. Lomban didampingi oleh Kepala BLH Kota Bitung dan Kadis Kebersihan Kota Bitung menghadiri pelaksanaan program Adipura 2014-2015 dimana Kota Bitung masuk nominasi penerima penghargaan Piala Adipura untuk Kota Sedang terbesih  yang diselenggarakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia bertempat di Hotel Aryaduta Tugu Tani Jakarta pada tanggal 4 Nopember 2015.

Dalam program ini, diadakan presentasi yang dibawakan oleh Wakil Walikota Bitung dan dilanjutkan wawancara dengan dewan pertimbangan adipura, ahli persampahan dan ahli pemasaran dimana. Lomban dalam presentasinya menyampaikan terima kasih karena kota Bitung masuk dalam nominasi penerima penghargaan Piala Adipura. “ Kota Bitung merupakan kota terbersih hal ini dikuatkan dengan telah diterimanya penghargaan Adipura 8 (delapan) kali berturut-turut, “ tuturnya.

Lomban pun menambahkan bahwa kebersihan sudah membudaya pada masyarakat kota Bitung dimana setiap minggunya dilaksanakan Jumat Bersih dimana warga bersama RT dan Kepala Lingkungan beserta Aparat Pemerintahan melaksanakan kebersihan di area dekat denga tempat tinggal masing-masing. “ Penghargaan Adipura yang diraih sebelumnya merupakan bukti kerja keras pemerintah dan dukungan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, “ tuturnya.

Sondakh: ASN Tidak Disiplin Diberi Sanksi Tegas Sesuai Peraturan


Bitung. Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintahan Kota Bitung harus meningkatkan kedisiplinan, jika tidak akan diberikan sanksi tegas hal ini disampaikan oleh Walikota Bitung Hanny Sondakh. “ASN merupakan abdi Negara dan Masyarakat harus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, “ tuturnya.

“ Dengan komitmen itu, ASN harus menerapkan budaya disiplin baik etika dan moral serta loyalitas dan intregritas. “ Jika ada yang melanggar maka sanksi tegas akar dijatuhkan kepada ASN contohnya tidak hadir lima hari tanpa keterangan diberi teguran lisan. Jika 10 hari tidak hadir diberikan teguran tertulis dan bila sampai 46 hari tak ada keterangan, maka sanksinya berupa pemecatan, “ ungkapnya.

Hal ini sebagaimana diamanatkan dalam UU pada peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang kedisiplinan PNS dan peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara nomor 21 tahun 2010 dimana peraturan itu bertujuan  menjamin objektivitas pembinaan PNS yang dilakukan secara berjenjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sekot Pimpin Rapat Evaluasi APBD 2016



Sekretaris Daerah Kota Bitung Drs. Edison Humiang, M.Si didampingi Kepala Badan BPK-BMD Frangky Sondakh dan Kepala Bappeda kota Bitung Albert Sarese memimpin rapat percepatan evaluasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) , bertempat di Balai Pertemuan Umum(BPU) kantor Walikota Bitung, Selasa 3/11.

Dalam rapat Sekot membahas tentang sejauh mana realisasi tupoksi ditiap-tiap SKPD, terutama mengenai penyerapan anggaran yakni APBD, DAK dan DAU. Adapun pembahasan lainnya Persiapan bagi seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk tahun 2016 harus menyiapkan pelaksanaan surat keterangan tentang penetapan bendahara di masing-masing SKPD,’’pungkasnya.

Lanjut Humiang,  Pimpinan harus lebih meningkatkan peranan kinerja dan pro aktif dalam mengawasi penyerapan serta percepatan evaluasi anggaran ditiap SKPD-nya, selain itu sistem layanan publik penting adanya koordinasi antar instansi terkait guna memaksimalkan kebutuhan pelayanan bagi masyarakat agar lebih optimal“, “ tuturnya.