Lomban Hadiri Rapat Trase dan Detail Desain Pembangunan Jalur KA Mdo-Btg
Bertempat di Ruang WOC Kantor Gubernur Provinsi Sulut, Walikota Bitung Maxmilian J Lomban menghadiri Presentase Trase Jaringan Jalur Kereta Api Manado-Bitung, oleh Direktorat Jenderal Perkeetaapian Kementrian Perhubungan, (11/4).
Kegiatan dibuka oleh Asisten 2 Prov.Sulut Sanny Parengkuan dan Presentase disampaikan Ir.Titiek Masdini Agustriana,DEA selaku Kepala Subdirektorat Analisis dan Penanganan Kecelakaan, Direktorat Keselamatan Perkeretaapian bersama tim Kementrian Dirjen Perkeretaapian.
Dalam kesempatan itu Lomban mengatakan Pemerintah Kota Bitung sangat mendukung pembangunan jalur KA Manado-Bitung dan berusaha semaksimal mungkin agar proyek tesebut segera direalisasikan.
"saat ini yang kita butuhkan adalah informasi yang jelas, kapan ini akan berproses, bagaimana dan dokumen apa yang harus disiapkan Pemerintah kota Bitung maupun dua kabupaten kota lainnya" ungkap Lomban sembari menjelaskan Pemkot Bitung sudah mengakomodir Jalur Pembangunan Kereta Api dala Rencana Tata Ruang Wilayah namun masih belum disesuaikan dengan Trase dari Konsultan.
Lanjutnya lagi, jika dari pihak konsultan sudah menyiapkan trase yang pasti untuk pembangunan jalur KA tersebut,maka itu nantinya akan dimasukan pada RTRW kota Bitung tahun depan.
Adapun Pembangunan Jalur Kereta Api Manado Bitung sudah masuk dalam skala prioritas pemerintah pusat sesuai dengan Instruksi Pesiden RI Joko widodo, dengan perkiraan panjang 41.824 Km menghubungkan kota Manado, Air Madidi, dan Kota Bitung yang harus rampung tahun 2019.
Senin, 02 Mei 2016
Lomban : Tahun 2017, Fokus ke Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur
Lomban : Tahun 2017, Fokus ke Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur
Hal tersebut disampaikan Walikota Bitung Maxmilian J Lomban saat memimpin Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) kota Bitung Tahun 2017, digelar di Balai Pertemuan Umum, Kantor Walikota Bitung, Senin (11/4).
Menurut Lomban, sebagaimana yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulut melalui Gubernur Olly Dondokambey terkait dengan pembagian APBD Provinsi Sulut ke kabupaten/Kota tidak disamaratakan, melainkan mengedepankan skala prioritas dalam percepatan pembangunan, Demikian pula nantinya akan diberlakukan di Pemkot Bitung."Pembagian APBD Provinsi Sulut difokuskan ke Manado-Bitung, karena telah melalui koordinasi dengan kementrian ekonomi dan kemaritiman, dua daerah ini menjadi fokus pembangunan pemerintah pusat yang nantinya mampu diakselerasikan ke kabupaten/kota yang lain di Sulut" tutur Lomban yang saat itu juga didampingi Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri.
Untuk Kota Bitung, tambah Lomban, Percepatan Pembangunan pun akan melalui skala Prioritas yakni akan lebih fokus pada bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur. menurutnya dengan memprioritaskan ketiga bidang tersebut akan ada perubahan yang signifikan terhadap percepatan pembangunan di Kota Bitung kedepannya. "Peningkatan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan menjadi pilar utama dalam mempercepat pemerataan pembangunan di Kota Bitung." ungkapnya
Dikatakannya lagi, terealisasinya percepatan pembangunan di Kota Bitung adalah dengan meminimalisir angka kemiskinan, dimana presentase kemiskinan di kota Bitung meningkat dikarenakan moratorium menteri perikanan yang berpengaruh terhadap Industri Perikanan di kota Bitung, sehingga banyak perusahaan yang memberhentikan pekerjanya yang berdampak pada laju pertumbuhan ekonomi kota Bitung."Dengan teratasinya masalah ini, serta fokus pada bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur, saya yakin percepatan pembangunan di kota Bitung dapat terealisasi"ungkapnya
Dalam kesempatan itu Lomban menandatangani Berita Acara RKPD Musrembang tahun 2017, turut disaksikan oleh Ketua TP-PKK Kota Bitung Ny. Khouni Lomban Rawung, Plt.Setda Kota Bitung Malton Andalangi, DPRD kota Bitung, unsur Forkopimda dan instansi terkait lainnya.
Hal tersebut disampaikan Walikota Bitung Maxmilian J Lomban saat memimpin Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) kota Bitung Tahun 2017, digelar di Balai Pertemuan Umum, Kantor Walikota Bitung, Senin (11/4).
Menurut Lomban, sebagaimana yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulut melalui Gubernur Olly Dondokambey terkait dengan pembagian APBD Provinsi Sulut ke kabupaten/Kota tidak disamaratakan, melainkan mengedepankan skala prioritas dalam percepatan pembangunan, Demikian pula nantinya akan diberlakukan di Pemkot Bitung."Pembagian APBD Provinsi Sulut difokuskan ke Manado-Bitung, karena telah melalui koordinasi dengan kementrian ekonomi dan kemaritiman, dua daerah ini menjadi fokus pembangunan pemerintah pusat yang nantinya mampu diakselerasikan ke kabupaten/kota yang lain di Sulut" tutur Lomban yang saat itu juga didampingi Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri.
Untuk Kota Bitung, tambah Lomban, Percepatan Pembangunan pun akan melalui skala Prioritas yakni akan lebih fokus pada bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur. menurutnya dengan memprioritaskan ketiga bidang tersebut akan ada perubahan yang signifikan terhadap percepatan pembangunan di Kota Bitung kedepannya. "Peningkatan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan menjadi pilar utama dalam mempercepat pemerataan pembangunan di Kota Bitung." ungkapnya
Dikatakannya lagi, terealisasinya percepatan pembangunan di Kota Bitung adalah dengan meminimalisir angka kemiskinan, dimana presentase kemiskinan di kota Bitung meningkat dikarenakan moratorium menteri perikanan yang berpengaruh terhadap Industri Perikanan di kota Bitung, sehingga banyak perusahaan yang memberhentikan pekerjanya yang berdampak pada laju pertumbuhan ekonomi kota Bitung."Dengan teratasinya masalah ini, serta fokus pada bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur, saya yakin percepatan pembangunan di kota Bitung dapat terealisasi"ungkapnya
Dalam kesempatan itu Lomban menandatangani Berita Acara RKPD Musrembang tahun 2017, turut disaksikan oleh Ketua TP-PKK Kota Bitung Ny. Khouni Lomban Rawung, Plt.Setda Kota Bitung Malton Andalangi, DPRD kota Bitung, unsur Forkopimda dan instansi terkait lainnya.
Lomban-Mantiri Hadiri HUT Ke-101 GMIM Eden
Lomban-Mantiri Hadiri HUT Ke-101 GMIM EdenWalikota Bitung M.J Lomban bersama Wakil Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri mengahdiri ibadah syukur HUT ke-101 jemaat GMIM Eden Danowudu wilayah Bitung V pada Minggu 10/4.
Syukuran jemaat ini dirangkaikan dengan pelantikan panitia pelaksana HUT ke-185 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen serta HUT ke-82 GMIM Bersinode yang saat tersebut Walikota Bitung Max J.Lomban dilantik sebagai ketua panitia pelaksana
oleh Wakil Ketua BPS GMIM Pdt.Dr.Hein Arina.
Ibadah syukur HUT ke-101 mengambil perenungan melalui pembacaan Alkitab Yohanes 21:1-14 oleh Kadim Pendeta Arina yang menekankan mengenai kualitas serta kuantitas yang penting diperhatikan oleh seluruh kaum gereja.
“Berikan perhatian bagi generasi baru agar gereja yang membawa berkat seperti Yesus menampakan diri dengan kita tetap mempertahankan sifat kekristenan untuk mengandalkan Tuhan dalam menghadapi perkembangan Kota Bitung lebih maju,”ujar Arina.
Sementara, Ketua Panitia HUT ke-101 Yorry Lousan melaporkan bahwa berbagai acara perlombaan meriah sukses dilakukan mulai dari perayaan Paskah hingga puncak kegiatan hari ulang tahun sebagian besar merupakan swadaya jemaat.
Walikota Bitung Max J.Lomban dalam sambutan bertekad menjalankan kepercayaan dengan penuh tanggungjawab sehubungan dengan menjadi ketua panitia HUT PI dan Pendidikan Kristen sekaligus menyampaikan terimakasih dan mengucap selamat bagi jemaat Eden Danowudu berhari ulang tahunke-101.
Lanjutnya, meminta support kepada Sinode guna mensukseskan kegiatan dimaksud dan diharapkan segenap warga Jemaat GMIM di Kota Bitung saling bersinergi menunjukan kualitas dan kuantitas demi mendukung program pemerintah dalam bekerja, tentunya sehubungan dengan hal ini pula demi mewujudkan keluarga Kristen bahagia sejahtera, ”kata Lomban.
Hadir pula dalam ibadah syukur tersebut Asisten I Pemprov Sulut Drs.Jhon Palandung,Msi, Ketua TP-PKK Ny Khouni Lomban-Rawung dan Wakil TP-PKK Kota Bitung Ny. Rita Mantiri-Tangkudung, sejumlah pejabat SKPD, mantan-mantan pelayan khusus dan Pendeta se-wilayah Bitung V serta para undangan.
Lomban Pimpin Rapat P2KP
Lomban Pimpin Rapat P2KPBertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) pada acara Workshop Penyepakatan Data Hasil Baseline 100-0-100 Dan Profil Kawasan Permukaan Tingkat Kota Bitung Tahun 2016, yang di pimpin langsung Walikota Bitung Maximillian J.Lomban, M,Si, bersama Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri, rabu 13/16.
Dalam kesempatan Lomban mengatakan "Program pengentasan kemiskinan merupakan salah satu program prioritas yang akan mendapat perhatian dimasa kepemimpinan kami, sebagaimana yang tertuang dalam "VISI DAN MISI" kami, yaitu menurunkan tingkat pengangguran dan kemiskinan dan meningkatkan pendapatan Perkapita masyarakat serta meningkatkan drajat kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat Kota Bitung,"ujarnya.
Lanjut, Lomban "oleh karena itu pemerintah kota Bitung akan lebih fokus dan bahkan memprioritaskan penanggulangan kemiskinan itu dengan merespon terhadap semua upaya dan usaha dari setiap lembaga ataupun masyarakat yang mau terlibat dan atau melibatkan diri dalam pengentasan penanggulangan kemiskinan di kota ini." terangnya
Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Majelis Pembimbing Pramuka Cabang
Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Majelis Pembimbing Pramuka Cabang (Mabicab) dan Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bitung Periode 2015-2020 digelar di Balai Pertemuan Umum Kantor Walikota Bitung, Selasa, 09/04.
Pelantikan dilakukan oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Utara Vanda D. Sarundajang, SS, dimana Walikota Bitung Maxmilian J Lomban yang dilantik menjadi Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka dan Wakil Ketua Ir. Maurits Mantiri mengambil sumpah dan janji serta menandatangani berita acara sekaligus pemasangan Pin pramuka disaksikan oleh para undangan.
Dalam sambutannya Lomban mengatakan bahwa menjadi Ketua Majelis Pembimbing Pramuka Cabang Kota Bitung merupakan cita-cita dari dulu yang akhirnya terwujud."sekarang bukan hanya terwujud, tapi juga dipercayakan menjadi Ketua Kwarcab,"ujarnya
Lanjutnya lagi, dengan kepercayaan yang diberikan ini, bersama-sama dengan semua pengurus yang telah dilantik, tentunya akan melaksanakan tugas dengan baik dan bertanggung jawab.
sementara itu Ketua Kwartir Daerah Sulut Vanda Sarundajang, menekankan bagi seluruh Majelis dan Dewan pengurus Kwarcab Bitung hendaknya mengetahui lengkap anggaran dasar dan anggaran rumah tangga kepramukaan.
Sarundajang pun berharap ada sinergitas dan hubungan baik antar majelis dan dean pengurus agar Pramuka Kota Bitung makin kuat terutama menangkal kenakalan-kenakalan generasi muda yang bersifat merusak lingkungan dan bangsa.
Bersamaan itu pula Ketua Majelis Max Lomban melantik Dewan Pengurus Kwarcab Bitung yakni para wakil ketua, Sekretaris Julius Ondang dan puluhan anggota lainnya.
Pemkot Bitung dan Kanwil Kementrian Hukum dan Ham Sulut Gelar Sosialisasi Kewargane
Pemkot Bitung dan Kanwil Kementrian Hukum dan Ham Sulut Gelar Sosialisasi Kewarganegaraan
Walikota Bitung Maxmilian J Lomban dan Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri hadir dalam sosialisasi kewarganegaraan oleh Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Ham Sulawesi Utara, digelar di Ruang Sidang, Lantai IV, Kantor Walikota Bitung, 13/4. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala kantor wilayah Kementrian Hukum dan Ham Provinsi Sulawesi Utara DR.Sudirman D. Hury, SH, M.M.
Dalam sambutannya, Lomban mengatakan, Pemerintah Kota Bitung sangat merespon dan telah menindaklanjuti arahan Gubernur Provinsi Sulut, mengenai percepatan pendataan pemukim tanpa dokumen di kota Bitung.
"Menurut data yang diperoleh, dari Februari hingga Juni 2015, ada 1.492 orang penduduk tanpa dokumen yang tidak punya status kewarganegaraan yang jelas, khususnya warga Sangihe-Filipina yang tidak bisa bekerja di Kota Bitung." ungkap Lomban
Lanjutnya lagi, Masalah ini harus segera dituntaskan untuk memperjelas status hukum pemukim tanpa dokumen yang kebanyakan dari mereka berprofesi sebagai Nelayan. "Jika mereka (nelayan tanpa dokumen) bisa memiliki dokumen yang sah, tentunya bisa melaut secara legal, unit pengolahan ikan di kota Bitung dapat berproduksi dan tenaga kerja dapat terserap sesuai yang diharapkan" jelas Lomban
Lomban berharap aparat pemerintahan yang ada di Kecamatan, Kelurahan dan instansi terkait lainnya mendukung penyelesaian masalah ini, dengan berkoordinasi dengan Kanwil Kemenkumham maupun Pemerintah Provinsi Sulut yang didalamnya ada tim terpaduyang akan melakukan verifikasi data pemukim tanpa dokumen di Kota Bitung."Agar data yang diperoleh benar-benar data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan"pungkasnya.
Walikota Bitung Maxmilian J Lomban dan Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri hadir dalam sosialisasi kewarganegaraan oleh Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Ham Sulawesi Utara, digelar di Ruang Sidang, Lantai IV, Kantor Walikota Bitung, 13/4. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala kantor wilayah Kementrian Hukum dan Ham Provinsi Sulawesi Utara DR.Sudirman D. Hury, SH, M.M.
Dalam sambutannya, Lomban mengatakan, Pemerintah Kota Bitung sangat merespon dan telah menindaklanjuti arahan Gubernur Provinsi Sulut, mengenai percepatan pendataan pemukim tanpa dokumen di kota Bitung.
"Menurut data yang diperoleh, dari Februari hingga Juni 2015, ada 1.492 orang penduduk tanpa dokumen yang tidak punya status kewarganegaraan yang jelas, khususnya warga Sangihe-Filipina yang tidak bisa bekerja di Kota Bitung." ungkap Lomban
Lanjutnya lagi, Masalah ini harus segera dituntaskan untuk memperjelas status hukum pemukim tanpa dokumen yang kebanyakan dari mereka berprofesi sebagai Nelayan. "Jika mereka (nelayan tanpa dokumen) bisa memiliki dokumen yang sah, tentunya bisa melaut secara legal, unit pengolahan ikan di kota Bitung dapat berproduksi dan tenaga kerja dapat terserap sesuai yang diharapkan" jelas Lomban
Lomban berharap aparat pemerintahan yang ada di Kecamatan, Kelurahan dan instansi terkait lainnya mendukung penyelesaian masalah ini, dengan berkoordinasi dengan Kanwil Kemenkumham maupun Pemerintah Provinsi Sulut yang didalamnya ada tim terpaduyang akan melakukan verifikasi data pemukim tanpa dokumen di Kota Bitung."Agar data yang diperoleh benar-benar data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan"pungkasnya.
Lomban Buka MTQ Tingkat Kota Bitung
Lomban Buka MTQ Tingkat Kota Bitung
Walikota Bitung M.J Lomban SE MSI membuka Musabaqoh Tilawatil Qur`an (MTQ) ke XXVI tingkat Kota Bitung Tahun 2016 bertempat Masjid Jami Annur Kelurahan Girian Bawah Kecamatan Girian, Senin 11/4.
Pelaksanan MTQ ini digelar 11 sampai 14 April 2016 dan Pembukaannya ditandai dengan pemukulan Bedug Oleh Lomban didampingi Ketua TP-PKK Kota Bitung Ny Khouni Lomban-Rawaung bersama Kakanwil Kemenag Sulut H. Suleman MPd Kakan Kemenag Bitung Ulyas Taha dan disaksikan segenap tamu dan undangan yang hadir.
dalam sambutan Walikota Bitung mengapresiasi pelaksanaan kegiatan MTQ tersebut sebagai wujud perekat tali silaturahim dan mempererat hubungan antar umat beragama dikota Bitung.
menurutnya, Kota Bitung didiami oleh seluruh agama resmi yang ada di Indonesia. Marilah kita jaga terus menjaga kesatuan dan persatuan dan tingkatkan kerukunan, Oleh karenanya seluruh umat beragama harus menjadikan perbedaan merupakan karunia dan keindahan untuk membangun kota Bitung menjadi lebih baik lagi.
Lanjutnya,lewat Kegiatan MTQ ini diharapkan para peserta dapat menciptakan prestasi, karena ini merupakan hal yang penting dalam membina pengetahuan untuk menjunjung tinggi religi.
Disamping itu, Lomban berjanji siap mengkawal Qori dan Qoriah Bitung untuk untuk mengikuti MTQ Tingkat Sulawesi Utara yang akan diselenggarakan pada bulan mei mendatang di Kabupaten Minahasa Tenggara, semoga semua peserta dapat tampil baik dan maksimal sehingga bisa mengukir prestasi. “kunci Lomban.
Walikota Bitung M.J Lomban SE MSI membuka Musabaqoh Tilawatil Qur`an (MTQ) ke XXVI tingkat Kota Bitung Tahun 2016 bertempat Masjid Jami Annur Kelurahan Girian Bawah Kecamatan Girian, Senin 11/4.
Pelaksanan MTQ ini digelar 11 sampai 14 April 2016 dan Pembukaannya ditandai dengan pemukulan Bedug Oleh Lomban didampingi Ketua TP-PKK Kota Bitung Ny Khouni Lomban-Rawaung bersama Kakanwil Kemenag Sulut H. Suleman MPd Kakan Kemenag Bitung Ulyas Taha dan disaksikan segenap tamu dan undangan yang hadir.
dalam sambutan Walikota Bitung mengapresiasi pelaksanaan kegiatan MTQ tersebut sebagai wujud perekat tali silaturahim dan mempererat hubungan antar umat beragama dikota Bitung.
menurutnya, Kota Bitung didiami oleh seluruh agama resmi yang ada di Indonesia. Marilah kita jaga terus menjaga kesatuan dan persatuan dan tingkatkan kerukunan, Oleh karenanya seluruh umat beragama harus menjadikan perbedaan merupakan karunia dan keindahan untuk membangun kota Bitung menjadi lebih baik lagi.
Lanjutnya,lewat Kegiatan MTQ ini diharapkan para peserta dapat menciptakan prestasi, karena ini merupakan hal yang penting dalam membina pengetahuan untuk menjunjung tinggi religi.
Disamping itu, Lomban berjanji siap mengkawal Qori dan Qoriah Bitung untuk untuk mengikuti MTQ Tingkat Sulawesi Utara yang akan diselenggarakan pada bulan mei mendatang di Kabupaten Minahasa Tenggara, semoga semua peserta dapat tampil baik dan maksimal sehingga bisa mengukir prestasi. “kunci Lomban.
Langganan:
Postingan (Atom)
