Kamis, 04 Agustus 2016

Menpar Dukung Pariwisata Kota Bitung


Menteri Pariwisata RI Dr. Ir. Arief Yahya mendukung soft launching Bitung Bahari Berseri (B3) yang rencananya akan digelar pada Tanggal 4 September 2016 di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Hal tersebut disampaikan Menpar pada seminar Membangun Pariwisata di Sulawesi Utara bertempat di Gedung Graha Pena, Manado bebeapa waktu lalu. Menurut Yahya, pada soft launching nanti selain B3  juga akan di perkenalkan pesona wisata yang ada di kota Bitung yang dikenal dengan Lima Pesona yakni Pesona Bahari, Flora, Fauna, Pesona Wisata Industri, dan Wisata ke tempat bersejarah/Religi, ditambah salah satu event yang ada di kota Bitung yakni Festival Pesona Selat Lembeh masuk dalam Kalender Pariwisata Nasional. "Semua kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Kementrian Pariwisata RI, karena turut mensukseskan program pemerintah pusat untuk pengembangan Pariwisata di Indonesia khususnya di Sulawesi Utara, "jelas Menteri Pariwisata terbaik di ASEAN ini.

Menteri menjelaskan bahwa pariwisata merupakan sektor krusial yang menyumbang pertumbuhan ekonomi (Produk Domestik Bruto/PDB) sebanyak 10 persen dari jumlah presentasi sektor penyangga ekonomi daerah dan memberikan devisa yang cukup serius bagi daerah pengelola wisata. "Yang paling penting Pariwisata adalah sektor yang paling murah dan mudah menyerap tenaga kerja, "jelasnya.

Sementara itu Walikota Bitung Maximiliaan J. Lomban mengapresiasi dukungan yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementrian Pariwisata yang telah membantu Pemkot Bitung untuk suksesnya soft launhing B3 nanti. Dirinya berharap semua SKPD/Instansi terkait untuk mempersiapkan berbagai hal terkait dengan pergelaran kegiatan tersebut sehingga dapat terlaksana sesuai dengan yang telah direncanakan.

Rabu, 03 Agustus 2016

Kerukunan Masyarakat di Kota Bitung Tetap Terjaga


Selasa 2 Agustus 2016, Walikota Bitung Maximilian J. Lomban, SE, M.Si. dan Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri bersama Forkopimda, FKUB, MUI, Dandim 1310 Bitung, Wakapolres Bitung serta perwakilan LSM dan Ormas mengadakan diskusi interaktif dalam coffee morning bersama  bertempat di Riverside Resto n' Cafe. Diskusi ini membahas tentang bagaimana Pemerintah Kota Bitung, Aparat TNI dan POLRI beserta masyarakat kota Bitung agar dapat menjaga keharmonisan yang terjalin selama ini. 
 
Dengan perbedaan latar belakang suku, agama dan ras yang berbeda dari masyarakat yang ada di kota Bitung, maka kerukunan menjadi hal yang utama untuk harmonisasi dan  kelanjutan pembangunan di Kota Bitung ini. Menyinggung mengenai pemberitaan beberapa waktu yang lalu oleh media yang tidak bertanggung jawab mengenai keadaan yang ada di kota Bitung tentang intimidasi terhadap satu agama oleh agama yang lain, dimana semua pemberitaan itu merupakan berita yang tidak benar, berita yang memprovokasi yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak mau melihat kemajuan tercipta di Kota Bitung.

Dalam kesempatan ini, Walikota Bitung menegaskan dan mengharapkan agar para oknum yang sengaja menjatuhkan citra kota Bitung ini segera di tindaklanjuti oleh aparat terkait guna mencegah adanya isu-isu yang dapat merugikan kota Bitung kedepannya dan demi kerukunan, ketentraman dan kedamaian yang tercipta. Lomban juga meminta kepada segenap awak media dalam hal ini para wartawan untuk lebih teliti lagi dalam menyaring sebuah sumber berita sehingga hal-hal seperti yang terjadi belakangan ini yang diberitakan oleh beberapa media yang tidak bertanggung jawab itu terulang. "Saya juga meminta kerjasama dari para insan pers untuk nantinya dapat bersama-sama dengan Pemerintah Kota Bitung". tandasnya.

Diskusi juga membahas tentang Program Pemerintah untuk Kota Bitung dibidang Pariwisata yang menjelaskan tentang Program B3-5P. "Bilamana diberitakan bahwa di Kota Bitung terjadi intimidasi satu golongan Agama oleh Agama yang lain, maka Investor nantinya akan takut dan tidak mau untuk berinvestasi di Kota Bitung. Mereka tidak mau rugi dan juga tidak mau kemungkinan terburuk terjadi kepada mereka. sedangkan kita di Kota Bitung mengharapkan Kota Bitung ini "terjual" untuk Investor demi memajukan perekonomian masyarakat kota Bitung". Lanjut Lomban. "Pada intinya, saya bersama Pak Wakil Walikota selaku Pemerintah Kota Bitung berharap kerukunan di kota Bitung harus tetap terjaga, masyarakat juga dapat bersinergi dengan Pemerintah demi kemajuan Kota Bitung yang kita cintai ini, "tutup Lomban.

Lomban: Genjot Sektor Pariwisata Bitung

 
Dalam rangka mensukseskan sektor pariwisata di kota Bitung, Walikota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban, SE, M.Si didampingi Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri serta Plt. Sekretaris Kota Bitung Drs. Malton Andalangi menggelar rapat koordinasi dan evaluasi bersama segenap pimpinan SKPD, Camat dan Lurah. Rapat yang digelar Senin 1/8 bertempat Balai Pertemuan Umum (BPU) Pemkot Bitung tersebut membahas tentang kesiapan dan perencanaan peningkatan pemanfaatan pariwisata di Bitung. Dimana rencana soft opening pariwisata Kota Bitung lewat Bitung Bahari Berseri (3B) akan digelar pada 4 September 2016 di Jakarta dan pelaksanaan direncanakan pada tanggal 8-10 oktober 2016 di Kota Bitung.  

Lomban dalam arahannya meminta segenap pimpinan SKPD agar turut  mensukseskannya dimana kita harus menyusun strategi dalam upaya pengembangan destinasi. Selain itu dimintakan pula kepada masyarakat Kota Bitung untuk berperan memperbaiki dan menata keindahan lingkungan serta dapat menunjukan sikap yang ramah dalam menyambut wisatawan. dimana sekitar tujuh ribu wisatawan dari Negara Cina akan bertandang ke Bitung,"ujar Lomban.

Tentunya lewat hal ini kita harus menunjukan kesuksesan sehingga para turis yang berkunjung merasa puas bahkan dampaknya langsung akan dapat dirasakan masyarakat dan para pebisnis yang bergerak di bidang pariwisata, seperti hotel, restoran, tempat oleh-oleh, dan lainnya. Pemkot dalam hal ini sebagai fasilitator dan berharap bersama unsur masyarakat lain bersatu-padu memajukan pariwisata sehingga menjadikan Bitung Hebat,” kunci Lomban.

Selasa, 02 Agustus 2016

PMR Kontingen Bitung Raih Peringkat 1 Nasional



Tiada prestasi tanpa kerja keras, demikian ungkapan yang dapat disematkan bagi Kontingen PMR Kota Bitung yang tergabung dalam Kontingen Sulawesi Utara dalam perhelatan JUMBARA PMR VIII di Pangkep, Sulawesi Selatan. PMI Bitung sendiri dalam mempersiapkan Kontingen yang akan mengikuti Jumbara Nasional telah melaksanakan seleksi sewaktu Jumbara tingkat Kota Bitung diKompleks CDC, Kadoodan beberapa waktu yang lalu dengan Nick Adicipta Lomban,SE sebagai ketua Panitia yang menghasilkan 24 PMR putra putri terbaik dari Sekolah-sekolah Se-Kota Bitung dilanjutkan pemusatan latihan di Markas PMI Kota Bitung selama 9 hari dan dilanjutkan pemusatan latihan bersama PMR Kabupaten/Kota lainnya se-Sulawesi Utara diTondano selama 5 hari.
 
Ketua PMI Kota Bitung Dra Khouni Lomban Rawung, M.Si turut meninjau langsung dan memberi semangat bagi anak-anak PMR yang sementara berlaga, begitupun ketika menjemput kedatangan kontingen yang membawa harum nama Sulawesi Utara. Rawung juga menjemput langsung, didampingi pengurus dan para Kepala Sekolah dengan memberi pengalungan bunga bagi para peserta. "Saya turut bangga melihat kerja keras anak-anak PMR yang didukung orang tua, guru-guru dan para fasilitator PMR menghasilkan prestasi, ini adalah perjuangan kita semua, pengorbanan kita bersama tidaklah sia-sia, teruslah berprestasi dan berkarya, pembinaan PMR adalah salah satu prioritas PMI Kota Bitung mewujudkan relawan yang tangguh, terimakasih semuanya" ujar Ketua PMI kota Bitung.

Dengan anggota tim sebanyak 24 peserta PMR, 3 guru pembina dan 2 KSR pendamping, Kontingen Bitung yang bergabung dalam Kontingen Sulawesi Utara membuktikan kelasnya yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Peserta terdiri dari PMR Mula 8 orang, PMR Madya 7  orang, PMR Wira 9 orang serta tiga orang pembina pendamping PMR di masing-masing tingkatan. Sebelumnya, Ketua PMI Kota Bitung juga mengikuti kegiatan lima tahunan tersebut, yang berarti bahwa PMI Kota Bitung selalu mensuport kegiatan-kegiatan seperti ini yang tentunya berdampak positif bagi para generasi muda di Kota Bitung, serta mewakili Pemerintah Kota Bitung, Ketua PMI Kota Bitung Dra. Khouny Lomban-Rawung, MSi. mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh peserta utusan Kota Bitung yang mengikuti JUMBARA.

Mantiri Khadim Dalam Acara HUT Jemaat Bukit Sion


 
Minggu 31 Juli 2016, Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri menjadi Khadim dalam acara Hari Ulang Tahun Ke-51 Jemaat GMIM Bukit Sion Kelapa Dua Lembeh Utara Wilayah Bitung IV. Dalam khotbahnya, Mantiri mengharapkan agar Jemaat Bukit Sion untuk lebih berkembang, terlebih menjadi panutan serta selalu mencerminkan teladan Yesus Kristus ditengah masyarakat, sehingga senantiasa membawa damai untuk kesejahteraan bersama. Menjadi garam dan terang dunia adalah hal yang mutlak untuk jemaat GMIM Bukit Sion Kelapa Dua.

Reuni Alumni Fekon Unsrat, Lomban Minta Promosikan Bitung


Reuni Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi digelar di Rumah Dinas Walikota Bitung dan di hadiri puluhan Alumni dari berbagai angkatan,  Sabtu, 30/7 kemarin. Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban sangat berterima kasih dan mengapresiasi kedatangan para Alumni yang datang dengan berbagai profesi tersebut baik pejabat maupun pengusaha untuk bertemu kangen,"Kegiatan ini juga untuk mempromosikan keberadaan kota Bitung dengan berbagai destinasi Wisatanya" ujar Lomban didampingi Ketua TP-PKK kota Bitung Ny. Khouni Lomban Rawung.

Menurut Lomban kedatangan rekan-rekan Alumni selain untuk bertemu kangen juga melihat perkembangan kota Bitung yang telah ditetapkan untuk menjadi prioritas pembangunan pemerintah pusat di Indonesia Timur dengan di tetapkannya KEK Bitung dan International Hub Port ditambah lagi dengan pembangunan jalan Tol Manado-Bitung serta pengembangan jalur Rel Kereta Api,"di Bitung mereka  melihat lokasi pengembangan KEK  yang kemudian dilanjutkan ke Terminal Peti Kemas dan Tempat Pelelangan Ikan" Jelas Lomban

Dalam kesempatan itu juga Lomban berharap rekan-rekan Alumni Fekon Unsrat membantu memperkenalkan kota Bitung ke mata dunia yang selama ini juga menjadi program prioritas Pemerintah Kota Bitung untuk memperkenalkan Bitung dengan berbagai pesona wisata yang ada baik itu Wisata Bahari, keunikan Flora dan Fauna serta keberadaan sektor Industri dan Lokasi wisata Religi/Sejarah yang belum banyak diketahui para wisatawan.

PENCANANGAN HUT RI KE-71 DI KOTA BITUNG



Seluruh kegiatan dalam rangka memperingati Dirgahayu Kemedekaan Republik Indonesia Ke-71 di Kota Bitung dicanangkan oleh Walikota Bitung Maxmilian Jonas Lomban bertempat di Lapangan Upacara Kantor Walikota Bitung, Senin 1 Agustus 2017. Acara yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Anak Nasional itu ditandai dengan pelepasan balon yang diikuti oleh Wakil Walikota Maurits Mantiri, Wakil Ketua TP PKK Rita Tangkudung, Sekretaris Daerah Malton Andalangi juga Ketua Forum Anak Daerah kota Bitung.

Dalam sambutannya Lomban menyampaikan bahwa Anak adalah amanah sekaligus karunia Tuhan Yang Maha Esa yang senantiasa harus kita jaga karena dalam dirinya melekat harkat, martabat dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi. Hak asasi anak merupakan bagian dari Hak Asasi Manusia (HAM) yang termuat dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan Konvensi PBB tentang Hak-hak Anak.

Lomban juga menekankan bahwa pada kenyataanya anak sering menjadi pihak yang tidak diperhitungkan baik suara dan kepentingannya sehingga anak menjadi kelompok yang rentan terhadap perdagangan manusia, kekerasan, ekploitasi, pelecehan seksual serta bentuk-bentuk kekerasan lainnya. Kita sering lupa bahwa merekalah yang akan meneruskan pembangunan, namun suarannya sering tidak didengar.

Diakhir sambutannya Lomban berpesan agar mari berkomitmen untuk tetap bersama melindungi anak-anak kita sebagai wujud kepedulian seluruh Bangsa Indonesia terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak Indonesia termasuk anak-anak di kota Bitung agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Dengan mendorong seluruh keluarga yang ada di kota Bitung ini untuk menjadi  lembaga pertama dan terutama dalam pengasuhan yang berkualitas, memiliki pengetahuan, ketrampilan dan pemahaman yang komprehensif dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak, sehingga akan menghasilkan generasi penerus cita-cita Bangsa yang yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia dan cinta Tanah Air.