Selasa, 16 April 2013
HUMIANG," PASAR GIRIAN TIDAK AKAN DITUTUP DAN BEROPERASI SEBAGAIMANA KESEPAKATAN
Berbagai keluhan pedagang pasar girian melalui forum masyarakat Girian Weru I beberap akhir lalu yang merasa dirugikan jika pasar Girian direlokasi ke pasar Pinasungkulan Sagerat, dengan perdebatan yang alot melalui rapat dengar pendapat yang dipimpin oleh ketua DPRD kota Bitung Santy Luntungan, ST. akhirnya menemui kesepakatan, dimana tim pemerintah kota Bitung yang dipimpin oleh sekretaris daerah kota Drs. Edison Humiang didampingi oleh assiten I bidang pemerintahan dan kesra Fabian Kaloh, SIP.MSi, asisten II bidang pembangunan dan ekonomi Dra. Dahlia Kaeng, MS. kadis pasar Drs. Arnold Karamoy, kadis Tataruang Steven Tuwaidan,S.Sos.MSi dan kadis perhubungan Rahel Rotinsulu, SSTP. bersama forum masyarakat Girian Weru I yang dipimpin oleh Alo Pulukadang, Dr. Sunny Rumawung dkk. menandatangani 14 butir kesepakatan yakni :
1. Bahwa forum aspirasi masyarakat didalamnya terdiri dari tokoh - tokoh masyarakat pasar Girian dan pemilik toko mendukung sepenuhnya upaya pemerintah dalam rangka penataan pasar Girian
2. Penataan pasar Girian dilakukan di drynase - drynase didalam lokasi pasar agar tercipta keserasian, keteraturan dan keindahan.
3. Bahwa forum aspirasi masyarakat didalamnya terdiri dari tokoh - tokoh masyarakat pasar Girian dan pemilik toko akan membantu pemasaran/promosi pasar Pinasungkulan.
4. Para pedagang yang telah berjualan di pasar Pinasungkulan Sagerat, tidak diperkenankan kembali ke pasar Girian.
5. Forum aspirasi masyarakat didalamnya terdiri dari tokoh - tokoh masyarakat pasar Girian dan pemilik toko tidak akan melarang para pedagang berjualan di pasar Pinasungkulan Sagerat
6. Semua komoditi dalam tonase besar ( grosir ) penyalurannya melalui pasar Pinasungkulan Sagerat.
7. Mencabut surat pemberitahuan dari dinas Perhubungan nomor 551/hub-sek/IV/83/2013 tanggal 1 April 2013 perihal pemberitahuan dan mengatur jalur kendaraan angkutan umum melewati pasar Girian sampai dengan jalur angkutan umum melewati pasar Pinasungkulan Sagerat sampai penertiban angkutan khusus yang ada di pasar Giriran
8. Penataan/penertiban angkutan khusus penumpang yang parkir di pasar Girian berdasarkan ketentuan peraturan perundang -undangan yang berlaku
9. Pemerintah kota Bitung mencabut surat yang dikeluarkan oleh dinas Tataruang kota Bitung.
10. Proses pembongkaran bangunan, kios dan lapak diatas ruang milik jalan dilakukan oleh pemilik bangunan dan lapak serta dibantu oleh forum aspirasi masyarakat ( FAM )
11. Adapun luas wilayah yang ditata adalah semua jalan yang menuju pasar Girian
12. Para pedagang tidak akan berjualan di daerah ruang milik jalan ( RUMIJA )
13. Proses kesepakatan penataan bangunan, kios dan lapak ditandai dengan tanda silang ( X ) dilakukan oleh dinas Tataruang kota Bitung bersama - sama forum aspirasi masyarakat
14. Lokasi pasar pemerintah kota Bitung yang berstatus quo, tidak akan dipagar dan menjadi tanggungjawab forum aspirasi masyarakat kelurahan Girian weru satu untuk mengawasi pedagang agar tidak berjualan di tempat tersebut.
Sondakh ba blanja di Pasar Pinasungkulan
(12/04) Walikota Bitung Hanny Sondakh bersama PNS Kota Bitung melakukan kegiatan Jumat Bersih di Pasar Pinasungkulan. Kegiatan yang dimulai pada pukul 06.00 wita ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Edison Humiang, Assisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Dahlia Kaeng, Kepala SKPD dan seluruh PNS di Kota Bitung. Setelah melakukan kegiatan bersih-bersih Sondakh mengajak semua wartawan Biro Bitung untuk Coffee Morning di salah satu kios Pasar Pinasungkulan.
Bersama rombongan PNS dan Wartawan Sondakh mengunjungi kios-kios tempat berjualan untuk berbelanja. Turut juga terlihat berbelanja Ketua TP-PKK Kota Bitung Ny. Josephine Sondakh Taroreh dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bitung Ny. Telly Humiang Muhaling.
Jumat, 12 April 2013
SONDAKH TERIMA DEMO BURUH
Ratusan buruh yang tergabung dalam federasi serikat buruh Kamiparho kota Bitung yang dipimpin Rusdianto Makahinda, kamis (11/4 ) menggelar demo di kantor walikota Bitung, aksi demo ini berjalan dengan damai dan dijaga puluhan aparat kepolisian resort kota Bitung. menurut ketua Kamiparho Rusdianto Makahinda yang juga koordinator aksi menuturkan bahwa PT. Delta Pacivik Indotuna dan PT. Alians Internasional tidak melaksanakan amanat Undang - undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan sehingga sangat merugikan para buruh," kami minta ketegasan pemerintah kota Bitung untuk menyelesaikan masalah ini, masalah ini sudah lama kami sampaikan dan sampai saat ini belum ada penyelesaian dari pihak perusahaan oleh sebab itu kami minta ketegasan dari pemkot Bitung," ujarnya. berbagai pelanggaran di lakukan mereka sehingga kami minta agar :
1. Merealisasikan pembahasan perjanjian kerja bersama ( PKB )
2. Realisasikan hak pekerja yang sudah pensiun
3. Bayarkan pesangon pekerja yang sudah meninggal
4. Jangan menerima pekerja dibawah umur
5. Jalankan peraturan perusahaan dan Undang - undang nomor 13 tahun 2003
Keluhan para buruh diterima langsung walikota Bitung Hanny Sondakh didampingi asisten II bidang pembangunan dan kesra Dahlia Kaeng, kabag ekonomi Jemmy Lesar, dan kabag humas Erwin Kontu. mendengar aspirasi para buruh Sondakh menuturkan bahwa pada prinsipnya pemerintah kota Bitung siap membantu, memfasilitasi dan menyelesaikan permasalahan ini oleh sebab itu kami akan panggil pimpinan perusahaan baik PT. Delta Pacifik Indotuna maupun PT. Alians Internasional," ujar Sondakh.
Selanjutnya Sondakh mempersilahkan para buruh untuk menempati ruang BPU dan akan berdialog dengan pimpinan perusahaan dan difasilitasi langsung oleh walikota Hanny Sondakh.
LOMBAN TEMUI DIRJEN CIPTA KARYA, PERJUANGKAN BLM PNPM MANDIRI
Wakil Walikota Bitung, Max J. Lomban, Selasa (9/4) menemui Dirjen Cipta Karya Kementrian PU di Jakarta. Kedatangan Lomban bersama Wakil Ketua DPRD, Maurits Mantiri dan Koordinator Kota PNPM Teddy Sulangi untuk memperjuangkan Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) untuk Kota Bitung. “ BLM ini sangat membantu mensejahterakan masyarakat, terutama masyarakat ekonomi menengah kebawah dan itu sementara kita perjuangkan,” kata Lomban. menurutnya, BML ini merupakan bagian dari PNPM sebagai program pemberdayaan masyarakat terbesar di tanah air. dimana dalam pelaksanaannya, program ini memusatkan kegiatan bagi masyarakat Indonesia paling miskin di seluruh wilayah kota dan perdesaan. “ Program ini menyediakan fasilitasi pemberdayaan masyarakat/kelembagaan lokal, pendampingan, pelatihan, serta dana BLM kepada masyarakat secara langsung,” katanya. Besaran dana BLM ini, dialokasikan sebesar Rp750 juta sampai Rp3 miliar per kecamatan, tergantung jumlah penduduk. dan seluruh anggota masyarakat diajak terlibat dalam setiap tahapan kegiatan secara partisipatif, mulai dari proses perencanaan, pengambilan keputusan dalam penggunaan dan pengelolaan dana sesuai kebutuhan paling prioritas di wilayahnya, sampai pada pelaksanaan kegiatan dan pelestariannya. “ Program ini didukung dengan pembiayaan yang berasal dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dana pinjaman/hibah luar negeri dari sejumlah lembaga pemberi bantuan dibawah koordinasi Bank Dunia.
Kamis, 11 April 2013
Sondakh Ikuti Rapat Fasilitasi Koordinasi Pimpinan Daerah
Walikota Bitung Hanny Sondakh, Rabu 10 April 2013 mengikuti rapat fasilitasi koordinasi pimpinan daerah se Sulawesi Utara yang dilaksanakan di Grand Kawanua Convention Center, Manado. Rapat yang bertemakan mengembangkan sinergitas pemerintahan provinsi dan kabupaten/kota menuju sulawes utara sebagai pintu gerbang Indonesia di kawasan asia pasific dibuka oleh Gubernur Sulut Dr. S. H. Sarundajang dan dihadiri oleh seluruh Walikota/Bupati se Sulut dan forkopimda kabupaten/kota se Sulut. Dalam sambutannya, Sarundajang meminta kepada seluruh bupati/walikota agar bisa menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan terkendali di masing-masing wilayah agar terhindar dari berbagai konflik seperti di beberapa daerah di wilayah Indonesia dan tentunya harus membangun sinergitas dengan unsur forkopimda setempat. Dalam kesempatan ini Walikota Bitung Hanny Sondakh membawakan materi tentang situasi terkini dan kemajuan-kemajuan yang dialami Kota Bitung, potensi-potensi yang dimiliki Kota Bitung baik dari segi geografis, ekonomi, sosial dan budaya serta beberapa program pemerintah Kota seperti pembangunan jalan tol Bitung-Manado, international hub port (IHP) dan kawasan ekonomi khusus. Dalam acara ini Walikota Bitung didampingi oleh Kepala Bappeda Audy Pangemanan, AP, MSi dan Kepala Bagian Humas Erwin Kontu, SH
Sondakh Hadiri Dialog Antar Umat Beragama
Dukungan
penuh terhadap kerukunan antarumat beragama dan menghargai suatu
kebudayaan ditunjukkan Walikota Bitung Hanny Sondakh. Buktinya, dari
seluruh walikota/bupati yang diundang menghadiri Dialog Antarumat
beragama dan antar kebudayaan antara Indonesia dan Jerman hanya 2 kepala
daerah yang hadir salah satunya Hanny Sondakh. Acara yang bertemakan Indonesia-Germany Interfaith and Intercultural Dialogue III
dibuka oleh Gubernur Sulut Dr. S. H. Sarundajang di ruang Mapalus
Kantor Gubernur Sulut dan menghadirkan Dubes Indonesia untuk Jerman Dr.
Eddy Pratomo, Direktur
Diplomasi ke-Dubes Jerman di Indonesia merangkap Ketua Delegasi Mr. DR.
Heinrich KREFT, Prof. Mark Chalil BODENSTEIN Dari Universitas
Frankfurt, Prof Claudia DERICHS dari Universitas Marburg, Hanane EL
BOUSSADANI, MA Universitas Munsters, Prof. Albrecht FUESS Universitas
Malburg, Dr. Detlef GORRIG perwakilan Gereja Jerman, Dr. Des Tuba ISIK
Universitas Paderborn, Prof Dr. Achmad Gunaryo Kepala Pusat Kerukunan
Umat Beragama Kemenag RI, KH. Dr. Cholil Nafis PB Nahdatul Ulama, Drs
Imam Addaruqutni, MA PP. Muhammadyah, Forkopimda Sulut, Pimpinan Agama
di Sulut, Bupati/Walikota Rektor Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta,
Kepala SKPD Kakanwil Kemenag dan Kandepag Agama se- Sulut, Presidium
BKSAUA/FKUB,Pimpinan Ormas, Perwakilan Mahasiswa dan Pimpinan Instansi
Vertikal/ BUMN/BUMD se- Sulut. Walikota Bitung Hanny Sondakh
mengatakan bahwa sudah sejak dulu Kota Bitung sangat menghargai
kerukunan antarumat beragama dan kebudayaan daerah lain. "Buktinya, Kota
Bitung sampai saat ini telah menampung ribuan pengungsi dari luar Sulut
yang wilayahnya dilanda kerusuhan SARA.
HUMIANG BUKA KEGIATAN OSN, O2SN, LKS DAN FL2SN TINGKAT SMA/SMK.MA
Sekretaris daerah kota Drs. Edison Humiang,MSi membuka secara resmi pelaksanaan olimpiade sains nasional ( OSN ), olimpiade olahraga siswa nasional ( O2SN ), lomba ketrampilan siswa ( LKS ) dan festival lomba seni siswa nasional ( FL2SN ) tingkat SMA/SMK/MA se - kota Bitung dilapangan upacara kantor walikota Bitung, selasa 9/4. menurut ketua tim kerja Julius Ondang, SPd.MSi dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti oleh seluruh SMA/SMK dan MA yang ada di kota Bitung dengan memperlombakan bebrapa cabang untuk olahraga dan kesenian, untuk olahraga SMA/MA diperlombakan cabang Karate, Pencak silat, atletik dan Bulutangkis, sedangkan SMK Volly ball, Tenis meja, dan Bulutangkis. kemudian untuk kesenian diperlombakan Cipta baca puisi, Solo, Drama/teater dan seni baca Alquran," ujar Ondang.
Acara pembukaan diawali dengan apel bersama dipimpin oleh kepala SMA Kristen Tumou tou Girian Drs. Maxi Rompas, SH.MMPd. dan pembina apel Sekretaris daerah kota Drs. Edison Humiang,MSi. dalam sambutannya Humiang mengatakan bahwa untuk meraih prestasi akademik dan non akademik melalui pendidikan yang bermutu perlu pengembangan kecerdasan yang komperhensif dan bermakna meliputi olah hati ( cerdas spritual ), olah pikir ( cerdas intelektual ), olahrasa ( cerdas emosional dan sosial ), olahraga ( cerdas kinetis ), kami berharap kegiatan ini menjadi ajang untuk memupuk dan menggali kecerdasan, kompetensi, kreativitas dan pengembangan jiwa sportivitas, bagi anak kota Bitung," ujarnya.
Hadir dalam kegiatan ini kadis dikpora Drs. Herman Rompis, MSi, kabid dikmen Ir. Eddy Oboth serta para kepala UPTD dan kepala sekolah serta siswa.
Langganan:
Postingan (Atom)


