Selasa, 10 Februari 2015

Tim Teknis China Tinjau Lokasi KEK




Sabtu, 8/02. Tim Teknis China yang berjumlah 7 orang yang tergabung dalam China Comunications Construction Company-China Road and Bridge Corporation (CCC-CRBC) yang merupakan BUMN-nya China dibawah pimpinan Mr. Wei Wen melakukan kunjungan kerja di kota Bitung mengenai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kedatangan ini diterima oleh Wakil Walikota Bitung Max. J Lomban, SE, M.Si dan Sekretaris Daerah Kota Bitung Drs. Edison Humiang, M.Si beserta Pejabat SKPD terkait.

Tujuan dari Tim Teknis China melakukan visibility study terhadap lokasi strategis KEK dan bagaimana akses masuk KEK ke jalan tol dan pelabuhan. “ Kita melakukan visibility study dalam rangka persiapan  membangun KEK nanti, “ ucap Ketua Tim Rombongan Tim Teknis ini mengadakan kunjungan di area pintu akses jalan tol di Sagerat, Pelabuhan Peti Kemas dan area KEK.

Lomban menyampaikan bahwa Tim Teknis BUMN China ini diperintahkan pemerintah Tiongkok untuk meninjau area KEK. “ Tim Teknis ini akan membuat laporan tentang masterplan KEK dan memberikan rekomendasi kepada pemerintahnya bahwa KEK ini layak untuk dibangun, “ Ucap Lomban. “ Harapan kami jangan terlalu lama dalam pembangunan KEK ini dan menetapkan Pelabuhan Samudra sebagai International Hub Port, “ tutup Lomban.

Pemkot Bitung Serahkan Bantuan di 8 Kecamatan

 
Jumat 6/2. Wakil Walikota Bitung Maxmilian J. Lomban  menyerahkan bantuan kepada warga korban bencana banjir dan tanah longsor dibeberapa Kelurahan yang tersebar di delapan Kecamatan yang ada di kota Bitung.
Bantuan ini diserahkan secara langsung kepada semua korban bencana dengan mendatangi lokasi yang terkena musibah akibat banjir dan tanah longsor, Lomban berharap agar bantuan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya dan bisa meringankan beban dari para korban bencana alam ini serta menghimbau kepada masyarakat sekitar untuk saling bahu membahu membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana, "Marilah kita lebih peduli terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa bencana, "ujar Lomban .
Sementara itu Lomban menghimbau kepada aparat Pemerintahan yang ada di Kecamatan dan Kelurahan  untuk tetap siaga mengingat potensi curah hujan di wilayah Bitung dan sekitarnya masih tinggi. "kepada masyarakat diingatkan untuk tidak menempati lagi lokasi yang rawan bencana agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, "ungkap Lomban
Seperti  diketahui bantuan yang diterima oleh para korban bencana terbagi dalam berbagai jenis antara lain berupa beras, Mie instan, Ikan Kaleng yang berasal dari Pihak PMI,perbankan, sejumlah Perusahaan Ikan dan pabrik, pihak BUMN, bahkan sebagian masyarakat lainnya di samping itu ada beberapa perusahaan yang telah memberikan bantuan berupa Alat Berat.

"Pemerintah Kota Bitung menyampaikan ucapan terimaksih kepada segenap  Sukarelawan, para donatur yakni pihak PMI, BUMN, Perbankan, perusahaan/pabrik serta masyarakat  yang telah menyumbang dan membantu warga yang ditimpa musibah, "tutup Lomban yang dalam penyerahan bantuan tersebut didampingi Wakil Ketua TP-PKK Kota Bitung Ny. Khouni Lomban Rawung, beberapa Pejabat lingkup Pemkot Bitung, pihak perbankan dan perusahaan serta unsur Forkopimda.

Adapun jumlah korban bencana yang menerima bantuan tersebut terdata sebagai berikut

Kecamatan Aertembaga Total Penerima Bantuan 692 KK : (Bantuan Berupa beras dan sabun deterjen dari Bank BNI 46 cabang Bitung)
Kelurahan Pateten Satu 541
Kelurahan Pateten Dua 7
Kelurahan Aertembaga Dua 109
Kelurahan Winenet Dua 35

Kecamatan Maesa Total Penerima Bantuan 82 KK :
(Bantuan berupa beras,Mie Instant, dan Ikan Kaleng dari Sea Food International Group dan PT Perikanan Mandiri)
Kelurahan Kakenturan Satu 20
Kelurahan Kakenturan Dua 30
Kelurahan Pateten Dua 32

Kecamatan Girian Total penerima Bantuan 525 KK:(Bantuan berupa beras dari Dinas Sosial Pemkot Bitung)
Kelurahan Wangurer 191
Kelurahan Girian Weru Satu 53
Kelurahan Girian Atas 70
Kelurahan Girian Indah 32
Kelurahan Girian Permai 13
Kelurahan girian Bawah 166

Kecamatan Matuari Penerima Bantuan 363 KK:(Bantuan Berupa Beras dari PT Meares Soputan Mining)
Kelurahan Manembo-nembo 214
Kelurahan Manembo-nembo Tengah 12
Kelurahan Manembo-nembo Atas 57
Kelurahan Tanjung Merah 77 K
Kelurahan Sagerat Weru Dua 3

Kecamatan Madidir Total Penerima Bantuan 674 KK:(Bantuan berupa beras dan Mie Instant dari Bank Sulut, MNS, PT Indofood )
Kelurahan Wangurer Barat 149
Kelurahan Wangurer Utara 1
Kelurahan Wangurer Timur 119
Kelurahan Paceda 22
Kelurahan Madidir Unet 152
Kelurahan Madidir Ure 151
Kelurahan Madidir Weru 8
Kelurahan Kadoodan 72

Kecamatan Ranowulu Total Penerima Bantuan 35 KK
:(Bantuan berupa beras dari PT Meares Soputan Mining)
Kelurahan Pinasungkulan 11
Kelurahan Pinokalan 19
Kelurahan Apela 2
Kelurahan Tawaan 3
Kecamatan Lembeh Selatan 223 KK : (Bantuan berupa Beras dan Mie Instant dari bank BRI cabang Bitung dan PT Indofood)
Kelurahan Papusungan 47
Kelurahan Batu Lubang 32
Kelurahan Paudean 98
Kelurahan Doorbolaang 14
Kelurahan Pasir Panjang 32
Sedangkan untuk Kecamatan LembehUtara jumlah korban sebanyak 10 KK menerima bantuan beras dan Mie Instant dari BRI cabang Bitung dan PT Indofood yang hanya terdapat di Kelurahan Mawali.
 

Jalan Sehat Rayakan HUT Kepemimpinan



Jumat, 06/02. Jalan sehat dalam rangka menyambut HUT Kemimpinan Walikota Bitung Hanny Sondakh yang ke-9 dan Wakil Walikota Bitung, Max J. Lomban, SE, M.Si yang ke-4 yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Walikota Bitung yang diikuti oleh unsur Forkopimda  kota Bitung dan seluruh SKPD di lingkungan pemerintahan Kota Bitung. Lomban dalam sambutannya menyampaikan dalam rangka menyambut HUT Kemimpinan Walikota dan Walikota Bitung pada tanggal 21 Februari 2015 mari kita tingkatkan kedisiplinan dan profesionalisme sebagai aparatur sipil negara dengan membangun sinergitas yang baik serta meningkatkan pelayanan publik.

“ Kami mengucapkan terima kasih terutama bagi masyarakat kota Bitung yang sudah mendukung dan berperan aktif dalam pembangunan kota Bitung sehingga menjadi lebih baik, “ ucap Lomban. Selepas jalan sehat ini dilaksanakan kerja bakti di tempat-tempat pasca banjir dan tanah longsor akibat hujan deras yang mengguyur kota Bitung pada hari Selasa kemarin.

Pasca Bencana, Pemkot Gelar Kerja Bakti Massal





Pasca hujan deras yang melanda kota Bitung dalam dua Hari lalu membuat sebagain fasilitas strategis terutama akses jalan raya mengalami lumpuh total akibat banjir pasir.
Berkenaan dengan hal tersebut maka hari ini jumat 6/2 jajaran pemerintah Kota Bitung melaksanakan kerja bakti masal diwilayah yang terkena bencana terutama area Jalan Sarundajang.
Para PNS dan THL melakukan pembersihan tumpukan pasir yang hanyut di saluran got dan pada badan jalan raya.
Tak hanya itu, pembersihan yang cukup rumit tersebut dibantu dengan Alat Berat (Albert) yakni Loader dan eksavator guna mempercepat pekerjaan.

Sementara, Sekeratarsi Kota Bitung Drs Edison Humiang MSI turut ambil bagian dalam kerja bakti tersebut seraya melangsungkan pemantuan di beberapa wilayah lainnya. 



Sondakh Tinjau Lokasi Bencana



Kamis 5/2. Walikota Bitung Hanny Sondakh didampingi Wakil Walikota Bitung Maxmilian J Lomban bersama unsur Forkopimda kota Bitung dan beberapa pejabat lingkup Pemkot Bitung melakukan peninjauan dibeberapa titik lokasi yang terkena banjir air dan pasir serta tanah longsor.
Sondakh bersama rombongan mengawali peninjauan di jalan penghubung antara RSUD Manembo-nembo ke Kantor Disnaker Kota Bitung yang terputus akibat derasnya volume air yang datang dan tak dapat ditampung oleh Drainase yang ada.
Sondakh kemudian melanjutkan Peninjauan di Bantaran Sungai Girian guna memantau kondisi dan menghimbau aparat pemerintahan untuk mencermati lokasi yang berpotensi rawan banjir di wilayah kerjanya dengan melakukan pantauan lapangan untuk melihat antisipasi dan kesiagaan bencana, lanjutnya lagi diingatkan kepada Masyarakat untuk tetap waspada guna mengantisipasi bencana susulan.
 Sondakh mengatakan bahwa  semua infrastruktur yang rusak akan segera diperbaiki dan dihimbau kepada semua SKPD yang ada untuk meningkatkan koordinasi bersama dengan unsur Forkopimda kota Bitung, "hal ini untuk mengantisipasi terjadinya bencana susulan, "tutup Sondakh

Pemkot Bitung Gelar Rakor Penanggulangan Bencana

Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa (3/2) malam hingga Rabu (4/2) di Kota Bitung menyebabkan banjir dan tanah longsor, bahkan dibeberapa titik terjadi banjir pasir yang menyebabkan putusnya beberapa jalan, serta Ratusan Kepala Keluarga harus mengungsi.
Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana yang digelar Pemerintah Kota Bitung, Kamis (5/2) yang dipimpin Walikota Bitung Hanny Sondakh didampingi Wakil Walikota Bitung Maxmilian J Lomban dan Sekertaris Daerah Kota Bitung Edison Humiang bersama unsur Forkopimda kota Bitung serta dihadiri para kepala SKPD dan pejabat lingkup Pemkot Bitung.
mengantisipasi hal ini Sondakh pun segera membentuk Tim untuk memantau dan memfasilitasi di Lokasi yang tertimpa bencana,Tim yang dibentuk terdiri dari para Asisten, para Kepala SKPD dan pejabat yang ada di lingkup Pemkot Bitung bersama dengan para Camat di Kecamatan masing-masing. "Usai Rapat ini, Tim  akan langsung turun ke Delapan Kecamatan yang ada, untuk melihat secara langsung keadaan di lokasi bencana serta membuat laporan tentang data korban bencana agar dalam penyaluran bantuan nanti tepat sasaran, "ungkap Sondakh
Kemudian, lanjut Sondakh beberapa titik di jalan Sarundajang  yang tertutup akibat banjir pasir, akan diusahakan hari ini bisa kembali lancar, bahkan beberapa perusahaan swasta yang ada di Kota Bitung telah siap membantu  dengan alat berat untuk mempermudah proses buka jalan. "Selain alat berat perusahaan-perusahaan tersebut pun membuka posko bantuan bagi para korban bencana banjir, "tutur Sondakh

Sementara itu Kepala BPBD Kota Bitung Adri Supit mengatakan hingga Rabu malam tercatat ada kurang lebih seribu Kepala Keluarga yang menjadi korban bencana banjir dan tanah Longsor  ini yang tersebar di delapan kecamatan yang ada"Puji Syukur tidak ada korban jiwa dalam bencana kali ini, "tutup Supit

Kamis, 05 Februari 2015

Sondakh Pantau Wilayah Rawan Bencana, Harap Warga Tetap Siaga

Ditengah derasnya hujan yang menerjang, Rabu 4/2, Walikota Hanny Sondakh menyempatkan diri untuk melakukan pemantauan disejumlah tempat baik dirumah warga maupun disetiap sarana infrastruktur seperti ruas jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan.
Menurut Sondakh kondisi alam diwilayah daerah ini yang rawan banjir dan longsor menuntut warga untuk lebih waspada dalam melaksanakan aktivitas kegiatan terutama di wilayah-wilayah yang tergolong rawan bencana Terutama warga yang berdomisili dipinggiran aliran sungai. "Harapnya.

“Saya minta seluruh warga yang ada agar selalu waspada dan tetap siaga untuk mengantisipasi curah hujan yang terjadi saat ini,sehingga tidak mengalami hal-halyang tak diinginkan",”pintanya.
Ditambahkannya,saat ini Dinas terkait sudah mulai mendata sebearapa banyak warga yang mengalami musibah dalam kejadian ini yang nantinya akan segera ditindaklanjuti dengan memberikan bantuan tanggap darurat,”saya berharap warga yang tertimpa musibah untuk tetap tenang menghadapi situasi seperti ini,sambil menunggu bantuan yang segera disalurkan dari Pemerintah Kota,”tambahnnya.
Dalam kesempatan tersebut walikota melakukan pemantauan di Kecamatan Matuari tepatnya di Kelurahan Manembo-nembo Bawah,Manembo-Atas,ruas jalan 46, Kecamatan Girian,Aertembaga,Maesa serta Kecamatan Madidir.