Senin, 08 Juli 2013

Sondakh Hadiri HUT Jemaat GMIM Moria



Sebagai wujud sukacita iman, Jemaat GMIM MORIA Girian Indah Wilayah Bitung III merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16, yang dipusatkan di gedung gereja Moria Girian Indah. Sabtu 6/7.

Ibadah pengucapan syukur, yang dipimpin langsung Ketua Sinode GMIM Pendeta Piet M. Tampi, STh, MSi. Mengambil konteks perayaan HUT, mengajak jemaat agar  Melakukan Tekad dan Teladan dalam  melakukan sesuatu  dengan rasa penuh Tanggungjawab serta selalu meyakini bahwa perjalanan jemaat hingga saat ini, semua karena pekerjaan Roh Kudus. "Yakin dan percaya, bahwa jemaat Moria  hingga mencapai usia 16 tahun, semua semata-mata berkat kasih dan penyertaan Tuhan," ungkapnya.

Walikota Bitung hanny Sondakh dalam sambutannya Mengucapakan Selamat atas syukur yang diberikan Tuhan kepada Jemaat Moria yang saat ini merayakan HUT ke-16, Harapannya semoga dengan bertambahnya usia Jemaat akan lebih kompak dalam membina kebersamaan, lebih meningkatkan kualitas iman demi suatu karya untuk melayani Tuhan.
Ditambahkan juga agar Jemaat terus mempertahankan kerukunan, berdoa dan Bekerja keras guna mewujudkan suatu komitmen sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik.”ujar Sondakh.
Usai khotba, Sondakh bersama  Kepala Biro Umum, Prov Sulut Farly Kotambunan SE, Kadis Tenaga Kerja Kota Bitung dan Camat Girian ikut diundang bersama Pendeta dan pelayan khusus dalam prosesi pemasangan lilin dan pemotongan Kue HUT yang dilakukan ketua BPMJ GMIM Moria Pdt. M Walukou, Sth. Dan disaksikan Seeluruh jemaat Moria yang terdiri dari 9 Kolom, serta undangan.

Humiang Intensifkan Kesiapan Pelaksanaan Program Unggulan.


Menyiapkan masyarakat terhadap pelaksanaan  Program Pemerintah Kota Bitung, Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus, International Hup Port, Jalan Tol dan konsep pengembangan Perikanan Kelautan berbasis Wilayah Mina Politan, Sekretaris Kota Bitung Drs. Edison Humiang Temui Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama Kepala Lingkungan, RT, RW dan Para Luruh sekecamatan Aertembaga 05/07 didampingi oleh Kepala Dinas Tata Ruang Stepen Tuwaidan, Camat Aertemba Drs. Sivri Mandak.
Pengembangan kawasan ekonomi khusus di Kota Bitung sinkron dengan kesiapan pembangunan Jalan Tol Manado Bitung, Pelabuhan International dan Konsep pengembangan Perikanan Kelautan.
Kebijakan Pemerintah Kota Bitung terhadap pembangunan Ekonomi Kerakyatan Menjadi Tujuan utama  Program yang di sampaikan," Pembangunan disektor perikanan dan kelautan, melalui revolusi biru artinya orientasi dari darat kelaut karena laut sangat berpotensi,  sejalan dengan konsep yang diterapkan bagaimana Bitung menjadi kawasan pengembangan potensi kelauatan dan perikanan," Tutur Humiang
Pengembangan dilakukan menyangkut penguatan ekonomi rakyat dan usaha kelautan dari tingkat usaha perikanan bawah keatas, dengan daya dukung Pelabuhan Internasional selanjutnya kawasan ekonomi khusus berbarengan kesiapan Jalan Tol akan mempermudah bagi  masyarakat mengakses kebutuhan dalam rangka  pengembangan diri," Penguatan ekonomi  kerakyatan lewat program Mina Politan yang diberikan bukan hanya melalui pemerintah pusat melainkan juga oleh pemerintah kota Bitung," tukas Humiang, selain itu membuka akses seluas - luasnya di Pulau Lembeh sebagai sona pendukung di Mina Politan.
Humiang Berharap Bitung dengan sumber daya alamnya memungkinkan untuk membangun pabrik menjadi keuntungan bagi kota Bitung dengan demikian Terbuka akses Lapangan pekerjaan  bagi masyarakat.

Pemkot Bitung Pelajari Perencanaan dan Pengawasan Pengelolaann Keuangan Ke Semarang


Pemerintah kota Bitung pada hari kamis 4 - 5 Juli 2013 kunjungan kerja ke pemerintah kota Semarang. Tim pemkot Bitung dibawah pimpinan  Wakil Walikota Bitung Bpk M.J Lomban, diterima langsung oleh Plt Walikota Semarang Bpk Hendi Hendrar Prihadi didampingi sekretaris daerah kota semarang.
Pemkot Bitung kali ini mempelajari tentang pengelolaan keuangan dari segi keterpaduan dengan Bidang Perencanaan dan Pengawasan,dimana diketahui bersama bahwa bidang perencanaan dan pengawasan pemkot Semarang telah berjalan dengan sangat baik dan terpadu.  Wakil Walikota Bitung memaparkan bebagai keberhasilan kota Bitung setelah sebelumnya belajar kedaerah - daerah yang telah lebih dahulu meraih prestasi,"  Kita pernah belajar tentang kebersihan di Gorontalo, dan saat ini kita memperoleh hasilnya dengan 7 kali adipura berturut-turut. Kita juga pernah belajar pelayanan publik di Jembrana, hasilnya saat ini kita juga terbaik dalam pelayanan publik . Semoga dengan kunjungan ini, kedepan kita bisa mempertahankan WTP tanpa pengecualian, seperti yang Kota Semarang dapatkan sekarang ini," ungkap Lomban Pemkot Semarang pun mengakui bahwa Pemkot Bitung sudah sangat baik di bidang perencanaan dan pengawasan, namun mereka salut bahwa Pemkot Bitung walaupun sudah 2 kali meraih opini BPK WTP tapi tak henti hentinya terus belajar ke daerah lain tentang apa yg harus perlu di perbaiki di Kota Bitung. 
Dalam kunjungan ini juga didampingi Kepala Bappeda Drs. Audy Pangemanan, AP, M.Si dan Inspektur Bpk Drs. Toni Katuuk.

Sondakh Anggota Senat AD HOCK Wisuda APB


Rapat terbuka senat Akademi Perikanan Bitung ( APB ) dalam rangka Wisuda Program Diploma III APB tahun akademik 2012 / 2013, yang dihadiri oleh Ketua Senat APB Ir. Samuel Hamel, MSI, 3 Anggota Senat Ad Hock Yakni Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Dr. IR. Nyoman Suyasa, MS, Walikota Bitung Hany Sondakh dan Kepala Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan Dr. Ir. Suseno, MM. beserta anggota senat APB.
Keseriusan pemerintah kota Dalam menyiapkan Sumber daya manusia yang berkualitas dan mempunyai daya saing  kuat melalaui dukungan semua program pengembangan SDM, Walikota Bitung Hany Sondakh dalam sambutan Rapat Senat Terbuka APB menyampaikan bahwa apa yang telah diraih oleh para Wisudawan merupakan langkah awal bagi langka kedepan menuju dunia usaha," Kiranya disadari oleh para wisudawan agar jangan lantas berpuas diri dengan apa yang telah didapatkan hari ini, karena wisuda hari ini merupakan langkah awal dari sebuah usaha berkesinambungan meningkatkan kualitas diri pribadi," ujar Sondakh yang juga Senat Ad Hock APB, sembari berharap para wisudawan agar mampu menunjukkan kualitas dimana mereka berada dan menimbah ilmu sebanyak- banyaknya kepada yang telah profesional untuk bekal selanjutnya, apalagi menurut Sondakh Bitung kedepan membutuhkan tenaga - tenaga yang handal dalam bidang Perikanan dan Kelautan sesuai dengan Potensi Usaha yang ada di Kota Bitung dan hal ini akan didukung penuh oleh pemerintah Kota Bitung,"Saya memiliki harapan besar kepada wisudawan agar tidak menggantungkan seluruh potensi yang ada kepada ketersedian lapangan kerja justru sebaliknya ada harapan agar mau menempuh jalan lain dengan memposisikan diri sebagai pencipta lapangan kerja," Harap Sondakh, mengingat Bitung Kedepan menjadi Kawasan Ekopnomi Khusus Terbuka Peluang Usaha Baru di Dunia Perikanan.
Komitmen Pemerintah Kota Bitung terhadap dunia Pendidikan mendapat apresiasi dari Kementrian Perikanan dan Kelautan melalaui Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan  bahwa apa yang dilakukan Walikota Bitung terhadap sumber daya manusia patut di banggakan," Atas Nama kementrian Perikanan dan Kelautan berterima kasih atas keberpihakan Pemerintah Kota terhadap pembangunan SDM,hal ini diwujudkan juga dengan kehadiran Walikota pada acara Wisuda APB dan ini patut menjadi cotoh," ungkap Suyasa.

Kota Sungai Penuh Belajar di Bitung

Keberhasilan Kota Bitung meraih berbagai prestasi dan penghargaan membuat banyak pemerintah daerah lain menjadikan Kota Bitung sebagai daerah percontohan. Buktinya, Kamis 4 Juli 2013 Rombongan Pemerintah Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Yulia Roza, SE, MSi datang berkunjung ke Kota Bitung. Rombongan yang berjumlah 13 orang ini diterima Sekretaris Kota Drs. Edison Humiang, MSi di ruang kerjanya. "Sesuai informasi, Bitung telah meraih berbagai prestasi dan penghargaan bergengsi di tingkat nasional seperti Adipura, opini WTP, Inovasi Manajemen Perkotaan, Kota Sehat dan pelayanan publik yang telah diakui KPK. Kami ingin mengetahui dan mempelajari bagaimana semua itu didapat",kata Yulia Roza. Humiang pun langsung menanggapi dengan mengatakan bahwa keberhasilan Kota Bitung meraih semua itu berkat keinginan yang kuat dalam melayani masyarakat. "Komitmen kami memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kota Bitung dalam memperbaiki dan mengembangkan pelayanan publik serta manajemen administrasi pemerintahan yang baik dan ditunjang dengan motivasi serta komitmen Walikota dan Wakil Walikota dalam membuat pemerintahan yang melayani, transparan, akuntabel dan bertanggung jawab membuat kami bisa meraih semua itu. Sesuai surat yang masuk, Pemerintah Kota Sungai Penuh melakukan kunjungan kerja dalam mempelajari pengelolaan kebersihan, manajemen pengelolaan Kota Sehat, pengelolaan perizinan dan keuangan daerah serta penerapan kebijakan daerah tentang pemberian tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) bagi PNS. Dalam pertemuan ini, Humiang didampingi Asisten Perekonomian Dra. Dahlia Kaeng, MS, Kadis Tata Ruang Stephen Tuwaidan S.Sos, MSi dan Kadis Kebersihan Drs. Jossy Kawengian

Lomban Hadiri Lounching SK3 Konservasi Perairan


Launching Standar Kompetensi Kerja Khusus ( SK3 )Perencanaan Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan dan Workshop kerjasama pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan Rabu 03/07.
Kawasan Konservasi Perairan ( KKP ) merupakan salah satu perangkat pengelolaan sumber daya kelautan berkelanjutan, Kementrian kelautan dan Perikanan berkomitmen untuk mengembangkan KKP, mengelolanya dengan efektif untuk memastikan bahwa sumber daya laut yang terkandung  dan sumber daya sosial yang terkait didalamnya dapat terkelola dengan baik.
Untuk memulai upaya pengembangan KKP  disusun dan diterapkan semacam rujukan yang dapat dipakai untuk merancang pelatihan, menilai kompetensi dan menyusun kriteria untuk rekrutmen pegawai, rujukan tersebut berupa SK3 bidang pengelolaan kawasan konservasi perairan selanjutnya dijabarkan oleh daerah daerah yang memiliki kawasan konservasi, dengan demikian menurut Wakil Walikota Bitung M.J Lomban bahwa mengacu pada SK3 SDM pengelola KKP  kedepan harus mengikuti dan lulus pelatihan serta memegang sertifikasi SK3,"Pengelolaan sumber daya kelautan akan lebih terukur, terarah dan terstandarisasi dan pada saat yang bersamaan lebih banyak tenaga kerja terampil yang dapat ditampung di sektor kelautan ini," tutur Lomban.
SK3 telah diserahkan oleh Mentri Kelutan dan Perikanan kepada Kepada Wakil Walikota Bitung di balroom Mina Bahari III lantai 1 Kementrian Keluatan dan Perikanan Didampingi oleh Kepala BPPP Aertembaga Bitung Pola ST. Panjaitan.
Pemerintah kota Bitung berkomitmen terhadap pengembangan potensi kelautan dan sumber daya manusia, " Pemerintah kota Bitung mendukung semua yang terkait dalam pengembangan potensi Kota Bitung termasuk didalamnya potensi SDM dan Perikanan, " tukas Lomban.

Kaloh Terima Aksi Buruh Angkutan dan Umum.


Aksi buruh angkutan dan umum Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia  (KSBSI ) terkait dampak kenaikan BBM jenis Premium dan Solar pada sejumlah lokasi  berakhir didepan kantor Walikota Bitung diterima oleh Asisten I Fabian Kaloh.
Aksi demo buruh yang terhimpun dalam KSBSI menyampaikan aspirasi kepemerintah Kota Bitung  mengenai Penyesuaian Upah Minimin Propinsi ( UMP ) dan segera laksanakan upah minimum kota untuk kota Bitung, meminta menghentikan penambahan armada baru, penambahan bisa dilakukan dijalur yang memang membutuhkan tambahan armada dengan syarat peremajaan, meminta administrator pelabuhan Bitung segera mengatur lokasi parkir didalam area pelabuhan Bitung, alokasi khusus BBM untuk keperluan transportasi dan nelayan pulau lembeh, segera bentuk agen LPG di setiap Kelurahan dan sejumlah ruas jalan yang pekerjaan belum maksimal.
Aksi Demo juga menanyakan mengenai tindak lanjut dari pemerintah Kota mengenai pencemaran lingkungan di Girian Bawah.
Hal ini oleh Pemerintah kota Bitung diwakili oleh Asisten I Fabian Kaloh yang menerima aksi Rabu 03/07 menyampaikan bahwa  Pemerintah menerima apirasi tersebut untuk dikaji kemudian ditindak lanjuti," Kita terima dan lihat, misalnya untuk sejumlah ruas jalan, akan mempresur ke PU untuk menyampaikan ke Propinsi mengingatkan untuk menjalankan kegiatan," tukas Kaloh, sedangkan mengenai  Elpiji  menurutnya kalau masih ada yang melakukan kecurangan akan disampaikan ke Kadis Perindag untuk melakukan tera ulang.
Kaloh juga menambahkan bahwa mengenai pencemaran lingkungan akan melakukan koordinasi dengan isntansi terkait untuk tindak lanjut," Akan dilakukan tindak lanjut, kita akan melakukan pertemuan bersama  instansi terkait mengenai semua aspirasi yang disampaikan  bersama perwakilan dari buruh pada senin Pagi," tutur Kaloh.