Rabu, 17 September 2014

Lomban Tinjau Ruang Kuliah BLCC


Senin 21 Juli. Bertempat di SMK Negeri 1 Bitung, Wakil Walikota Bitung Maxmilian J. Lomban didampingi Wakil Ketua TP-PKK Kota Bitung Ny. Khouni Lomban Rawung bersama dengan Kadispora Kota Bitung Ferdinand Tangkudung, SIP, M.Si  dan Dr.Hermanus Bawuoh melakukan peninjauan terkait sarana dan prasarana untuk kegiatan belajar mengajar di Akademi Komunitas Logistik Bitung atau BLCC.

Lomban mengatakan tujuan peninjauan ini untuk memantau secara langsung kondisi ruangan, meja dan kursi yang ada di sekolah mengingat waktu penerimaan mahasiswa baru  BLCC akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

"Jika tidak ada aral merintang, launching penerimaan mahasiswa baru Akademi Komunitas Logistik Bitung akan dilaksanakan pada tanggal 6 Agustus mendatang dan akan dilaksanakan di Sekretariat BLCC yakni di SMK 1 Negeri Bitung, "jelas Lomban.

Saat ini pihak sekolah sudah menyiapkan beberapa ruangan untuk KBM di akademi komunitas ini dan semuanya dalam kondisi baik dan layak pakai, bahkan sudah ada beberapa ruangan yang dipersiapkan untuk dijadikan Ruang Laboratorium. "Terkait dengan berapa jumlah ruangan yang akan digunakan, beliau mengatakan akan disesuaikan dengan banyaknya jumlah pelajar yang ada dan ruangan yang dipersiapkan sekarang bisa dipergunakan untuk 400 mahasiswa, "katanya.

Lomban berharap pada launching penerimaan mahasiswa baru nanti semuanya sudah benar-benar siap sehingga proses perkuliahan yang rencananya akan dilaksanakan awal September nanti dapat berjalan dengan baik.

ITB Pendamping BLCC



Hal ini disampaikan Wakil Walikota Bitung Maxmilian J. Lomban didampingi Wakil Ketua TP-PKK Kota Bitung Ny. Khouni Lomban-Rawung dan Hermanus Bawuoh setelah beliau selesai melaksanakan rapat bersama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan di hotel Millenium Jakarta Pusat pada Kamis 17/07.

Lanjutnya lagi setelah melakukan pengkajian dengan berbagai pertimbangan akhirnya Dirjen Dikti mempercayakan Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Pembina Penyelenggara Pendidikan untuk Akademi Komunitas Logistik Bitung atau BLCC, Ini artinya mahasiswa BLCC juga tercatat sebagai mahasiswa ITB di Bitung.” ujar Lomban
BLCC nantinya akan menjadi Universitas dengan sistem perkuliahan diluar domisili dari ITB artinya Program Studi dan kurikulum yang ada semuanya dari FakultasTeknik Industri ITB sehingga lulusan BLCC nantinya adalah sdm yg handal dan berkualitas dibidang Logistik yang setara dengan lulusan ITB'' paparnya
 Lomban menjelasan juga bahwa Akademi Komunitas Logistik  Bitung bersama dengan Akademi Komunitas Batubara,  nantinya akan memiliki 3 Program Studi yakni Transportasi, Pergudangan, dan Administrasi Kepelabuhanan dan pada hari Jumat (18/07) nanti akan ada rapat lagi terkait proses penyusunan anggaran dan struktur program kurikulum serta kesepakatan kapan waktu yang tepat bagi Walikota Bitung dan Bupati Kabupaten Batubara akan melakukan penandatanganan MoU dengan Dekan Fakultas Teknologi Industri ITB.

“Jika semuanya telah rampung maka minggu depan Akademi Komunitas Bitung atau BLCC akan segera menerima mahasiswsa baru dengan jumlah skitar 400 orang dan bukan hanya dari Bitung saja melainkan terbuka bagi siapa saja yang ingin studi di Akademi Komunitas Logistik ini” tutup Lomban.

Sosialisasi Manajemen Kepegawaian, BKD-PP Bitung Prioritaskan Pelayanan Prima


Kamis 17/07. Bertempat di Aula Kantor Kelurahan Girian weru II, BKD-PP kota Bitung melaksanakan Sosialisasi tentang Standar Pelayanan Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan kota Bitung yang dipimpin oleh Kaban BKD-PP kota Bitung Yossi Kawengian didampingi Sekertaris BKD-PP Meiva Woran beserta dengan para kepala bidang.
Kawengian menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memaksimalkan tugas dan fungsi BKD-PP dalam bidang manajemen kepegawaian berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan memprioritaskan pelayanan prima kepada semua PNS yang ada di kota Bitung.
Dalam melaksanakan tugasnya BKD-PP akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua PNS di lingkungan pemerintah kota Bitung tanpa memandang Pangkat dan Golongan, "pelayanan prima harus diterapkan bukan hanya kepada masyarakat saja, melainkan kepada pegawai juga." tutur Kawengian
lanjutnya lagi hal ini dapat terwujud jika ada  kerja sama yang baik dari setiap SKPD yang di lingukngan Pemerintahan Kota Bitung, misalnya saja untuk data base BKD-PP butuh data yang valid dari setiap pegawai yang ada di SKPD sehingga akan sangat membantu optimalisasi kinerja di BKD-PP.
untuk mempermudah data base pegawai di setiap SKPD yang ada maka BKD-PP telah menerapkan sistem manajemen kepegawaian dan program tersebut telah di bagikan kepada seluruh SKPD lewat kaset CD sehingga tidak ada lagi perbedaan terkait pengisisan data dari setiap pegawai di semua SKPD.
"Kaset CD tersebut telah dibagikan dan nantinya akan diisi secara lengkap semua data pegawai yang ada ditiap SKPD, setelah diisi dikembalikan lagi BKD-PP. hal ini untuk mendapatkan data yang valid dari semua pegawai yg ada di lingkungan pemerintah kota Bitung" tutup kawengian

Lomban : Sekolah jangan membuat kebijakan yang menyalai aturan

Wakil Walikota Bitung M.J Lomban mengadakan tatap muka bersama seluruh kepala Sekolah TK,SD,SMP dan SMA/SMK se-Kota Bitung bertempat Balai Pertemuan Umum Kantor Pemkot Bitung, Jumat 18/7.
Pertemuan ini merupakan rapat kerja yang bertujuan untuk menyamakan presepsi dan pandangan penetapan pemantapan program kerja dan pemaparan berbagai program kegiatan menyangkut dunia pendidikan dalam upaya mewujudkan manajemen penyelengaraan pendidikan efektif dan efisien. “Ungkap Kepala Dinas Pendidikan Penuda dan Olahraga Kota Bitung Ferdinand Tangkudung,SIP, MSI dalam laporannya.
Sementara Lomban dalam arahan dan kebijakan menyampaikan bahwa Peneyelengaraan pendidikan harus mampu menjadi pelayan yang bekerja berlandaskan idealisme pengabdian pada nasib masa depan anak-anak bangsa. Untuk itu Pihak sekolah jangan membuat kebijakan yang menyalai aturan.
Disamping itu pula hal penting yang harus dilakukan pihak sekolah dalam merawat eksistensinya, yakni perlu adanya evaluasi yang dirumuskan secara cerdas mengenai tantangan dan strategi untuk menciptakan sekolah berkualitas sebagai konsekuensi logis kesinambungan untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mengevaluasi peningkatan kerja organisasi dan pembangunan pendidikan karakter sebagai spirit penyelenggara sekolah agar lebih baik kedepan. “Harap Lomban.

Humiang Pimpin Rapat Pembebasan Lahan Tol Manado-Bitung

Kamis 17/07. Bertempat di Balai Pertemuan Umum Kantor Walikota Bitung, Sekertaris Daerah Kota Bitung Drs. Edison Humiang M.Si memimpin langsung rapat tentang persiapan pengadaan tanah atau pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Manado-Bitung yang dihadiri Asisten II Setda Provinsi Sulut Drs. Sanny Parengkuan, MAP, tim dari Kementrian PU, Direktorat Pengadaan Tanah, para Camat dan Lurah.

Dalam kesempatan tersebut Humiang menjelaskan bahwa kunjungan tim dari Kementrian PU bersama dengan Pemerintah Provinsi Sulut adalah untuk mengevaluasi sejauh mana perkembangan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Manado-Bitung, Karena sesuai keputusan rapat koordinasi terkait dengan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol ini yang dilaksanakan pada 30 Juni lalu, Pemerintah pusat telah megucurkan dana sebesar 150 Milyar khusus untuk pembebasan lahan, dan itu dimulai dari kota Bitung dengan target pada akhir tahun 2014 ini pembebasan lahan ini sudah rampung.
lanjutnya lagi menindaklanjuti hal tersebut pemkot Bitung telah berupaya semaksimal mungkin agar hal tersebut dapat segera terwujud antara lain dengan menigkatkan koordinasi antara Pemkot Bitung dan BPN, dan yang paling penting adalah sosialisasi kepada masyarakat dengan memberi pandangan yang benar terkait pembangunan jalan tol ini " ini untuk mengantisipasi paradigma yang salah di tengah-tengah masyarakat sehingga target pembebasan lahan ini berjalan sesuai dengan rencana dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan" ujar Humiang
Humiang berharap tim pembebasan lahan yang terdiri dari Pemkot Bitung, BPN, dan Satuan kerja dari Pemerintah Provinsi Sulut harus ada kerja sama yang baik dalam hal menggali dan berbagi informasi sehingga menjadi Tim yang padu dalam memenuhi target yang ditentukan.
Sementara itu Tim dari Kementrian PU sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Sulut, terlebih Pemerintah Kota Bitung yang sangat semangat memperjuangkan terwujudnya Pembangunan Jalan tol Manado-Bitung dan jika penyerapan anggaran pada proses pembebasan lahan ini berjalan lancar besar kemungkinan akan ditambah, mengingat anggaran tersebut tidak terkena pemotongan anggaran.

Sondakh: Jelang Hari Raya THR segera Direalisasikan

Dalam upaya mensejahterakan karyawan, Pemerintah Kota Bitung mengingatkan kepada seluruh perusahaan di Kota Bitung untuk segera mengrealisasikan bahkan tidak melupakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya, paling lambat H-7 atau seminggu sebelum hari raya Idul Fitri.
THR merupakan hak dasar dari seorang karyawan dan harus dipenuhi perusahaan secara adil, hal tersebut juga berdasarkan imbauan Kementrian sesuai ketentuan yang berlaku Berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No PER-04/MEN/1994 Tahun 1994 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan, “Himbau Walikota Bitung Hanny Sondakh.
Diharapkan pula, tidak ada karyawan yang tidak dibayarkan THR-nya oleh perusahaan. Karena kami mendata laporan penerimaan THR dari perusahaan,” tambah Sondakh.

Humiang Pimpin Apel Korpri

Sekretaris Kota Bitung Drs, Edison Humiang, MSI pimpin apel Korpri di Lingkungan Pemerintah Kota Bitung, bertempat Lapangan Upacara Pemkot Bitung. Kamis 17/7.
Apel Korpri Kali ini, ditandai dengan penyerahan Piagam dan Bantuan Dana Pensiun, Bea Siswa Bagi Anggota Korpri serta Bantuan Dana Pindah Tugas PNS ke daerah lain.
Dalam arahan, Humiang berharap anggota Korpri sebagai aparatur pemerintah untuk lebih professional dan semakin Solid dalam pengabdian dan menjalankan tugas, guna menunjukan dharma bakti terhadap masyarakat, Bangsa dan Negara. Sebab tugas yang kita jalankan merupakan langkah terencana dalam membangun dan mengembangkan kinerja birokrasi  pemerintahan.
Sementara Sekretaris Korpri Yohan Kuhu, SE  menambhakan bahwa penyerahan piagam dan bantuan bagi PNS saat ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus motivasi agar kita semua dapat melanjutkan kerja dan lebih meningkatkan pengabdian dan produktivitas sebagaiwujud birokrasi yang handal.
sebagai pelaksana penyelenggara Apel Korpri dipimpin Kadis Tenaga Kerja Kota Bitung Ferry Bororing, SE, MSI