Senin, 10 November 2014

Humiang Hadiri HUT Emas GMIM Efrata II Kakenturan I

Jemaat GMIM Efrata II Wilayah bitung I Kelurahan Kakenturan I  Kecamatan Maesa merayakan ibadah syukur HUT ke-50, dilaksanakan Minggu, 9/11, ibadah ini dihadiri Pemerintah Kota Bitung melaui Sekretaris Kota Bitung Drs. Edison Humiang , MSI.

Sementara, Humiang dalam sambutannya memberi semangat kepada jemaat dan diajak untuk saling menjaga kerukunan, dalam kehidupan iman berjemaat dengan harus mampu menunjukkan kedewasaannya dalam menyatakan iman dan kasih di tengah-tengah masyarakat. serat diminta jemaat teruslah membangun bersekutuan, dan melayani sebagai wujud ketaatan dan kesetiaan kita kepada yang kuasa.

Persekutuan Ibadah syukur dipimpin Wakil BPMS Bidang Informasi dan data Pdt Jani Rende, MTH dan ucapan terima kasih dibawakan Ketua BPMJ Efrata II kakenturan I Wialayh Bitung I Pdt Theresye Novita Kawengian-Wollah STH.
Ibadah Syukur ini, turut dihadiri Assiten I Provinsi Drs. Jhon Palandung didampingi Istri dan sejumlah Anggota DPRD Kota Bitung juga Kepala SKPD Pemkot Bitung serta undangan.





Lomban Resmikan Proyek CCDP-IFAD di Paudean Lesat

Wakil Walikota Bitung M.J Lomban Meresmikan Proyek Coastal Community Devlopment Project International Fund for Agricultural Devlopment (CCDP-IFAD) yakni  Ruang Tunggu Perahu, Daerah  Perlindungan Laut dan ruang Pelatihan Market Oriented Bagi Produsen skala Kecil bertempat Keluarahan Paudean Kecamatan Lembeh Selatan, Sabtu 8/11.
Lomban dalam arahan menghimbau bahwa Keseluruhan Program CCDP-IFAD difasilitasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bitung ini, diharapkan agar proses kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan hingga maju dan segala fasilitas yang diresmikan diperdayakan dan dirawat dengan baik.
Selain itu diharapkan kelompok masyarakat dapat menunjukan keberhasilan yang bertujuan meningkatkan usaha, penyedian fasilitas usaha dan kerjasama dengan mitra pelaku usaha yang kesemuanya bertujuan guna pembangunan dan pendapatan masyarakat pesisir melalui Program pemberdayaan masyarakat agar masyarakat sejahtera.
adapun proyek CCDP-IFAD dan seluruh Pokmas yang telah dibentuk senantiasa dibina dan dikawal sehingga kedepan dapat menjadi lembaga usaha yang mandiri, profesional dan memiliki  jaringan kerja yang luas,” kata Lomban
Turut mendampingi Lomban, Wakil Ketua TP-PKK Ny Khouni Lomban Rawung, Ir. Macawalang,MSI, Dra. Rita Tumewu , MSI serta sejumlah pejabat lainnya. 





Jumat, 07 November 2014

Sondakh : IUMK Tidak Dikenakan Biaya


“Ijin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) diberikan dalam bentuk naskah satu lembar dan pemberian IUMK ini dibebaskan atau diberikan keringanan dengan tidak dikenakan biaya retribusi atau pungutan alias gratis”. “ungkap Walikota Bitung Hanny Sondakh saat membuka sosialisasi IUMK yang digelar Badan Perijinan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal Daerah Kota Bitung bertempat Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Walikota Bitung, Kamis 6/11.
Sondakh juga menjelaskan tujuan IUMK ini guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan terhadap pelaku ekonomi mikro dan kecil serta memberikan kepastian hukum terhadap pelaku usaha mikro dan kecil dalam menjalankan usahanya melalui IUMK dalam bentuk Naskah satu lembar.
Ditambahkan, Naskah Satu Lembar atau IUMK ini adalah dokumen ijin yang didalamnya sudah termuat empat jenis ijin yakni SITU, SIUP, TDP dan Ijin Gangguan dimana ijin gangguan berdasarkan peraturan Daerah Kota Bitung nomor 6 Tahun 2011 tentang salah satu ijin yang beretribusi tetapi khusus usaha mikro dan kecil tidak dikenakan biaya retribusi.

Sementara, saat ini pula dirangkaikan dengan kegiatan yang diselengarakan oleh Badan pemberdayaan masyarakat (BPM) Kota Bitung yakni pemilihan Ketua dan Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang bertujuan untuk Pembentukan pemantapan struktur tugas dan fungsi dalam upaya penguatan program pemberdayaan masyarakat melalui lembaga LPM.
Sondakh berharap Melalui pelantikan ini, LPM bisa menjadi jembatan penyampaian aspirasi masyarakat kepada pemerintah sebagaimana dalam Undang-undang yaitu melakukan iktiar pemberdayaan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan demi tercapainya sumber daya manusia mandiri dan berkualitas yang mampu  mengerakan potensi  pembangunan  menuju tatanan kehidupan masyarakat yang adil dan makmur.



Kamis, 06 November 2014

Lomban Hadiri Penthabisan dan Peresmian GMIM Eben Heazer Kumersot

Minggu 2/11. Wakil Walikota Bitung Maxmilian J Lomban didampingi Istri tercinta Ny. Khouni Lomban Rawung menghadiri acara Penthabisan dan Peresmian gedung gereja GMIM Eben Haezer Kumersoot, Kecmatan Ranowulu.
Acara diawali dengan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita, yang selanjutnya dilanjutkan dengan Ibadah syukur yang dipimpin langsung oleh Pdt. Dr. H.W.B. Sumakul yang dalam khotbahnya menyampaikan bahwa  dengan selesainya pembangunan gedung gereja ini tentu merupakan berkat terindah yang dianugerahkan Tuhan bagi jemaat Eben Heazer Kumersoot, yang sudah sepatutnya disyukuri dengan membantu dan menopang pelayanan agar kedepannya iman jemaat bertumbuh dalam takut akan Tuhan.

Lomban dalam sambutannya menyampaikan banyak selamat atas ditahbiskannya Gedung Gereja Eben Heazer Kumersoot ini dan berharap semoga keberadaan gereja yang indah, megah dan mewah ini akan semakin menumbuhsuburkan iman percaya umat dalam menunaikan visi mulianya, serta akan semakin memantapkan tekad dan komitmen seluruh umat dalam kiprah, kerja dan karya pelayanan bergereja, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Lomban juga  memberikan apresiasi kepada panitia pembangunan gedung gereja yang mampu bekerja dengan baik dan mampu menyelesaikannya sehingga telah ditahbiskan, dan ia yakin bahwa para panitia adalah orang-orang yang di pilih Tuhan untuk membangun dan menyelesaikan gedung gereja ini.

"salah satu tugas utama gereja ialah bagaimana  menjalankan pembangunan moral bagi jemaatnya maka warga gereja sebagai warga masyarakat mampu mempunyai karakter yang kuat yang didasarkan pada iman percaya kita, manusia hidup tidak hanya berdasarkan kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional, tetapi juga harus mampu mempunyai kecerdasan spiritual, dimana manusia menyadari Tuhan sebagai penciptanya, selalu berbuat baik kepada sesama, selalu menjadi contoh dan teladan di dalam berbicara, bersikap dan bertindak." tutup Lomban





Humiang Buka Rapat Kerja Kesehatan Kota Bitung

 
Selasa 4/11. Bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Walikota Bitung Sekertaris Daerah Kota Bitung Drs. Edison Humiang M.Si didampingi Wakil Ketua DPRD kota Bitung Ir. Maurits Mantiri bersama Kepala Dinas Kesehatan dr. Vonny Dumingan membuka jalannya Rapat Kerja Kesehatan Kota Bitung.
Humiang dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesinambungan pembangunan bidang kesehatan antara pemerintah lintas sektor dan masyarakat guna membahas program kesehatan dan isu-isu masalah kesehatan dalam upaya memenuhi hak dasar masyarakat untuk memperolah pelayanan kesehatan yang murah dan berkualitas melalui peningkatan aksebilitas masyarakat terhadap pelayanan masyarakat.
"dalam upaya mensukseskan pembangunan kesehatan di kota Bitung serta dalam mencampai target Millenium Development Goals (MDGs) perlu dilakukan peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan yang berkualitas dengan mengoptimalkan fungsi Puskesmas" tutur Humiang
lanjutnya lagi pembangunan kesehatan menjadi sasaran utama dalam era desentralisasi ini oleh sebab itu penyelenggara pembangunan kesehatan baik di pusat, provinsi dan kabupaten/kota harus semakin kuat terutama dalam proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pembinaan, dan koordinasi.
Humiang berharap kegiatan ini mampu memberikan kontribusi, merumuskan kebijakan perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan kesehatan serta dihasilkannya kesepakatan dalam pelaksanaan upaya percepatan pencapaian MDGs bidang kesehatan.


Humiang : Kendis Rutin Dirawat


Sekretaris Kota Bitung Drs. Edison Humiang, MSI melalukan sidak Kendaran Dinas (Kendis) Pemkot Bitung bertempat Lapangan Upacara Kantor Walikota Bitung Selasa 4/11.
Humiang menyampaikan “Pemeriksaan kendis saat ini tidak hanya dilihat dari segi fisik kelengkapan surat-surat dan kondisi kendaraan saja, namun kita juga melakukan penghitungan berapa banyak aset yang dimiliki Pemkot. Untuk itu diminta Kendis secara Rutin dirawat sebab pelaksanaan Fisik ini akan selalu rutin diperiksa tiap triwulan”. “tandas Humiang.
Sementara dari hasil pemantauan, Sekot Humiang didampingi Assisten III Drs. Malton andalangi didampingi sejumlah pimpinan SKPD mendapati kendaraan roda Empat yang dianggap kurang perawatan dan sejumlah kendis roda Dua menunggak pajak.   
Saat sidak Humiang menegaskan kepada pimpinan SKPD juga para penangungjawab/pengguna agar Kendis selalu diperhatikan dan dipelihara dengan baik, terutama mengenai kelengkapan surat dan hal-hal yang bersifat safety yakni segi pada roda rem dan Ban karena hal ini menyangkut keselamatan pengendara.
Selain itu Humiang juga berharap agar Kendis dijaga kebersihannya dan selalu diberi parfum agar ruangan kabin mobil terlihat rapih dan terasa segar tidak bau pengap.
ditegaskan pula, agar kendis tidak digunakan oleh anak-anak pejabat khususnya dibawah umur dan jangan sampai digunakan berkeliaran ditempat umum seperti Mall atau tujuan yang  bersifat fiktif. ”pinta Humiang. 



Sondakh : SKPD Harus Punya Program Perencanaan


Walikota Bitung Hanny Sondakh memimpin Rapat Kerja (Raker) evaluasi kinerja terhadap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bertempat Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Walikota Bitung, Senin 3/11.
Dalam Raker Sondakh didampingi Sekretaris Kota Bitung Drs. Edison Humiang, MSI, menyampaikan berbagai hal terutama mengenai sistim kinerja program perencanaan yang harus lebih baik lagi dan terus ditingkatkan.
Sondakh berharap, SKPD memaksimalkan penyerapan anggaran yakni belanja modal harus sesuai dengan dengan spesifikasi sebagaimana asas kepatutan SOP sehingga tidak terjadi temuan, untuk itu perlu diperhatikan mengenai laporan realisasi anggaran serta evaluasi program yang direncanakan.
dimianta pula setiap SKPD melakukan pengehematan anggaran dan Perlu adanya ketelitian dalam suatu perencanaan, sehingga berbagai pelaksanaan tugas tidak terjadi permasalahan terutama dalam soal mengoptimalkan perencanaan penggunaan anggaran. “pinta Sondakh.