Kamis, 02 Mei 2013

KALOH DAN KAENG SAMBUT DEMO BURUH MAY DAY


Hari buruh sedunia atau may day diperingati setiap tanggal 1 Mei, sedangkan di kota Bitung, peringatan hari buruh sedunia di tandai dengan demonstrasi buruh yang tergabung dalam federasi serikat buruh sejahtera kota Bitung diantaranya SPSI, RTMM, KAMIPARHO, SBSI, FSPMI, dan FNPBI dipimpin oleh koordinator lapangan Rusdi Makahinda, Rocky Oroh dan Robby Supit. dalam orasinya mereka menuntut agar :
1. Jadikan tanggal 1 Mei sebagai libur nasional
2. Stop sistem outsourching dan PKWT yang inkonstitusional
3. Stop mafia pajak dan mafia tilang kendaraan bermotor
4. Stop pembiaran pencemaran lingkungan
5. Segera dibentuk dewan pengupahan kota
6. Tuntaskan dugaan korupsi kemenpera
7. Stop penambahan armada dalam kota serta sesuaikan tarif trayek
8. Stop pembiaran kerusakan jalan Sarundajang
9. Segera ikut sertakan para pekerja dalam program jamsostek
10. Mendesak PT. Pertamina memberikan sanksi SPBU Kotabangun terkait penembakan
11. Stop kelangkaan elpiji
12. Reformasi kebebasan/ pemberiataan pers
13. Berantas premanisme di kota Biotung
14. Mengutuk pemboman di kantor pusat K-SBSI
15. Menolak kenaikan BBM
Demo yang berlangsung di depan kantor walikota ini di sambut oleh asisten I bidang pemerintahan dan kesra Fabian Kaloh, SIP.MSi dan asisten II bidang ekonomi dan pembangunan Dahlia Kaeng. baik Kaloh maupun Kaeng menuturkan bahwa pemerintah kota Bitung sangat menghargai masukan kaum buruh sebab buruh juga merupakan warga kota Bitung yang harus mendapatkan perlindungan dan pelayanan dari pemerintah sehingga berbagai tuntutan ini akan diterima kemudian diproses sebagaimana ketentuan dan kewenangan pemerintah daerah, kemudian terkait dengan tuntutan buruh terhadap permasalahan waktu lalu dengan PT. Delta Pacifik Indotuna, PT. ALians Internasional dan PT. Sinar Pure food Internasional bahwa pemerintah kota Bitung telah memanggil dan meminta segera dilakukan penyelesaian sebagaimana tuntutan buruh, dan sementara ini dilakukan pertemuan - pertemuan mencari solusi yang terbaik sehingga kami mohon bersabar, jika hal ini tidak ditanggapi dengan baik maka akan diambil tindaklan tegas," ujar Kaloh dan Kaeng.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar